"Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan ditengah badai tak akan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air di akhir malam, lapar dan haus di terik siang."-KH Rahmat Abdullah-
Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya, mencari dataran rendah dan semakin kuat ketika dibendung dan menjadi nyawa kehidupan. Lidah api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum dari kawasan maksimum, angin pun berhembus.
Edaran yang pasti dari keluarga galaksi, membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer, menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan. Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan. Ruh pun –dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH– menerobos kesulitan mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan grativasi “bumi jasad” memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala.
Kini –dibulan ini (Ramadlan)– ia begitu ringan, menjelajah langit ruhani. Carilah bulan diluar Ramadlan – saat orang dapat mengkhatamkan tilawah satu, dua, tiga sampai empat kali dalam sebulan. Carilah momentum saat orang berdiri lama dimalam hari, saat orang menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat. Carilah musim kebajikan saat orang begitu santainya melepaskan “ular harta” yang membelitnya.
Inilah momen yang membuka seluas-luasnya kesempatan ruh mengeksiskan dirinya dan mendekap erat-erat fitrah dan karakternya.
Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ as-shiyami
Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ al-qiyami.
Keqariban ditengah keghariban (pendekatan diri ditengah keterasingan)
Ahli zaman kini mungkin leluasa menertawakan muslim badui yang bersahaja, saat ia bertanya : “Ya Rasul ALLAH, dekatkah tuhan kita? Sehingga saya cukup berbisik saja atau jauhkah Ia sehingga saya harus berseru kepada-NYA?”
Sebagian kita telah begitu ‘canggih’ memperkatakan Tuhan. Yang lain merasa bebas ketika beban-beban orang bertuhan telah mereka persetankan.
Bagaimana rupa hati yang Ia tiada bertahta disana? Betapa miskinnya anak-anak zaman, saat mereka saling benci dan bantai. Betapa sengsaranya mereka saat menikmati kebebasan semu; makan, minum, seks, riba, suap, syahwat dan seterusnya, padahal mereka masih berpijak dibumi-NYA.
Betapa menyedihkan orang yang grogi menghadapi kehidupan dan persoalan, padahal Ia yang memberinya titah untuk menuturkan pesan suci-NYA. Betapa bodohnya masinis yang telah mendapatkan peta perjalanan, kisah kawasan rawan, mesin kereta yang luar biasa tangguh dan rambu-rambu yang sempurna, lalu masih membawa keluar lokonya dari rel, untuk kemudian menangis-nangis lagi di stasiun berikutnya, meratapi kekeliruannya. Begitulah berulang seterusnya.
Semua ayat dari 183 – 187 surah Al Baqarah bicara secara tekstual tentang puasa. Hanya satu ayat yang tidak menyentuhnya secara tekstual, namun sulit mengeluarkannya dari inti hikmah puasa. “Dan apabila hamba-hambaku bertanya tentang Aku, maka katakanlah : sesungguhnya Aku ini dekat…( Al Baqarah : 185).
Apa yang terjadi pada manusia dengan dada hampa kekariban (kedekatan) ini? Mereka jadi pandai tampil dengan wajah tanpa dosa didepan publik, padahal beberapa menit sebelum atau sesudah tampilan ini mereka menjadi drakula dan vampir yang haus darah, bukan lagi menjadi nyamuk yang zuhud. Mereka menjadi lalat yang terjun langsung kebangkai-bangkai, menjadi babi rakus yang tak bermalu, atau kera, tukangtiru yang rakus.
Bagaimana mereka menyelesaikan masalah antar mereka? Bakar rumah, tebang pohon bermil-mil, hancurkan hutan demi kepentingan pribadi dan keluarga, tawuran antar warga atau anggota lembaga tinggi Negara, bisniskan hukum, atau jual bangsa kepada bangsa asing dan rentenir dunia. Berjuta pil pembunuh mengisi kekosongan hati ini. Berapa lagi bayi lahir tanpa berstatus bapak yang syar’i? Berapa lagi rakyat yang menjadi keledai tunggangan para politisi bandit? Berapa banyak lagi ayat-ayat dan pesan dibacakan sementara hati tetap membatu? Berapa banyak lagi kurban berjatuhan sementara sesama saudara saling tidak peduli?
Al Qur’an dulu baru yang lain
Bacalah Al-Qur’an, ruh yang menghidupkan, sinari pemahaman dengan sunnah dan perkaya wawasan dengan sirah, niscahya Islam itu terasa nikmat, harmoni, mudah, lapang dan serasi. Al-Qur’an membentuk frame berfikir. Al-Qur’an mainstream perjuangan. Nilai-nilainya menjadi tolak ukur keadilan, kewajaran, dan kesesuaian dengan karakter, fitrah dan watak manusia. Penguasaan outline-nya menghindarkan pandangan parsial juz’i. penda’wahannya dengan kelengkapan sunnah yang sederhana, menyentuh, aksiomatis, akan memudahkan orang memahami Islam, menjauhkan perselisihan dan menghemat energi umat.
Betapa da’wah Al-Qur’an dengan madrasah tahsin, tahfiz dan tafhimnya telah membangkitkan kembali semangat keislaman, bahkan dijantung tempat kelahirannya sendiri. Ahlinya selalu menjadi pelopor jihad digaris depan, jauh sejak awal sejarah ini bermula. Bila Rasullah meminta orang menurunkan jenazah dimintanya yang paling banyak penguasaan Qur’annya. Bila menyusun komposisi pasukan, diletakannya pasukan yang lebih banyak hafalannya. Bahkan dimasa awal sekali ‘unjuk rasa’ pertama digelar dengan pertanyaan “Siapa yang berani membacakan surat Arrahman di ka’bah?” Dan Ibnu Mas’ud tampil dengan berani dan tak menyesal atau jera walaupun pingsan dipukul musyrikin kota Makkah.
Nuzul Qur’an di Hira, Nuzul Qur’an di hati
Ketika pertama kali Al-Qur’an diturunkan, ia telah menjadi petunjuk untuk seluruh manusia. Ia menjadi petunjuk sesungguhnya bagi mereka yang menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Ia benar-benar berguna bagi kaum beriman dan menjadi kerugian bagi kaum yang zalim. Kelak saatnya orang menyalakan rambu-rambu, padahal tanpa rambu-rambu kehidupan jadi kacau. Ada juga orang berfikir malam qodar itu selesai sudah karena ALLAH menyatakan dengan anzalnahu ( kami telah menurunkannya) tanpa melihat tajam-tajam pada kata tanazzalu’l Malaikatu wa’l Ruhu (pada malam itu turun menurunlah para malaikat dan ruh), dengan kata kerja permanen.
Bila malam adalah malam, saat matahari terbenam, siapa warga negeri yang tak menemukan malam; kafirnya dan mukminnya, fasiqnya dan shalihnya, munafiqnya dan shiddiqnya. Yahudi dan nasraninya? Jadi apakah malam itu malam fisika yang meliput semua orang dikawasan?
Jadi ketika Ramadhan di gua Hira itu malamnya disebut malam qadar, saat turun sebuah pedoman hidup yang terbaca dan terjaga, maka betapa bahaginya setiap mukmin yang sadar dengan Nuzulnya Al-Qur’an dihati pada malam qadarnya masing-masing, saat jiwa menemukan jati dirinya yang selalu merindu dan mencari sang Pencipta. Yang tetap terbelenggu selama hayat dikandung badan, seperti badanpun tak dapat melampiaskan kesenangannya, karena selalu ada keterbatasan dalam setiap kesenangan. Batas makanan dan minuman yang lezat adalah keterbatasan perut dan segala yang lahir dari proses tersebut. Batas kesenangan libido ialah menghilangnya kegembiraan dipuncak kesenangan. Batas nikmatnya dunia ketika ajal tiba-tiba menemukan rambu-rambu: Stop!
Puasa: Da’wah, Tarbiyah, Jihad dan Disiplin
Orang yang tertempa makan (sahur) disaat enaknya orang tertidur lelap atau berdiri lama malam hari dalam shalat qiyam Ramadlan, setelah siangnya berlapar haus atau menahan semua pembantal lahir bathin, sudah sepantasnya mampu mengatasi masalah-masalah da’wah dan kehidupannya tanpa keluhan, keputusasaan atau kepanikan.
Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan ditengah badai tak akan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air diakhir malam, lapar dan haus diterik siang.
Mereka biasa berburu dan menunggu target perjuangan, jauh sampai keakhirat negeri keabadian, dengan kekuatan yakin yang melebihi kepastian fajar menyingsing. Namun bagaimana mungkin bisa mengajar orang lain, orang yang tak mampu memahami ajarannya sendiri? “Fadiqu’s Syai’la Yu’thihi’ (yang tak punya apa-apa tak kan mampu memberi apa-apa).
Wahyu pertama turun dibulan Ramadlan, pertempuran dan mubadarah (inisiatif) awal di Badar juga di bulan Ramadlan dan Futuh (kemenangan) juga di bulan Ramadlan. Ini menjadi inspirasi betapa madrasah Ramadlan telah memproduk begitu banyak alumni unggulan yang izzah-nya membentang dari masyriq ke maghrib zaman.
Bila mulutmu bergetar dengan ayat-ayat suci dan hadits-hadits, mulut mereka juga menggetarkan kalimat yang sama. Adapun hati dan bukti, itu soal besar yang menunggu jawaban serius. ~KH. Rahmat Abdullah~
*)http://iqronews.wordpress.com/2011/07/28/renungan-ramadlan/
*)http://pkspiyungan.blogspot.com/2011/08/renungan-ramadhan-kh-rahmat-abdullah.html
Kepada saudaraku Pejuang dakwah dijalan Allah…
Kepada sahabat yang Allah mulyakan ia dengan dakwah...
Kepada setiap muslim yang mencitakan kejayaan islam…
Aku gemakan sebuah seruan cinta..
Sebuah seruan untuk gemakan tekad...
Sebuah seruan yang merupakan desah-desah kalbu...
Kepada mereka yang bekerja keras mengharap ridha Allah…
Kepada mereka yang siap mengemban beratnya amanah dakwah…
Kepada para murabbi yang serius membina…
Kepada mereka yang sabar membersamai mutarabbinya, meniti jalan ilahi…
Kepada saudaraku tercinta….
Risalah ini aku persembahkan…
Karena aku mencintai antum ...
Cinta karena Allah dan meneladani rasulnya...
Cinta yang mengharu biru kalbu
Cinta yang menyesak memenuhi rongga dada..
Cinta yang menggelorakan...
Saudaraku...
Bukankah Allah telah memuliakan kita semua dengan dakwah ini..?
Bukankah sebuah kebahagian bagi kita ketika Allah memilih kita sebagai jundullah, tentara-tentara Allah yang membela syariatnya?
Bukankah sebuah kehormatan bagi kita ketika Allah memilih kita untuk menghasung panji-panjinya?
Lihatlah lebih dalam pada masing-masing diri kita. Sadarlah segera akan hampa temunya batin dalam shalat-shalat kita menghadapNya. Tiada lagi nikmat indah yang berasa menyejuk itu. Kemanakah lari tilawah harian kita yang belepotan terbata-bata itu. Untuk menuntaskan target-target minimal yang menjadi standar ketangguhan ruhiyah kita tak lagi kuat kita capai. Kemanakah malam-malam hening tempat kita berdiri, ruku, dan sujud penuh isak membasahi pipi. Semua kini telah lenyap meninggalkan suara dengkur keras panjang menyambut fajar. Mungkin dengan alasan lelah yang sebenarnya tak seberapa itu, bahkan yang sebenarnya tak tepat sebagai kedok malas itu. Kemana juga berbagi waktu kita dengan penggalian ilmu, dengan pengasah fikir. Dengan dan dengan semua keutuhan kita
Kering terasa menyesak. Hampa sedemikian tak punya warna. Karena dalam semua sisa kekuatan yang telah remuk itu, terbuka lebar pintu inkhirafat fikr dan amal yang ngeri nganga. pikiran semakin memberat luka duka beban tak berpikul.
Alangkah indahnya perjuangan ini..
Saudaraku...
Ketika dalam setiap derap langkahnya kita lantunkan sebuah doa yang diajarkan Rasulullah yang mulia..
Dalam waktu yang kita renda, hari yang kita jalin
Ada sekian banyak kesejukan yang kita rasa
Ada rindu yang menyesak dada
Ada pahatan kasih yang terpasang di hati
Selama itu pula kebersamaan kita ukir
Semoga.......
Waktu yang sedikit itu....
Tidak pernah melupakan kita dari indah kenangan yang membersamai kita...
Aku berharap....
Kebersaman kita bukan sekedar kebersamaan sesaat
Bukan kebersamaan yang tak bernilai apa-apa
Tapi... Sebuah kebersamaan yang hakiki...
Kebersamaan yang terukir dalam hati
Meski raga kita tak lagi bersua
Yaa Allah..
Anugrahilah kami rasa takut yang menghalangi kami dari maksiat kepadamu...
Dan ketaatan yang menghantarkan kami menuju surgamu...
Serta keyakinan yang meringankan kami dalam menghadapi musibah duniawi..
Yaa Allah, Berilah anugrah kepada kami muntuk menikmati pendengaran, penglihatan dan kekuatan selama engkau masih mengizinkan kami hidup...
Yaa Allah..
Tolonglah kami dalam menghadapi musuh-musuh kami..
Dan balaslah orang yang menzalimi kami...
Janganlah Engkau timpakan musibah yang pada agama kami...
Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai perhatian terbesar kami dan orientasi ilmu pengetahuan kami...
Dan janganlah engkau perkenankan orang yang tidak menyayangi kami menguasai kami..
oleh: Anis Matta
Anda pernah mendengar kata “split personality”? atau kepribadian yang terpecah? Maka semua itu berhubungan dengan proses pembentukan karakter seorang manusia. Karakter yang ada di dalam dirinya. Maka buku ini akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan karakter manusia dan proses pembentukannya, serta langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk membentuk karakter cara islam.
Krisis Moral dan Kepribadian
Kita hidup dalam sebuah dunia yang gelap, dimana setiap orang meraba-raba, namun tidak menemukan denyut nurani, tidak merasakan sentuhan kasih, dan tidak melihat sorot mata persahabatan yang tulus, dalam hal ini masyarakat mungkin mengalami krisis moral. Krisis moral dapat ditandai oleh dua gejala yaitu tirani dan keterasingan. Tirani merupakan gejala dari rusaknya perilaku sosial, sedangkan keterasingan menandai rusaknya hubungan sosial.
Penyebab terjadinya krisis moral adalah :
Adanya penyimpangan pemikiran dalam sejarah pemikiran manusia yang menyebabkan paradoks antarnilai, misalnya etika dan estetika
Hilangnya model kepribadian yang integral, yang memadukan kesalihan dengan kesuksesan, kebaikan dengan kekuatan, dan seterusnya
Munculnya antagonisme dalam pendidikan moral
Lemahnya peranan lembaga sosial yang menjadi basis pendidikan moral
Krisis moral ini menimbulkan begitu banyak ketidakseimbangan di dalam masyarakat yang tentunya tidak membuat masyarakat bahagia. Maka solusi yang sangat tepat bagi masalah ini hanya satu yaitu : Kembali menempuh jalan Allah, kembali kepada jalan islam. “Maka, barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah : 38)
Akhlak Dalam Semua Sisi Kehidupan
Akhlak adalah nilai pemikiran yang telah menjadi sikap mental yang mengakar dalam jiwa, lalu tampak dalam bentuk tindakan dan perilaku yang bersifat tetap, natural, dan refleks. Jadi, jika nilai islam mencakup semua sektor kehidupan manusia, maka perintah beramal shalih pun mencakup semua sektor kehidupan manusia itu.
Akhlak = Iman + Amal Shalih
Maka akhlak Laa Ilaaha Illallaah sebagai kumpulan nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan memasuki individu manusia dan merekonstruksi visi, membangun mentalitas, serta membentuk akhlak dan karakternya. Demikianlah, Laa Ilaaha Illallaah sebagai kumpulan nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan memasuki masyarakat manusia dan mereformasi sistem, serta membangun budaya dan mengembangkan peradabannya.
Walaupun islam merinci satuan akhlak terpuji, namun dengan pengamatan mendalam, kita menemukan satuan tersebut sesungguhnya mengakar pada induk karakter tertentu. Sedangkan akhlak tercela seperti penyakit syubhat dan syahwat, sama bersumber dari kelemahan akal dan jiwa.
Pembentukan prilaku
Faktor-faktor pembentuk perilaku antara lain :
Faktor internal :
Instink biologis, seperti lapar, dorongan makan yang berlebihan dan berlangsung lama akan menimbulkan sifat rakus, maka sifat itu akan menjadi perilaku tetapnya, dan seterusnya
Kebutuhan psikologis, seperti rasa aman, penghargaan, penerimaan, dan aktualisasi diri
Kebutuhan pemikiran, yaitu akumulasi informasi yang membentuk cara berfikir seseorang seperti mitos, agama, dan sebagainya
Faktor eksternal
Lingkungan keluarga
Lingkungan sosial
Lingkungan pendidikan
Islam membagi akhlak menjadi dua yaitu :
fitriyah, yaitu sifat bawaan yang melekat dalam fitrah seseorang yang dengannya ia diciptakan, baik sifat fisik maupun jiwa.
Muktasabah, yaitu sifat yang sebelumnya tidak ada namun diperoleh melalui lingkungan alam dan sosial, pendidikan, pelatihan, dan pengalaman
Proses pembelajaran
Dalam konsep Islam, karakter tidak sekali terbentuk, lalu tertutup, tetapi terbuka bagi semua bentuk perbaikan, pengembangan, dan penyempurnaan, sebab sumber karakter perolehan ada dan bersifat tetap. Karenanya orang yang membawa sifat kasar bisa memperoleh sifat lembut, setelah melalui mekanisme latihan. Namun, sumber karakter itu hanya bisa bekerja efektif jika kesiapan dasar seseorang berpadu dengan kemauan kuat untuk berubah dan berkembang, dan latihan yang sistematis.
Tahapan perkembangan perilaku
Tahap I (0 – 10 tahun)
Perilaku lahiriyah, metode pengembangannya adalah pengarahan, pembiasaan, keteladanan, penguatan (imbalan) dan pelemahan (hukuman), indoktrinasi
Tahap II ( 11 – 15 tahun)
Perilaku kesadaran, metode pengambangannya adalah penanaman nilai melalui dialog, pembimbingan, dan pelibatan
Tahap III ( 15 tahun ke atas)
Kontrol internal atas perilaku, metode pengembangannya adalah perumusan visi dan misi hidup, dan penguatan tanggung jawab kepada Allah swt
Ambivalensi Kejiwaan Manusia
Ambivalensi adalah dua garis jiwa yang berbeda bahkan berlawanan, namun saling berhadapan. Fungsinya :
Merekatkan sisi-sisi kepribadian manusia tetap utuh
Memperluas wilayah kepribadian manusia dengan tetap menjaga pusat keseimbangannya
Menjaga dinamika perkembangan jiwa manusia
Seseorang akan memiliki tingkat kesehatan mental yang baik, jika garis jiwa yang ambivalen berjalan dan bergerak secara harmonis, seakan simfoni indah orkestra handal. Maka langkah yang harus ditempuh agar simfoni tersebut mengalun indah dan harmonis adalah :
Atur posisi dan komposisi garis jiwa itu secara benar, dan hilangkan semua kecenderungan jiwa yang salah
Berikan atau tentukan arah kecenderungan jiwa secara benar dan natural.
Lihat ekspresinya dalam bentuk sikap dan perilaku kesehariannya
Garis jiwa yang ambivalen ada dalam diri manusia sejak ia lahir sampai ia mati, melekat, dan mewarnai semua sisi kehidupannya. Walaupun demikian, tetap ada perbedaan mendasar tentang objek dan alasan yang melahirkan garis jiwa menjadi perilaku, pada tahapan usia yang berbeda pula.
Pembentukan Kepribadian
Kepribadian terbentuk setelah melalui proses :
Adanya nilai yang diserap seseorang dari berbagai sumber, mungkin agama, ideologi, dan sebagainya. Nilai membentuk pola pikir seseorang yang secara keseluruhan ke luar dalam bentuk rumusan visinya. Visi turun ke wilayah hati dan membentuk suasana jiwa yang secara keseluruhan keluar dalam bentuk mentalitas. Mentalitas mengalir memasuki wilayah fisik dan melahirkan tindakan yang secara keseluruhan disebut sikap. Sikap yang dominan dalam diri seseorang secara kumulatif mencitrai dirinya adalah kepribadian
Tiga langkah merubah karakter
Terapi kognitif
Cara yang paling efektif untuk memperbaiki karakter dan mengembangkannya adalah dengan memperbaiki cara berfikir
Langkah :
Pengosongan, berarti mengosongkan benak kita dari berbagai bentuk pemikiran yang salah, menyimpang, tidak berdasar, baik dari segi agama maupun akal yang lurus
Pengisian, berarti mengisi kembali benak kita dengan nilai-nilai baru dari sumber keagamaan kita, yang membentuk kesadaran baru, logika baru, arah baru, dan lensa baru dalam cara memandang berbagai masalah
Kontrol, berarti kita harus mengontrol pikiran-pikiran baru yang melintas dalam benak kita, sebelum berkembang menjadi gagasan yang utuh
Doa, berarti bahwa kita mengharapkan unsur pencerahan Ilahi dalam cara berfikir kita
Terapi mental
Warna perasaan kita adalah cermin bagi tindakan kita. Tindakan yang harmonis akan mengukir lahir dari warna perasaan yang kuat dan harmonis
Langkah :
Pengarahan, berarti perasaan-perasaan kita harus diberi arah yang jelas, yaitu arah yang akan menentukan motifnya. Setiap perasaan haruslah mempunyai alasan lahir yang jelas. Itu hanya mungkin jika perasaan dikaitkan secara kuat dengan pikiran kita
Penguatan, berarti kita harus menemukan sejumlah sumber tertentu yang akan menguatkan perasaan itu dalam jiwa kita. Ini secara langsung terkait dengan unsur keyakinan, kemauan, dan tekad yang dalam yang memenuhi jiwa, sebelum kita melakukan suatu tindakan.
Kontrol, berarti kita harus memunculkan kekuatan tertentu dalam diri yang berfungsi mengendalikan semua warna perasaan diri kita
Doa, berarti kita mengharapkan adanya dorongan Ilahiyah yang berfungsi membantu semua proses pengarahan, penguatan, dan pengendalian bagi mental kita
Perbaikan fisik
Sebagaimana ahli kesehatan mengatakan bahwa dasar-dasar kesehatan itu tercipta melalui perpaduan yang baik antara tiga unsur :
Gizi makanan yang baik dan mencukupi kebutuhan
Olahraga yang teratur dalam kadar yang cukup
Istirahat yang cukup dan memenuhi kebutuhan relaksasi tubuh
Hadist riwayat Imam Ahmad :
Rasulullah berkata, “Inginkah kalian kuberitahu tentang siapa dari kalian yang paling kucintai dan akan duduk di majelis terdekat denganku di hari kiamat?”
Kemudian Rasul mengulanginya sampai tiga kali, dan sahabat menjawab “Iya, ya rasulullah !” Lalu rasul bersabda, “Orang yang paling baik akhlaknya.”
metode NLP untuk menghafal al quran
salah satu yang bisa digunakan dalam menghafal adalah metode repetition. metode repetition sudah digunakan selama berabad-abad oleh para hafidz (penghafal alquran). metode ini dikenal dengan nama murajaah (pengulangan. metode murajaah yang terkenal dengan cara mengulang hafalan sebanyak 75 kali. caranya adalah :
1. pilih waktu dan suasana yang tepat. misalnya habis shalat subuh atau habis shalat tahajud. paling enak melakukannya habis shalat tahajud (jam 03.00-04.30) karena udaranya masih sangat segar dan suasananya sepi. atau wakt-waktu yang lain, masing-masing orang memiliki waktu spesial.
2. bagi 1 halaman menjadi 2 atau tiga bagian.
3. Lafaskan ayat Quran dengan tilawah yang nyaman untuk anda, atau anda boleh menggunakan nada tilawah seperti Al Mathrud , Al Ghomidi atau yang lainnya. Dan pertahankan agar cara membaca anda selalu seperti itu.
4. baca 1 ayat sampai benar-benar lancar dilidah, untuk kabanyakan orang, baca minimal 15 kali. untuk orang-orang yang sudah expert biasanya cukup membaca 2-3 kali sudah hafal. untuk para manula atau orang yang belum mahir membaca alquran bisa sampai 25 kali
2. setelah membaca 1 ayat 15 kali, baca ayat selanjutnya sebanyak 15 kali.jangan khawatir kalau ayat itu beu hafal, baca saja ayat selanjutnya.ketika kita membaca ayat selanjutnya, otak mengura kita sudah hafal ayat sebelumnya. sehingga otomatis akan nempel diingatan.
5. setelah membaca ayat kedua 15 kali lanjutkan membaca ayat ketiga sebanyak 15 kali demikian seterusnya sampai sepertiga bagian halaman yang telah kita tentukan.
6. kalau tadi membaca per ayat 15 kali, sekarang baca sepertiga halaman sekaligus sebanyak 15 kali.
7. dengan melakukan langkah 1-7, biasanya kita langsung hafal sepertiga halaman al quran.
8. lakukan cara 1-6 untuk menghafal seertiga halaman kedua dan sepertiga halaman terakhir.
9. setelah membaca 1 halaman penuh, ulangi membaca 1 halaman penuh tersebut sebanyak 15 kali.
10.1 ayat minimal akan dibaca 45 kali yaitu 15 kali saat membaca per ayat, 15 kali saat membaca per bagian dan 15 kali saat membaca perhalaman. untuk pengulangan 25 kali, maka 1 halaman akan diulang sebanyak 75 kali. dengan metode menghafal seperti diatas, insya Allah kita bisa menghafal (sebagian)al quran dengan mudah.
muhammad ihsan fauzi,ssi,m.m
"cara menggantikan rasa sedih itu menjadi ceria kembali dalam sekejab"
Posted by Muhammad Ihsan Fauzi in Kontemplasi
"Bisakah kita menggantikan rasa sedih itu menjadi ceria kembali dalam sekejab?"
Ah, manusia, memang tabiatnya, selalu ingin terburu-buru!
Akan tetapi -alhamdulillah- ternyata cara itu ada. Tetapi ada syaratnya. Apa syarat itu? Mudah saja, anda percaya dan yakin (haqqul yaqin) kepada Allah Azza wa Jalla.
Berikut caranya, anda cukup membaca do'a dibawah ini, disertai keyakinan bahwa Allah akan mengangkat rasa sedih anda;
اللِّهُمَّ إنِّي عَبْدُكَ ،
ابْنُ عَبْدِكَ ، ابْنُ أَمَتِكَ ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ ، مَاضِ فِيَّ حُكْمُكَ ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ ، أَوْ أنْزَلْتَهُ فِي كِتَاَبِكَ ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ ، أنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي ، وَ نُورَ صَدْرِي ، وَ جَلاءَ حُزْنِي ، وَ ذَهَابَ هَمِّي
Allahumma inni 'abduka, ibnu 'abdika, ibnu amatika, naasiyati biyadika, maadhin fiyya hukmuka, 'adhlun fiyya qadha'uka asaluka bi kulli ismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, aw an-zaltahu fi kitabika, aw'allamtahu ahadan min khalqika, awista'tharta bihi fi 'ilmil-ghaibi 'indaka, an taj'alal-Qur' ana Rabbi'a qalbi, wa nura sadri, wa jalaa'a huzni, wa dhahaba hammi
Artinya:
“Ya Allah Sesungguhnya aku ini adalah hamba, anak dari hamba-Mu laki-laki, anak dari hamba-Mu perempuan. Ubun-Ubunku berada di tangan-Mu, mengikuti keputusan takdir-Mu dan berjalan sesuai dengan ketetapan-Mu. Aku memohon kepada-Mu dengan setiap nama yang menjadi milik-Mu, Nama yang Engkau lekatkan sendiri untuk diri-Mu, atau Engkau sebutkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada salah seorang di antara hamba-Mu (Nabi), atau Engkau sembunyikan di alam keghaiban-Mu, hendaknya Engkau menjadikan al Qur’an ini sebagai penyejuk hatiku, cahaya dalam dadaku, penghilang kesedihanku dan penolak rasa gundahku.”
(HR Ahmad, Ibn Hibban)
Garansi untuk mereka yang membaca do'a ini adalah: "Barangsiapa mengalami kesedihan, lalu membaca doa (seperti yang tersebut diatas) pasti Allah lenyapkan kesedihannya itu, lalu Allah gantikan dengan keceriaan saat itu juga."
Mudah bukan?
sukses berfikir
Jika Anda percaya, pikiran Anda mencari jalan untuk melaksanakannya
Sikap menentukan tindakan. Anda bukanlah sebagaimana yang Anda kira. Apa yang Anda pikir, itulah Anda !
Seorang merasa sedih dan kesal karena melihat bunga mawar itu dikelilingi oleh semak semak berduri
Seseorang yang lain merasa senang dan bersyukur karena diantara semak semak berduri itu terdapat sekuntum bunga mawar
Bila Anda berpikir bahwa Anda telah ditaklukan, maka sebenarnya Anda telah kalah. Bila Anda berpikir bahwa Anda tidak mampu,Maka Anda memang lemah.
Bila anda ingin menang, tapi anda berpikir bahwa Anda tidak bisa menang, maka pastilah Anda tidak bakal menang. Bila Anda berpikir bahwa Anda akan menderita rugi, maka Anda akan benar – benar rugi. Karena dimanapun seluruh jagad ini, Sukses itu hanya berpangkal dari kemampuan seseorang yang mewujudkan jalan pikirannya. Bila Anda berpikir bahwa kedudukan Anda akan tersisih dalam masyarakat, maka Anda akan mengalami perlakuan yang demikian. Karena itu Anda harus yakin benar akan diri Anda sendiri.
Berhati-hatilah dengan apa yang Anda pikirkan, karena ia bisa menjelma menjadi kata-kata. Pilihlah kata-kata dengan bijak karena kata-kata Anda akan mlahirkan tindakan. Waspadalah dengan tindakan Anda karena iaa akan menjadi kebiasaan. Mawaslah dengan kebiasaan Anda karena kebiasaan bisa membentuk kepribadian, dan kepribadianlah yang akan menghantarkan Anda kepada keberuntungan atau kebuntungan (kerugian).
Ketika Anda berpikir sukses, maka pikiran Anda akan bekerja untuk Anda dan membantu Anda untuk mencari cara dan jalan bagaimana caranya agar Anda sukses dan terdoronglah Anda untuk melaksanakannya. Sebaliknya ketika Anda percaya bahwa sesuatu itu tidak mungkin, maka pikiran Anda akan mencari pembuktian yang membenarkan kenapa sesuatu itu layak untuk dikatakan tidak mungkin.
keyakinan sukses
Percaya dengan penuh keyakinan akan membuahkan kekuatan kreatif dan akan senantiasa mencari dan menemukan cara bagaimana untuk bisa. Percaya dan yakin akan berbuah pikiran membangun (konstruktif) dan keragu-raguan akan menjadi penghambat kreatifitas dan Andapun akan mulai berpikir destruktif (pessimis) yang berbuah pada karakter mudah menyerah, daya juang rendah, menunda, malas dan banyak alasan.
ungkit keyakinan dengan kedahsyatan kata-kata
Anda bisa mencoba kedasyatan kata-kata dalam mempengaruhi pikiran kepada teman Anda. Bekerjasamalah dengan dua teman Anda. Tanpa sepengetahuan Anda bertiga, katakanlah kepada seorang teman Anda sebagai target uji coba, anggap saja namanya Bayu. Katakan pada Bayu, “ Yu kok kamu hari ini tampak pucat, kamu sakit ya...”, biarkan dia bereaksi apa adanya, tunggu 10 menit kemudian tugaskan teman Anda yang pertama untuk mengucapkan kalimat yang sama sebagaimana yang Anda katakan pada Bayu. Beberapa saat kemudian aturlah teman Anda yang kedua mengucapkan kalimat yang sama. Lihatlah kejadian berikutnya, bisa jadi teman Anda benar-benar merasakan sakit dan minta ijin dari aktivitasnya saat itu. Begitupun sebaliknya kalau Anda mengatakan hal positip pada teman Anda, misalnya “ Bayu serasi banget bajumu hari ini, kamu tampak keren deh...”, Coba libatkan teman Anda sebagaimana skenario diatas, maka bisa dipastikan Bayu akan lebih percaya diri dan senang dinadingkan kalau Anda bilang, “ Bayu sepertinya bajumu tidak nyambung deh, tidak serasi amat...”, Mau coba...
Begitulah pengaruh kata-kata pada kita. Karenanya pandai-pandailah memilih kata-kata positip yang akan memompa diri Anda, teman Anda dan orang-orang yang Anda temui sehingga suatu saat nanti Anda akan dikenang sebagai pendongkrak motivasi dan bukan sebagai penghancur motivasi. Sekali lagi hapuslah kata-kata negatif dalam kamus kehidupan Anda, dan mulailah dari saat ini ucapkanlah kata-kata terbaik untuk diri Anda, dan orang lain yang Anda temui.
Bagaimana agar pikiran Anda mampu menemukan gagasan-gagasan kreatif dalam meraih keberhasilan yang Anda idamkan?
Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah serap dan tangkaplah gagasan dan ide-ide kreatip yang berhamburan dalam pikiran Anda ataupun di sekitar Anda, jangan biarkan gagasan itu lepas begitu saja. Belajarlah untuk menyerap hal-hal positip disekitar Anda, temui orang-orang berkarakter positip yang Anda kenal atau bahkan yang hanya Anda lihat di TV atau di majalah Anda. Saya yakinkan Anda lambat laun tapi pasti cara berpikir Anda akan membuahkan gagasan-gagasan positip dan melahirkan aksi positip. Karena itu tulis dan tuangkanlah gagasan tersebut pada kertas. Berikutnya tinjaulah gagasan tersebut berdasarkan sudut pandang pikiran Anda, singkirkan yang menurut Anda tidak bernilai dan arsipkanlah yang bagi Anda bernilai.
Kedua, pupuklah gagasan bernilai yang Anda tulis dan hapuskan kata “tidak mungkin” dalam hidup Anda, baik dalam pikiran ataupun dalam kosa kata Anda. Katakan dengan tegas “ mungkin” dan yakinlah dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Mustahil adalah kata mutiara bagi orang-orang yang tidak mau mencoba.
Ketiga, Tentukanlah apa yang Anda inginkan. Ubahlah gagasan yang merupakan buah cara berpikir Anda dalam tindakan nyata. Libatkanlah saudara, teman, kerabat atau orang-orang yang menurut Anda layak untuk menjadi bagaian dari keinginan (mimpi) Anda. Bersiaplah menanggung konsekwensi nyaman ataupun tidak menyenangkan dari pilihan tindakan Anda. Resiko senantias ada. Akan lebih baik gagal karena melakukan dibandingkan tidak pernah salah apalagi gagal karena memang tidak pernah melakukan apapun.
Ke empat, evaluasilah apa yang telah Anda lakukan, ambil yang bermakna, buang yang tak berguna, susunlah puzzle kesuksesan Anda dari hal-hal positip yang telah Anda kumpulkan, lakukan secara sabar dan berkesinambungan.
Kelima, hapus kata berhenti dan menyerah dalam kamus kehidupan Anda, maka tunggulah manusia baru yang diperhitungkan oleh kawan maupun lawan akan terlahir, dan itu adalah Anda.
Fakta membuktikan, apapun yang Anda rasakan saat ini bermula dari kata-kata yang pernah Anda pikirkan, kemudian Anda ucapkan, lalu Anda kerjakan dengan tindakan nyata, dan jadilah Anda sekarang sebagaimana yang Anda rasakan saat ini.
Allah SWT berfirman:
Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini suatu yang tidak diacuhkan". (Al-Quran Surat Al-Furqan,25:30)
Saudaraku, seandainya Al-Quran bisa ngomong, dia akan berbicara:
“Waktu Engkau masih kanak-kanak, Kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu' aku Kau sentuh dalam keadaan suci
Aku Kau pegang, Kau junjung dan Kau pelajari
Aku Engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai Engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang Engkau telah dewasa...
Nampaknya Kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku Engkau simpan rapi sekali hingga kadang Engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah Engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar Engkau dianggap bertaqwa
Atau aku Kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku Engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku Engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku Kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...Engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..Engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, Engkau abaikan dan Engkau lupakan...
Waktu berangkat kerjapun kadang Engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan Engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk Kau baca sebelum Kau mulai kerja
Di Komputermu pun Kau putar musik favoritmu
Jarang sekali Engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang Kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa Engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba Engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam Engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan Engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ?
Bila Engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku Engkau dapat selamat melaluinya.
Sekarang Engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku Engkau baca selalu dan Engkau hayati...
Di kuburmu nanti....Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu Engkau membela diri
Bukan koran yang Engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar Engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu Engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku Engkau biarkan sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” ( Al-Quran Surat Al-Isra’,17:09)
Rasulullah Saw bersabda:
“Bacalah Al Quran …sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat (pembela) bagi pembacanya” (HR.Muslim)
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dan kebaikan berlipat sepuluh kali”(HR.At Tirmidzi)
(Penulis: Kang Imam Puji Hartono, semoga Allah memberkahinya selalu dengan beberapa tambahan ayat dan hadits)
Silaturahim...
- afkarulislam
- agus cuprit
- ahmad nur taufik
- ahmad rouf
- aisha
- akhyadi
- anum
- bahtiar
- banu tri nugroho
- bias
- bilal
- budi lenggono
- de barono
- Dian Krisna Dipayana
- dimas
- doni d c
- halim
- Hartoyo
- imdadurrahman
- izzaty
- jual intip khas solo
- kammi solo
- Kheisya Illiyyana Jadiid
- kunto
- masjid nurul huda UNS
- najla
- risa
- sahabat hidayat
- suwarto
- triasmoro
- ust hatta samsyuddin
- yani
- yudhi
- zidnie
Categories
Daftar Blog Saya
-
Ki Hajar Dewantoro, Pendidikan, dan Indonesia - Garis renta membungkus wajah itu Tersia sia Semakin tebal mengaburkan wajah itu Lebur terpuruk dalam tembok gedung sekolah —cita-citanya dulu— Hancur tertim...1 hari yang lalu
-
Indonesia Nikon Photo Competition 2012 - ”Indonesia Nikon Photo Competation” adalah ajang lomba/kompetisi fotografi bergengsi skala Nasional yang diselenggarakan oleh Nikon Indonesia, sebagai wuju...1 hari yang lalu
-
11 Questions to Find your Passion - Answer these questions and let’s find what is your passion. What do you like to do in your free time outside of work? Do you have any hobbies right now tha...1 hari yang lalu
-
Pusing-Pusing Self-Publishing - Sebenarnya saya sudah pernah menulis tentang self-publishing di blog ini. Namun, tergerak hati menuliskannya kembali sekadar berbagi tentang praktik self-p...2 hari yang lalu
-
-
Teror UMR - Upah Minimum Regional - Jumat lalu, saya tengah mengendarai mobil di jalan tol Cikampek – Jakarta sambil ditemani alunan musik dari gitaris Tohpati. Tiba-tiba dari arah yang berla...5 hari yang lalu
-
Satu Seminar, Berjuta Inspirasi Didapatkan - Saat anda disodori sebuah iklan seminar apa yang terbetik di benak anda. Ada yang langsung melirik ke HTM nya. “Wow Mahal!” langsung kita mengurungkan diri...1 minggu yang lalu
-
Berdzikir dan Berdoa - Mereka yang cerdas secara ruhani menyadari bahwa doa mempunyai makna yang sangat mendalam bagi dirinya. Dengan berdoa, berarti ada rasa optimisme yang me...1 minggu yang lalu
-
Dauroh XII Ilmu Falak RHI – Surakarta - Dauroh Ilmu Falak LP2IF RHI Surakarta kembali terlaksana, di bulan Januari 2012 ini. Dauroh ke 12 ini bertajuk Diklat Ilmu Falak dan berlangsung dari 22-23...1 minggu yang lalu
-
Download Powerpoint Fiqh dan Adab seputar Makan Minum - Seluruh sendi kehidupan seorang muslim begitu indah dipandu oleh syariat Islam, bahkan dalam urusan perut dan lidah sekalipun. Makan bagi seorang muslim bu...1 minggu yang lalu
-
R.I.P Kodak - Satu lagi perusahaan dan merek legendaris dunia “lempar handuk” alias menyatakan bangkrut. Kodak, siapa yang tak kenal merek yang berusia 133 tahun ini. Me...2 minggu yang lalu
-
Tidur tidak Berkualitas Karena Sambil Mendengarkan Musik atau TV masih Menyala - Tidur merupakan kebutuhan alami manusia. Dengan tidur yang berkualitas, metabolisme tubuh ditata kembali. Kita juga memiliki kesempatan untuk melakukan reg...2 minggu yang lalu
-
Tidur tidak Berkualitas Karena Sambil Mendengarkan Musik atau TV masih Menyala - Tidur merupakan kebutuhan alami manusia. Dengan tidur yang berkualitas, metabolisme tubuh ditata kembali. Kita juga memiliki kesempatan untuk melakukan reg...2 minggu yang lalu
-
LOMBA HACKER SEDUNIA 2012 - Facebook menantang para hacker dunia dalam perlombaan Hacker Cup tahunan kedua. Lomba online ini bisa diikuti semua orang di dunia, termasuk di Indonesia. ...3 minggu yang lalu
-
-
jual Intip solo - Pernah dengar nama intip? Intip merupakan makanan khas Solo yang sudah dikenal. Intip biasa di gunakan untuk oleh-oleh. Intip adalah sebutan untuk kerak na...1 bulan yang lalu
-
trik javascript keren nih!!buat semua website - Setelah lama tidak ngeblog , saya akhirnya ada bahan buat bagi2 ma temen2.... disini saya ada 2 kode javascript buat iseng2...langsung aja,ya: 1.kode untuk...2 bulan yang lalu
-
Buat Bunda - Rimbun bunga kamboja indah berguguran menghiasi taman pusaramu bundaku tersayang waktu tlah terbilang penuhi rindu jiwa kepadaNya *Reff:* kuingat amanahmu...2 bulan yang lalu
-
Download Buku Pedoman Penulisan Tesis UMS - *Assalamu'alaikum *saya ucapkan buat para pengunjung setia blog saya..... Sejak selesai dari segala ubo rampe tesis dan alhamdulillahsukses ujian tesis, b...3 bulan yang lalu
-
Hacker Anonymous Akan Menghancurkan Facebook Pada 5 November 2011? - Sekelompok Hacker Bernama Hacker Anonymous secara Terus terang menyatakan pada Publik baik itu lewat Youtube dan berbagai media online lainnya Mengancam A...3 bulan yang lalu
-
Kisi - kisi Soal UAS I - Kimia Kelas XII - SMAIT NH - 1. Menghitung molaritas suatu larutan yang diketahui massa zat terlarut dan volume pelarut. 2. Menghitung massa pelarut yang diperlukan untuk membut sua...4 bulan yang lalu
-
hijrah yang kedua - alhamdulillah, lama nian saya tak buka blog --" alhamdulillah... sy skrg sdh jadi MAHAsiswa :) universitas gadjah mada, fakultas teknik, jurusan teknik geo...4 bulan yang lalu
-
Penelitian Tentang Recommender System - Dalam bidang ilmu komputer, recommender system merupakan domain penelitian yang relatif masih baru. Semula hanya merupakan topik penelitian dari beberapa b...6 bulan yang lalu
-
bimbang - katanya...hidup itu pilihan... haruskah selalu antara 2? bolehkah antara 3, 4, dan seterusnya....? bolehkah memilih lebih dari satu???? bisakah fokus tak...8 bulan yang lalu
-
Kartini; Kerinduan Pada Cahaya di Tengah Gulita - Kartini, Kerinduan pada Cahaya di Tengah Gulita -salim a. fillah; penulis buku ‘agar bidadari cemburu padamu’- Menelusur berbagai kajian tentang Kartini te...9 bulan yang lalu
-
Risalah Menikah..... - RISALAH MENIKAH & KEUTAMAANNYA Oleh : Ustadz Abdul Hakim Salah satu problematika sosial umat Islam dewasa ini, adalah kekurangpahaman sebagian pemuda-pemu...11 bulan yang lalu
-
Sebuah Malam Tanpa Hujan - Cerpen oleh Melvi Yendra Tetesan air hujan seperti panah-panah bening kecil yang lebur saat menimpa aspal di ruas Jalan Sudirman. Langit kelam karena awa...11 bulan yang lalu
-
Jadwal JA Oktober - Berikut adalah Jadwal Kegiatan Jamil Azzaini (JA) untuk acara training, seminar dan sharing session. Dicantumkan nama perusahaan atau instansi yang mengun...1 tahun yang lalu
-
Kado 1 Tahun Pernikahan - Ini adalah kado ulang tahun pernikahan yang saya persembahkan untuk istri saya yang pencemburu itu, silakan klik gambar di bawah ini untuk menyaksikan visu...1 tahun yang lalu
-
Strategi Bisnis Busana Muslim Di Daerah-Daerah - Tadinya cuma buat membalas komentar di postingan sebelumnya, tapi kepanjangan, saya posting di sini saja. Semoga bisa membantu, khususnya buat Pak Taufiq d...1 tahun yang lalu
-
Lomba Foto Sadar Wisata 2010 - Lomba Foto Sadar Wisata 2010 *Deadline: 10 Juli 2010*1 tahun yang lalu
-
Solusi Sekolah yang Berkualitas - Assalamualaikum saya mau nawarin sekolah bagus nih , Buat temen2 yg skrg kelas 3 atau yang sudah sma tapi mau pindah bisa mencoba sekolah ini. Karena sekol...1 tahun yang lalu
-
Come join me on TDA Business Community - Join me on *TDA Business Community* Bersama Menebar Rahmat [image: Badroni Yuzir…] Badroni Yuzirman Come join me on TDA Business Community! - Ba...1 tahun yang lalu
-
-
Izinkan Semesta Bicara... - Malam ini izinkan semesta bicara, Tentang kita, Tentang cita, Tentang cinta, Tanpa kata-kata... Izinkan ia berkata melalui bisiknya.. Kepadaku, Kepadamu, Ke...2 tahun yang lalu
-
TRAINING ORGANISASI [part 2] - " Kenapa TO OSIS belum ada kelanjutannya ya ?" tanya seorang siswa anggota OSIS SMAIT Nur Hidayah "Iya nih, kpan ya ?" Menjawab pertanyaan teman-teman yang...2 tahun yang lalu
-
KAMMI Gelar Refleksi Akhir Tahun, BI Ikut Jadi Sasaran - Solo, CyberNews. Di penghujung tahun 2009, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Solo menggelar refleksi perjalanan bangsa selama setahu...2 tahun yang lalu
-
PNS Cocok Untuk Siapa? - by Romi Satria Wahono Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), bagi sebagian orang Indonesia adalah sebuah dambaan, meskipun bagi sebagian lagi yang lain ...2 tahun yang lalu
-
-
cinta kovalen :DD - ni adalah puisi yang qu bikin pas cinta cintanya ma kimia :) bimbang pas itu ,gk tw antara antara dan antara !:p cinta kovalen bilangan kuantum qu tidak d...2 tahun yang lalu
-
Jangan biarkan aku dalam kehampaan - Jangan biarkan aku dalam kehampaan sekejap ku teringat akan masa lalu, dan itu takkan mungkin kembali walau jiwa ini memaksa untuk kembali ke masa itu kin...2 tahun yang lalu
-
Tim Karate Indonesia Ikut Kejuaraan Copenhagen Open Karate Championship - 29 September 2009 Selasa (29/09), Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas Dr. Sungkowo M, melepas keberangkatan tim karate Indonesia yang akan mengikuti ...2 tahun yang lalu
-
Pindah Alamat - Teman,KandanGagas pindah alamat ke:blog.gagasmedia.netJadi, blog ini kami non-aktifkan. Karya-karya kalian di bulan Oktober dapat kalian lihat di alamat baru...2 tahun yang lalu
-
SMS Gratis dari FaceBook - Bagi Anda yang gemar ber-Facebook ria, mungkin belum pernah mencoba aplikasi yang memungkinkan pengiriman SMS gratis menggunakan Facebook. Aplikasi bernama...2 tahun yang lalu
-
Tarawih Ngantuk, Tanda Shalat Tak Khusyuk - "Sungguh beruntung orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya." (Al-Mu'minun [23]: 1-2) Sering ngantuk ketika shalat tarawih...2 tahun yang lalu
-
SEJARAH DAN PROSPEK PENGEMBANGAN KARET - Oleh : Akhmad Rouf Pada : 20 Juli 2009 Karet pertama kali dikenal di Eropa, yaitu sejak ditemukannya benua Amerika oleh Christopher Columbus pada tahun 14...2 tahun yang lalu
-
-
Tugas Sejarah - Borobudur, Candi Budha Terbesar di Abad ke-9 Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaa...2 tahun yang lalu
-
Wang sina Wang - Karyo: “Jadi kamu enak ya, Run… Jadi pedagang, duitnya tiap hari mbanyu mili. Butuhan tiap hari bisa terpenuhi. Ndak pernah bon alias ngutang kaya aku ini....2 tahun yang lalu
-
Ulangan Mid semester semakin dekat - Assalamualikum wr wb Ujian (Ulangan Mid Semester semakin dekat dan dapat dihitung dengan jari. Sudah siapkah anda menghadapinya???? Sudahkan anda mempersiap...2 tahun yang lalu
-
JANGAN PERNAH LELAH BERAMAL - "Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain". (Q.S. Al Insyirah: 7) Ayyuhal Ikhwah rahima...2 tahun yang lalu
-
gambar porno - judulnya emang gambar porno ... tapi ga maksud nulis jorok nii... jangan mikir kmana-mana dloe.. trz ada apakah dengan gambar porno?? Berdasarkan peneli...2 tahun yang lalu
-
LIBURAN WISMA SMAIT N.H. - Nah bro... Ni foto anak-anak wizard putra yang lagi doyan aksi berprose ria,katanya mumpung ada kamera,yap,seharian kita jeprat-jepret aja kerjaannya,cauze ...2 tahun yang lalu
-
Platycerium sp. - Platycerium is a genus of ~ 18 fern species in the Polypod family, Polypodiaceae. Ferns in this genus are widely known as Staghorn or Elkhorn ferns due ...2 tahun yang lalu
-
KIMONO.. - *Kimono.. kalian tau gag pakaian tradisi orang jepang...?? *mari kita nyama2 bahas neeh apa yang namane KIMONO itu... *Kimono*(bahasa Jepang: 着物 secara ...2 tahun yang lalu
-
-
Ayo Berlari - hhhhaaaaaaaaaaaa ............... bismillah...... aku bisa...... sukses...3x..2 tahun yang lalu
-
20 Manajer Terbaik Sepanjang Masa - 1. Alex Ferguson Scottish Division One Champions (St Mirren 1977) Scottish Champions (Aberdeen 1980, 1984, 1985) Scottish Cup (Aberdeen 1982, 1983, 1984, 198...3 tahun yang lalu
-
mohon doa restu dan dukungannya untuk.... - Kalimat yang paling sering muncul dihadapan kita untuk beberapa bulan terakhir dan sangat mungkin untuk beberapa bulan kedepan adalah " mohon doa restu...3 tahun yang lalu
-
Loreal e-strat - Deadline : 17 januari 2009 L’Oréal EStrat is one of the world’s biggest online business simulation. This international competition is open to undergraduate...3 tahun yang lalu
-
SUDAH TIBA WAKTUNYA PAHLAWAN MUSLIM YANG AKAN MENYELAMATKAN INDONESIA - Bulan November merupakan Momentum bersejarah bagi Negara Indonesia pada bulan ini diperingati hari Pahlawan Indonesia, pada tanggal 10 november, dengan seb...3 tahun yang lalu
-
Temporary Post Used For Style Detection (901e1e8c-ebbb-4e2d-b063-e9e589bb9e5a) - This is a temporary post that was not deleted. Please delete this manually. (620e227b-fa62-4405-b2c7-bf3f600908d9)4 tahun yang lalu
-
-
-
