<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974</id><updated>2011-12-11T14:17:29.557+07:00</updated><category term='dakwah'/><category term='Boikot Yahudi'/><category term='belajar'/><category term='Kontemplasi'/><category term='Sebuah seruan'/><title type='text'>catatan cinta</title><subtitle type='html'>ketika wajah penat memikirkan dunia,
maka berwudulah,

ketika tangan letih menggapai cita,
maka bertakbirlah,

ketika pundak lelah menanggung beban,
maka bersujudlah

karena 4W1 selalu mendekapmu dan berada didekatmu melebihi dekatnya urat nadimu</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>56</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6312090367961818086</id><published>2011-08-03T22:30:00.003+07:00</published><updated>2011-08-03T22:34:58.062+07:00</updated><title type='text'>Renungan Ramadhan -KH Rahmat Abdullah-</title><content type='html'>"Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan ditengah badai tak akan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air di akhir malam, lapar dan haus di terik siang."-KH Rahmat Abdullah-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pernah air melawan qudrat yang ALLAH ciptakan untuknya, mencari dataran rendah dan semakin kuat ketika dibendung dan menjadi nyawa kehidupan. Lidah api selalu menjulang dan udara selalu mencari daerah minimum dari kawasan maksimum, angin pun berhembus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edaran yang pasti dari keluarga galaksi, membuat manusia dapat membuat mesin pengukur waktu, kronometer, menulis sejarah, catatan musim dan penanggalan. Semua bergerak dalam harmoni yang menakjubkan. Ruh pun –dengan karakternya sebagai ciptaan ALLAH– menerobos kesulitan mengaktualisasikan dirinya yang klasik saat tarikan grativasi “bumi jasad” memberatkan penjelajahannya menembus hambatan dan badai cakrawala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini –dibulan ini (Ramadlan)– ia begitu ringan, menjelajah langit ruhani. Carilah bulan diluar Ramadlan – saat orang dapat mengkhatamkan tilawah satu, dua, tiga sampai empat kali dalam sebulan. Carilah momentum saat orang berdiri lama dimalam hari, saat orang menyelesaikan sebelas atau dua puluh tiga rakaat. Carilah musim kebajikan saat orang begitu santainya melepaskan “ular harta” yang membelitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah momen yang membuka seluas-luasnya kesempatan ruh mengeksiskan dirinya dan mendekap erat-erat fitrah dan karakternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ as-shiyami&lt;br /&gt;Marhaban ya syahra ramadlan Marhaban ya syahra’ al-qiyami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keqariban ditengah keghariban (pendekatan diri ditengah keterasingan)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ahli zaman kini mungkin leluasa menertawakan muslim badui yang bersahaja, saat ia bertanya : “Ya Rasul ALLAH, dekatkah tuhan kita? Sehingga saya cukup berbisik saja atau jauhkah Ia sehingga saya harus berseru kepada-NYA?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian kita telah begitu ‘canggih’ memperkatakan Tuhan. Yang lain merasa bebas ketika beban-beban orang bertuhan telah mereka persetankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana rupa hati yang Ia tiada bertahta disana? Betapa miskinnya anak-anak zaman, saat mereka saling benci dan bantai. Betapa sengsaranya mereka saat menikmati kebebasan semu; makan, minum, seks, riba, suap, syahwat dan seterusnya, padahal mereka masih berpijak dibumi-NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa menyedihkan orang yang grogi menghadapi kehidupan dan persoalan, padahal Ia yang memberinya titah untuk menuturkan pesan suci-NYA. Betapa bodohnya masinis yang telah mendapatkan peta perjalanan, kisah kawasan rawan, mesin kereta yang luar biasa tangguh dan rambu-rambu yang sempurna, lalu masih membawa keluar lokonya dari rel, untuk kemudian menangis-nangis lagi di stasiun berikutnya, meratapi kekeliruannya. Begitulah berulang seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ayat dari 183 – 187 surah Al Baqarah bicara secara tekstual tentang puasa. Hanya satu ayat yang tidak menyentuhnya secara tekstual, namun sulit mengeluarkannya dari inti hikmah puasa. “Dan apabila hamba-hambaku bertanya tentang Aku, maka katakanlah : sesungguhnya Aku ini dekat…( Al Baqarah : 185).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi pada manusia dengan dada hampa kekariban (kedekatan) ini? Mereka jadi pandai tampil dengan wajah tanpa dosa didepan publik, padahal beberapa menit sebelum atau sesudah tampilan ini mereka menjadi drakula dan vampir yang haus darah, bukan lagi menjadi nyamuk yang zuhud. Mereka menjadi lalat yang terjun langsung kebangkai-bangkai, menjadi babi rakus yang tak bermalu, atau kera, tukangtiru yang rakus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mereka menyelesaikan masalah antar mereka? Bakar rumah, tebang pohon bermil-mil, hancurkan hutan demi kepentingan pribadi dan keluarga, tawuran antar warga atau anggota lembaga tinggi Negara, bisniskan hukum, atau jual bangsa kepada bangsa asing dan rentenir dunia. Berjuta pil pembunuh mengisi kekosongan hati ini. Berapa lagi bayi lahir tanpa berstatus bapak yang syar’i? Berapa lagi rakyat yang menjadi keledai tunggangan para politisi bandit? Berapa banyak lagi ayat-ayat dan pesan dibacakan sementara hati tetap membatu? Berapa banyak lagi kurban berjatuhan sementara sesama saudara saling tidak peduli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Al Qur’an dulu baru yang lain&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah Al-Qur’an, ruh yang menghidupkan, sinari pemahaman dengan sunnah dan perkaya wawasan dengan sirah, niscahya Islam itu terasa nikmat, harmoni, mudah, lapang dan serasi. Al-Qur’an membentuk frame berfikir. Al-Qur’an mainstream perjuangan. Nilai-nilainya menjadi tolak ukur keadilan, kewajaran, dan kesesuaian dengan karakter, fitrah dan watak manusia. Penguasaan outline-nya menghindarkan pandangan parsial juz’i. penda’wahannya dengan kelengkapan sunnah yang sederhana, menyentuh, aksiomatis, akan memudahkan orang memahami Islam, menjauhkan perselisihan dan menghemat energi umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa da’wah Al-Qur’an dengan madrasah tahsin, tahfiz dan tafhimnya telah membangkitkan kembali semangat keislaman, bahkan dijantung tempat kelahirannya sendiri. Ahlinya selalu menjadi pelopor jihad digaris depan, jauh sejak awal sejarah ini bermula. Bila Rasullah meminta orang menurunkan jenazah dimintanya yang paling banyak penguasaan Qur’annya. Bila menyusun komposisi pasukan, diletakannya pasukan yang lebih banyak hafalannya. Bahkan dimasa awal sekali ‘unjuk rasa’ pertama digelar dengan pertanyaan “Siapa yang berani membacakan surat Arrahman di ka’bah?” Dan Ibnu Mas’ud tampil dengan berani dan tak menyesal atau jera walaupun pingsan dipukul musyrikin kota Makkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nuzul Qur’an di Hira, Nuzul Qur’an di hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pertama kali Al-Qur’an diturunkan, ia telah menjadi petunjuk untuk seluruh manusia. Ia menjadi petunjuk sesungguhnya bagi mereka yang menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Ia benar-benar berguna bagi kaum beriman dan menjadi kerugian bagi kaum yang zalim. Kelak saatnya orang menyalakan rambu-rambu, padahal tanpa rambu-rambu kehidupan jadi kacau. Ada juga orang berfikir malam qodar itu selesai sudah karena ALLAH menyatakan dengan anzalnahu ( kami telah menurunkannya) tanpa melihat tajam-tajam pada kata tanazzalu’l Malaikatu wa’l Ruhu (pada malam itu turun menurunlah para malaikat dan ruh), dengan kata kerja permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila malam adalah malam, saat matahari terbenam, siapa warga negeri yang tak menemukan malam; kafirnya dan mukminnya, fasiqnya dan shalihnya, munafiqnya dan shiddiqnya. Yahudi dan nasraninya? Jadi apakah malam itu malam fisika yang meliput semua orang dikawasan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika Ramadhan di gua Hira itu malamnya disebut malam qadar, saat turun sebuah pedoman hidup yang terbaca dan terjaga, maka betapa bahaginya setiap mukmin yang sadar dengan Nuzulnya Al-Qur’an dihati pada malam qadarnya masing-masing, saat jiwa menemukan jati dirinya yang selalu merindu dan mencari sang Pencipta. Yang tetap terbelenggu selama hayat dikandung badan, seperti badanpun tak dapat melampiaskan kesenangannya, karena selalu ada keterbatasan dalam setiap kesenangan. Batas makanan dan minuman yang lezat adalah keterbatasan perut dan segala yang lahir dari proses tersebut. Batas kesenangan libido ialah menghilangnya kegembiraan dipuncak kesenangan. Batas nikmatnya dunia ketika ajal tiba-tiba menemukan rambu-rambu: Stop!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Puasa: Da’wah, Tarbiyah, Jihad dan Disiplin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tertempa makan (sahur) disaat enaknya orang tertidur lelap atau berdiri lama malam hari dalam shalat qiyam Ramadlan, setelah siangnya berlapar haus atau menahan semua pembantal lahir bathin, sudah sepantasnya mampu mengatasi masalah-masalah da’wah dan kehidupannya tanpa keluhan, keputusasaan atau kepanikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuh-musuh ummat mestinya belajar untuk mengerti bahwa bayi yang dilahirkan ditengah badai tak akan gentar menghadapi deru angin. Yang biasa menggenggam api jangan diancam dengan percikan air. Mereka ummat yang biasa menantang dinginnya air diakhir malam, lapar dan haus diterik siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka biasa berburu dan menunggu target perjuangan, jauh sampai keakhirat negeri keabadian, dengan kekuatan yakin yang melebihi kepastian fajar menyingsing. Namun bagaimana mungkin bisa mengajar orang lain, orang yang tak mampu memahami ajarannya sendiri? “Fadiqu’s Syai’la Yu’thihi’ (yang tak punya apa-apa tak kan mampu memberi apa-apa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu pertama turun dibulan Ramadlan, pertempuran dan mubadarah (inisiatif) awal di Badar juga di bulan Ramadlan dan Futuh (kemenangan) juga di bulan Ramadlan. Ini menjadi inspirasi betapa madrasah Ramadlan telah memproduk begitu banyak alumni unggulan yang izzah-nya membentang dari masyriq ke maghrib zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila mulutmu bergetar dengan ayat-ayat suci dan hadits-hadits, mulut mereka juga menggetarkan kalimat yang sama. Adapun hati dan bukti, itu soal besar yang menunggu jawaban serius. ~KH. Rahmat Abdullah~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*)http://iqronews.wordpress.com/2011/07/28/renungan-ramadlan/&lt;br /&gt;*)http://pkspiyungan.blogspot.com/2011/08/renungan-ramadhan-kh-rahmat-abdullah.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6312090367961818086?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6312090367961818086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6312090367961818086' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6312090367961818086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6312090367961818086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2011/08/renungan-ramadhan-kh-rahmat-abdullah.html' title='Renungan Ramadhan -KH Rahmat Abdullah-'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-3275879608856762734</id><published>2011-03-24T15:32:00.001+07:00</published><updated>2011-03-24T15:42:22.181+07:00</updated><title type='text'>munajat rindu..</title><content type='html'>Kepada saudaraku Pejuang dakwah dijalan Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada sahabat yang Allah mulyakan ia  dengan dakwah...&lt;br /&gt;Kepada setiap muslim yang mencitakan kejayaan islam…&lt;br /&gt;Aku gemakan sebuah seruan cinta..&lt;br /&gt;Sebuah seruan untuk gemakan tekad...&lt;br /&gt;Sebuah seruan yang merupakan desah-desah kalbu...&lt;br /&gt;Kepada mereka yang bekerja keras mengharap ridha Allah… &lt;br /&gt;Kepada mereka yang siap mengemban beratnya amanah dakwah…&lt;br /&gt;Kepada para murabbi yang serius membina…&lt;br /&gt;Kepada mereka yang sabar membersamai mutarabbinya, meniti jalan ilahi…&lt;br /&gt;Kepada saudaraku tercinta….&lt;br /&gt;Risalah ini aku persembahkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku mencintai antum ... &lt;br /&gt;Cinta karena Allah dan meneladani rasulnya...&lt;br /&gt;Cinta yang mengharu biru kalbu &lt;br /&gt;Cinta yang menyesak memenuhi rongga dada.. &lt;br /&gt;Cinta yang menggelorakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Bukankah Allah telah memuliakan kita semua dengan dakwah ini..?&lt;br /&gt;Bukankah sebuah kebahagian bagi kita ketika Allah memilih kita sebagai jundullah, tentara-tentara Allah yang membela syariatnya?&lt;br /&gt;Bukankah sebuah kehormatan bagi kita ketika Allah memilih kita untuk menghasung panji-panjinya?&lt;br /&gt;Lihatlah lebih dalam pada masing-masing diri kita. Sadarlah segera akan hampa temunya batin dalam shalat-shalat kita menghadapNya. Tiada lagi nikmat indah yang berasa menyejuk itu. Kemanakah lari tilawah harian kita yang belepotan terbata-bata itu. Untuk menuntaskan target-target minimal yang menjadi standar ketangguhan ruhiyah kita tak lagi kuat kita capai. Kemanakah malam-malam hening tempat kita berdiri, ruku, dan sujud penuh isak membasahi pipi. Semua kini telah lenyap meninggalkan suara dengkur keras panjang menyambut fajar. Mungkin dengan alasan lelah yang sebenarnya tak seberapa itu, bahkan yang sebenarnya tak tepat sebagai kedok malas itu. Kemana juga berbagi waktu kita dengan penggalian ilmu, dengan pengasah fikir. Dengan dan dengan semua keutuhan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kering terasa menyesak. Hampa sedemikian tak punya warna. Karena dalam semua sisa kekuatan yang telah remuk itu, terbuka lebar pintu inkhirafat fikr dan amal yang ngeri nganga. pikiran semakin memberat luka duka beban tak berpikul.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya perjuangan ini..&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Ketika dalam setiap derap langkahnya kita lantunkan sebuah doa yang diajarkan Rasulullah yang mulia..&lt;br /&gt;Dalam waktu yang kita renda, hari yang kita jalin&lt;br /&gt;Ada sekian banyak kesejukan yang kita rasa&lt;br /&gt;Ada rindu yang menyesak dada&lt;br /&gt;Ada pahatan kasih yang terpasang di hati&lt;br /&gt;Selama itu pula kebersamaan kita ukir&lt;br /&gt;Semoga.......&lt;br /&gt;Waktu yang sedikit itu....&lt;br /&gt;Tidak pernah melupakan kita  dari indah kenangan yang membersamai kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap....&lt;br /&gt;Kebersaman kita bukan sekedar kebersamaan sesaat&lt;br /&gt;Bukan kebersamaan yang tak bernilai apa-apa&lt;br /&gt;Tapi... Sebuah kebersamaan yang hakiki...&lt;br /&gt;Kebersamaan yang terukir dalam hati&lt;br /&gt;Meski raga kita tak lagi bersua&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yaa Allah..&lt;br /&gt;Anugrahilah kami rasa takut yang menghalangi kami dari maksiat kepadamu...&lt;br /&gt;Dan ketaatan yang menghantarkan kami menuju surgamu...&lt;br /&gt;Serta keyakinan yang meringankan kami dalam menghadapi musibah duniawi..&lt;br /&gt;Yaa Allah, Berilah anugrah kepada kami muntuk menikmati pendengaran, penglihatan dan kekuatan selama engkau masih mengizinkan kami hidup...&lt;br /&gt;Yaa Allah..&lt;br /&gt;Tolonglah kami dalam menghadapi musuh-musuh kami..&lt;br /&gt;Dan balaslah orang yang menzalimi kami...&lt;br /&gt;Janganlah Engkau timpakan musibah yang  pada agama kami...&lt;br /&gt;Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai perhatian terbesar kami dan orientasi ilmu pengetahuan kami...&lt;br /&gt;Dan janganlah engkau perkenankan orang yang tidak menyayangi kami menguasai kami..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-3275879608856762734?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/3275879608856762734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=3275879608856762734' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3275879608856762734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3275879608856762734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2011/03/kepada-saudaraku-pejuang-dakwah-dijalan.html' title='munajat rindu..'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6032822087235036892</id><published>2010-10-01T11:39:00.000+07:00</published><updated>2010-10-01T11:40:07.488+07:00</updated><title type='text'>Pendidikan karakter (Character building)</title><content type='html'>oleh: Anis Matta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pernah mendengar kata “split personality”? atau kepribadian yang terpecah? Maka semua itu berhubungan dengan proses pembentukan karakter seorang manusia. Karakter yang ada di dalam dirinya. Maka buku ini akan menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan karakter manusia dan proses pembentukannya, serta langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk membentuk karakter cara islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis Moral dan Kepribadian&lt;br /&gt;Kita hidup dalam sebuah dunia yang gelap, dimana setiap orang meraba-raba, namun tidak menemukan denyut nurani, tidak merasakan sentuhan kasih, dan tidak melihat sorot mata persahabatan yang tulus, dalam hal ini masyarakat mungkin mengalami krisis moral. Krisis moral dapat ditandai oleh dua gejala yaitu tirani dan keterasingan. Tirani merupakan gejala dari rusaknya perilaku sosial, sedangkan keterasingan menandai rusaknya hubungan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab terjadinya krisis moral adalah :&lt;br /&gt;Adanya penyimpangan pemikiran dalam sejarah pemikiran manusia yang menyebabkan paradoks antarnilai, misalnya etika dan estetika&lt;br /&gt;Hilangnya model kepribadian yang integral, yang memadukan kesalihan dengan kesuksesan, kebaikan dengan kekuatan, dan seterusnya&lt;br /&gt;Munculnya antagonisme dalam pendidikan moral&lt;br /&gt;Lemahnya peranan lembaga sosial yang menjadi basis pendidikan moral&lt;br /&gt;Krisis moral ini menimbulkan begitu banyak ketidakseimbangan di dalam masyarakat yang tentunya tidak membuat masyarakat bahagia. Maka solusi yang sangat tepat bagi masalah ini hanya satu yaitu : Kembali menempuh jalan Allah, kembali kepada jalan islam. “Maka, barangsiapa mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati.” (QS. Al-Baqarah : 38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhlak Dalam Semua Sisi Kehidupan&lt;br /&gt;Akhlak adalah nilai pemikiran yang telah menjadi sikap mental yang mengakar dalam jiwa, lalu tampak dalam bentuk tindakan dan perilaku yang bersifat tetap, natural, dan refleks. Jadi, jika nilai islam mencakup semua sektor kehidupan manusia, maka perintah beramal shalih pun mencakup semua sektor kehidupan manusia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhlak = Iman + Amal Shalih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka akhlak Laa Ilaaha Illallaah sebagai kumpulan nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan memasuki individu manusia dan merekonstruksi visi, membangun mentalitas, serta membentuk akhlak dan karakternya. Demikianlah, Laa Ilaaha Illallaah sebagai kumpulan nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan memasuki masyarakat manusia dan mereformasi sistem, serta membangun budaya dan mengembangkan peradabannya.&lt;br /&gt;Walaupun islam merinci satuan akhlak terpuji, namun dengan pengamatan mendalam, kita menemukan satuan tersebut sesungguhnya mengakar pada induk karakter tertentu. Sedangkan akhlak tercela seperti penyakit syubhat dan syahwat, sama bersumber dari kelemahan akal dan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan prilaku&lt;br /&gt;Faktor-faktor pembentuk perilaku antara lain :&lt;br /&gt;Faktor internal :&lt;br /&gt;Instink biologis, seperti lapar, dorongan makan yang berlebihan dan berlangsung lama akan menimbulkan sifat rakus, maka sifat itu akan menjadi perilaku tetapnya, dan seterusnya&lt;br /&gt;Kebutuhan psikologis, seperti rasa aman, penghargaan, penerimaan, dan aktualisasi diri&lt;br /&gt;Kebutuhan pemikiran, yaitu akumulasi informasi yang membentuk cara berfikir seseorang seperti mitos, agama, dan sebagainya&lt;br /&gt;Faktor eksternal&lt;br /&gt;Lingkungan keluarga&lt;br /&gt;Lingkungan sosial&lt;br /&gt;Lingkungan pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam membagi akhlak menjadi dua yaitu :&lt;br /&gt;fitriyah, yaitu sifat bawaan yang melekat dalam fitrah seseorang yang dengannya ia diciptakan, baik sifat fisik maupun jiwa.&lt;br /&gt;Muktasabah, yaitu sifat yang sebelumnya tidak ada namun diperoleh melalui lingkungan alam dan sosial, pendidikan, pelatihan, dan pengalaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pembelajaran&lt;br /&gt;Dalam konsep Islam, karakter tidak sekali terbentuk, lalu tertutup, tetapi terbuka bagi semua bentuk perbaikan, pengembangan, dan penyempurnaan, sebab sumber karakter perolehan ada dan bersifat tetap. Karenanya orang yang membawa sifat kasar bisa memperoleh sifat lembut, setelah melalui mekanisme latihan. Namun, sumber karakter itu hanya bisa bekerja efektif jika kesiapan dasar seseorang berpadu dengan kemauan kuat untuk berubah dan berkembang, dan latihan yang sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan perkembangan perilaku&lt;br /&gt;Tahap I (0 – 10 tahun)&lt;br /&gt;Perilaku lahiriyah, metode pengembangannya adalah pengarahan, pembiasaan, keteladanan, penguatan (imbalan) dan pelemahan (hukuman), indoktrinasi&lt;br /&gt;Tahap II ( 11 – 15 tahun)&lt;br /&gt;Perilaku kesadaran, metode pengambangannya adalah penanaman nilai melalui dialog, pembimbingan, dan pelibatan&lt;br /&gt;Tahap III ( 15 tahun ke atas)&lt;br /&gt;Kontrol internal atas perilaku, metode pengembangannya adalah perumusan visi dan misi hidup, dan penguatan tanggung jawab kepada Allah swt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambivalensi Kejiwaan Manusia&lt;br /&gt;Ambivalensi adalah dua garis jiwa yang berbeda bahkan berlawanan, namun saling berhadapan. Fungsinya :&lt;br /&gt;Merekatkan sisi-sisi kepribadian manusia tetap utuh&lt;br /&gt;Memperluas wilayah kepribadian manusia dengan tetap menjaga pusat keseimbangannya&lt;br /&gt;Menjaga dinamika perkembangan jiwa manusia&lt;br /&gt;Seseorang akan memiliki tingkat kesehatan mental yang baik, jika garis jiwa yang ambivalen berjalan dan bergerak secara harmonis, seakan simfoni indah orkestra handal. Maka langkah yang harus ditempuh agar simfoni tersebut mengalun indah dan harmonis adalah :&lt;br /&gt;Atur posisi dan komposisi garis jiwa itu secara benar, dan hilangkan semua kecenderungan jiwa yang salah&lt;br /&gt;Berikan atau tentukan arah kecenderungan jiwa secara benar dan natural.&lt;br /&gt;Lihat ekspresinya dalam bentuk sikap dan perilaku kesehariannya&lt;br /&gt;Garis jiwa yang ambivalen ada dalam diri manusia sejak ia lahir sampai ia mati, melekat, dan mewarnai semua sisi kehidupannya. Walaupun demikian, tetap ada perbedaan mendasar tentang objek dan alasan yang melahirkan garis jiwa menjadi perilaku, pada tahapan usia yang berbeda pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan Kepribadian&lt;br /&gt;Kepribadian terbentuk setelah melalui proses :&lt;br /&gt;Adanya nilai yang diserap seseorang dari berbagai sumber, mungkin agama, ideologi, dan sebagainya. Nilai membentuk pola pikir seseorang yang secara keseluruhan ke luar dalam bentuk rumusan visinya. Visi turun ke wilayah hati dan membentuk suasana jiwa yang secara keseluruhan keluar dalam bentuk mentalitas. Mentalitas mengalir memasuki wilayah fisik dan melahirkan tindakan yang secara keseluruhan disebut sikap. Sikap yang dominan dalam diri seseorang secara kumulatif mencitrai dirinya adalah kepribadian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga langkah merubah karakter&lt;br /&gt;Terapi kognitif&lt;br /&gt;Cara yang paling efektif untuk memperbaiki karakter dan mengembangkannya adalah dengan memperbaiki cara berfikir&lt;br /&gt;Langkah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengosongan, berarti mengosongkan benak kita dari berbagai bentuk pemikiran yang salah, menyimpang, tidak berdasar, baik dari segi agama maupun akal yang lurus&lt;br /&gt;Pengisian, berarti mengisi kembali benak kita dengan nilai-nilai baru dari sumber keagamaan kita, yang membentuk kesadaran baru, logika baru, arah baru, dan lensa baru dalam cara memandang berbagai masalah&lt;br /&gt;Kontrol, berarti kita harus mengontrol pikiran-pikiran baru yang melintas dalam benak kita, sebelum berkembang menjadi gagasan yang utuh&lt;br /&gt;Doa, berarti bahwa kita mengharapkan unsur pencerahan Ilahi dalam cara berfikir kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi mental&lt;br /&gt;Warna perasaan kita adalah cermin bagi tindakan kita. Tindakan yang harmonis akan mengukir lahir dari warna perasaan yang kuat dan harmonis&lt;br /&gt;Langkah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengarahan, berarti perasaan-perasaan kita harus diberi arah yang jelas, yaitu arah yang akan menentukan motifnya. Setiap perasaan haruslah mempunyai alasan lahir yang jelas. Itu hanya mungkin jika perasaan dikaitkan secara kuat dengan pikiran kita&lt;br /&gt;Penguatan, berarti kita harus menemukan sejumlah sumber tertentu yang akan menguatkan perasaan itu dalam jiwa kita. Ini secara langsung terkait dengan unsur keyakinan, kemauan, dan tekad yang dalam yang memenuhi jiwa, sebelum kita melakukan suatu tindakan.&lt;br /&gt;Kontrol, berarti kita harus memunculkan kekuatan tertentu dalam diri yang berfungsi mengendalikan semua warna perasaan diri kita&lt;br /&gt;Doa, berarti kita mengharapkan adanya dorongan Ilahiyah yang berfungsi membantu semua proses pengarahan, penguatan, dan pengendalian bagi mental kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikan fisik&lt;br /&gt;Sebagaimana ahli kesehatan mengatakan bahwa dasar-dasar kesehatan itu tercipta melalui perpaduan yang baik antara tiga unsur :&lt;br /&gt;Gizi makanan yang baik dan mencukupi kebutuhan&lt;br /&gt;Olahraga yang teratur dalam kadar yang cukup&lt;br /&gt;Istirahat yang cukup dan memenuhi kebutuhan relaksasi tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist riwayat Imam Ahmad :&lt;br /&gt;Rasulullah berkata, “Inginkah kalian kuberitahu tentang siapa dari kalian yang paling kucintai dan akan duduk di majelis terdekat denganku di hari kiamat?”&lt;br /&gt;Kemudian Rasul mengulanginya sampai tiga kali, dan sahabat menjawab “Iya, ya rasulullah !” Lalu rasul bersabda, “Orang yang paling baik akhlaknya.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6032822087235036892?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6032822087235036892/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6032822087235036892' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6032822087235036892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6032822087235036892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2010/10/pendidikan-karakter-character-building.html' title='Pendidikan karakter (Character building)'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8314530558377244817</id><published>2010-08-22T20:26:00.000+07:00</published><updated>2010-08-22T20:28:43.813+07:00</updated><title type='text'>metode NLP untuk menghafal al quran</title><content type='html'>metode NLP untuk menghafal al quran&lt;br /&gt;salah satu yang bisa digunakan dalam menghafal adalah metode repetition. metode repetition sudah digunakan selama berabad-abad oleh para hafidz (penghafal alquran). metode ini dikenal dengan nama murajaah (pengulangan. metode murajaah yang terkenal dengan cara mengulang hafalan sebanyak 75 kali. caranya adalah :&lt;br /&gt;1. pilih waktu dan suasana yang tepat. misalnya habis shalat subuh atau habis shalat tahajud. paling enak melakukannya habis shalat tahajud (jam 03.00-04.30) karena udaranya masih sangat segar dan suasananya sepi. atau wakt-waktu yang lain, masing-masing orang memiliki waktu spesial.&lt;br /&gt;2. bagi 1 halaman menjadi 2 atau tiga bagian.&lt;br /&gt;3. Lafaskan ayat Quran dengan tilawah yang nyaman untuk anda, atau anda boleh menggunakan nada tilawah seperti Al Mathrud , Al Ghomidi atau yang lainnya. Dan pertahankan agar cara membaca anda selalu seperti itu.&lt;br /&gt;4. baca 1 ayat sampai benar-benar lancar dilidah, untuk kabanyakan orang, baca minimal 15 kali. untuk orang-orang yang sudah expert biasanya cukup membaca 2-3 kali sudah hafal. untuk para manula atau orang yang belum mahir membaca alquran bisa sampai 25 kali&lt;br /&gt;2. setelah membaca 1 ayat 15 kali, baca ayat selanjutnya sebanyak 15 kali.jangan khawatir kalau ayat itu beu hafal, baca saja ayat selanjutnya.ketika kita membaca ayat selanjutnya, otak mengura kita sudah hafal ayat sebelumnya. sehingga otomatis akan nempel diingatan.&lt;br /&gt;5. setelah membaca ayat kedua 15 kali lanjutkan membaca ayat ketiga sebanyak 15 kali demikian seterusnya sampai sepertiga bagian halaman yang telah kita tentukan. &lt;br /&gt;6. kalau tadi membaca per ayat 15 kali, sekarang baca sepertiga halaman sekaligus sebanyak 15 kali.&lt;br /&gt;7. dengan melakukan langkah 1-7, biasanya kita langsung hafal sepertiga halaman al quran.&lt;br /&gt;8. lakukan cara 1-6 untuk menghafal seertiga halaman kedua dan sepertiga halaman terakhir.&lt;br /&gt;9. setelah membaca 1 halaman penuh, ulangi membaca 1 halaman penuh tersebut sebanyak 15 kali.&lt;br /&gt;10.1 ayat minimal akan dibaca 45 kali yaitu 15 kali saat membaca per ayat, 15 kali saat membaca per bagian dan 15 kali saat membaca perhalaman. untuk pengulangan 25 kali, maka 1 halaman akan diulang sebanyak 75 kali. dengan metode menghafal seperti diatas, insya Allah kita bisa menghafal (sebagian)al quran dengan mudah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;muhammad ihsan fauzi,ssi,m.m&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8314530558377244817?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8314530558377244817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8314530558377244817' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8314530558377244817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8314530558377244817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2010/08/metode-nlp-untuk-menghafal-al-quran.html' title='metode NLP untuk menghafal al quran'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-3105118471393072106</id><published>2010-02-05T14:38:00.003+07:00</published><updated>2010-02-05T14:43:01.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontemplasi'/><title type='text'>"cara menggantikan rasa sedih itu menjadi ceria kembali dalam sekejab"</title><content type='html'>"Bisakah kita menggantikan rasa sedih itu menjadi ceria kembali dalam sekejab?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, manusia, memang tabiatnya, selalu ingin terburu-buru! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi -alhamdulillah- ternyata cara itu ada. Tetapi ada syaratnya. Apa syarat itu? Mudah saja, anda percaya dan yakin (haqqul yaqin) kepada Allah Azza wa Jalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut caranya, anda cukup membaca do'a dibawah ini, disertai keyakinan bahwa Allah akan mengangkat rasa sedih anda;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللِّهُمَّ إنِّي عَبْدُكَ ،&lt;br /&gt;ابْنُ عَبْدِكَ ، ابْنُ أَمَتِكَ ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ ، مَاضِ فِيَّ حُكْمُكَ ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ ، أَوْ أنْزَلْتَهُ فِي كِتَاَبِكَ ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ ، أنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي ، وَ نُورَ صَدْرِي ، وَ جَلاءَ حُزْنِي ، وَ ذَهَابَ هَمِّي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma inni 'abduka, ibnu 'abdika, ibnu amatika, naasiyati biyadika, maadhin fiyya hukmuka, 'adhlun fiyya qadha'uka asaluka bi kulli ismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, aw an-zaltahu fi kitabika, aw'allamtahu ahadan min khalqika, awista'tharta bihi fi 'ilmil-ghaibi 'indaka, an taj'alal-Qur' ana Rabbi'a qalbi, wa nura sadri, wa jalaa'a huzni, wa dhahaba hammi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah Sesungguhnya aku ini adalah hamba, anak dari hamba-Mu laki-laki, anak dari hamba-Mu perempuan. Ubun-Ubunku berada di tangan-Mu, mengikuti keputusan takdir-Mu dan berjalan sesuai dengan ketetapan-Mu. Aku memohon kepada-Mu dengan setiap nama yang menjadi milik-Mu, Nama yang Engkau lekatkan sendiri untuk diri-Mu, atau Engkau sebutkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada salah seorang di antara hamba-Mu (Nabi), atau Engkau sembunyikan di alam keghaiban-Mu, hendaknya Engkau menjadikan al Qur’an ini sebagai penyejuk hatiku, cahaya dalam dadaku, penghilang kesedihanku dan penolak rasa gundahku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR Ahmad, Ibn Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Garansi untuk mereka  yang membaca do'a ini adalah: "Barangsiapa mengalami kesedihan, lalu membaca doa (seperti yang tersebut diatas) pasti Allah lenyapkan kesedihannya itu, lalu Allah gantikan dengan keceriaan saat itu juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah bukan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-3105118471393072106?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/3105118471393072106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=3105118471393072106' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3105118471393072106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3105118471393072106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2010/02/cara-menggantikan-rasa-sedih-itu.html' title='&quot;cara menggantikan rasa sedih itu menjadi ceria kembali dalam sekejab&quot;'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-2367943731033920887</id><published>2010-02-03T12:38:00.002+07:00</published><updated>2010-02-03T12:47:12.532+07:00</updated><title type='text'>siklus sukses..</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sukses berfikir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda percaya, pikiran Anda mencari jalan untuk melaksanakannya&lt;br /&gt;Sikap menentukan tindakan. Anda bukanlah sebagaimana yang Anda kira.  Apa yang Anda pikir, itulah Anda !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang merasa sedih dan kesal karena melihat bunga mawar itu dikelilingi oleh semak semak berduri&lt;br /&gt;Seseorang yang lain merasa senang dan bersyukur karena diantara semak semak berduri itu terdapat sekuntum bunga mawar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda berpikir bahwa Anda telah ditaklukan, maka sebenarnya Anda telah kalah. Bila Anda berpikir bahwa Anda tidak mampu,Maka Anda memang lemah.&lt;br /&gt;Bila anda ingin menang, tapi anda berpikir bahwa Anda tidak bisa menang, maka pastilah Anda tidak bakal menang. Bila Anda berpikir bahwa Anda akan menderita rugi, maka Anda akan benar – benar rugi. Karena dimanapun seluruh jagad ini, Sukses itu hanya berpangkal dari kemampuan seseorang yang mewujudkan jalan pikirannya. Bila Anda berpikir bahwa kedudukan Anda akan tersisih dalam masyarakat, maka Anda akan mengalami perlakuan yang  demikian. Karena itu Anda harus  yakin benar akan diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah dengan apa yang Anda pikirkan, karena ia bisa menjelma menjadi kata-kata.  Pilihlah kata-kata dengan bijak karena kata-kata Anda akan mlahirkan tindakan.  Waspadalah dengan tindakan Anda karena iaa akan menjadi kebiasaan.  Mawaslah dengan kebiasaan Anda karena kebiasaan bisa membentuk  kepribadian, dan kepribadianlah yang akan menghantarkan Anda kepada keberuntungan atau kebuntungan (kerugian).&lt;br /&gt;Ketika Anda berpikir sukses, maka pikiran Anda akan bekerja untuk Anda dan membantu Anda untuk mencari cara dan jalan bagaimana caranya agar Anda sukses dan terdoronglah Anda untuk melaksanakannya.  Sebaliknya ketika Anda percaya bahwa sesuatu itu tidak mungkin, maka pikiran Anda akan mencari pembuktian yang membenarkan kenapa sesuatu itu layak untuk dikatakan tidak mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;keyakinan sukses&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Percaya dengan penuh keyakinan akan membuahkan kekuatan kreatif dan akan senantiasa mencari dan menemukan cara bagaimana untuk bisa. Percaya dan yakin akan berbuah pikiran membangun (konstruktif) dan keragu-raguan akan menjadi penghambat kreatifitas  dan Andapun akan mulai berpikir destruktif (pessimis) yang berbuah pada karakter mudah menyerah, daya juang rendah, menunda, malas dan banyak alasan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ungkit keyakinan dengan kedahsyatan kata-kata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa mencoba kedasyatan kata-kata dalam mempengaruhi pikiran kepada teman Anda.  Bekerjasamalah dengan dua teman Anda.  Tanpa sepengetahuan Anda bertiga, katakanlah kepada seorang teman Anda sebagai target uji coba, anggap saja namanya Bayu.  Katakan pada Bayu,  “ Yu kok kamu hari ini tampak pucat, kamu sakit ya...”, biarkan dia bereaksi apa adanya,  tunggu 10 menit kemudian tugaskan teman Anda yang pertama untuk mengucapkan kalimat yang sama sebagaimana yang Anda katakan pada Bayu.  Beberapa saat kemudian aturlah teman Anda yang kedua mengucapkan kalimat yang  sama.  Lihatlah kejadian berikutnya,  bisa jadi teman Anda benar-benar merasakan sakit dan minta ijin dari aktivitasnya saat itu.  Begitupun sebaliknya kalau Anda mengatakan hal positip pada teman Anda, misalnya  “ Bayu serasi banget bajumu hari ini,  kamu tampak keren deh...”, Coba libatkan teman Anda sebagaimana skenario diatas, maka bisa dipastikan Bayu akan lebih percaya diri dan senang dinadingkan kalau Anda bilang, “ Bayu sepertinya bajumu tidak nyambung deh,  tidak serasi amat...”, Mau coba...&lt;br /&gt;Begitulah pengaruh kata-kata pada kita.  Karenanya pandai-pandailah memilih kata-kata positip yang akan memompa diri Anda, teman Anda dan orang-orang yang Anda temui sehingga suatu saat nanti Anda akan dikenang sebagai pendongkrak motivasi dan bukan sebagai penghancur motivasi.  Sekali lagi hapuslah kata-kata negatif dalam kamus kehidupan Anda, dan mulailah dari saat ini ucapkanlah kata-kata terbaik untuk diri Anda, dan orang lain yang Anda temui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bagaimana agar pikiran Anda mampu menemukan gagasan-gagasan kreatif dalam meraih keberhasilan yang Anda idamkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah serap dan tangkaplah gagasan dan ide-ide kreatip yang berhamburan dalam pikiran Anda ataupun di sekitar Anda, jangan biarkan gagasan itu lepas begitu saja.  Belajarlah untuk menyerap hal-hal positip disekitar Anda,  temui orang-orang berkarakter positip yang Anda kenal atau bahkan yang hanya Anda lihat di TV atau di majalah Anda.  Saya yakinkan Anda lambat laun tapi pasti cara berpikir Anda akan membuahkan gagasan-gagasan positip dan melahirkan aksi positip. Karena itu tulis dan tuangkanlah gagasan tersebut pada kertas.  Berikutnya tinjaulah gagasan tersebut berdasarkan sudut pandang pikiran Anda, singkirkan yang menurut Anda tidak bernilai dan arsipkanlah yang bagi Anda bernilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, pupuklah gagasan bernilai yang Anda tulis dan hapuskan kata “tidak mungkin” dalam hidup Anda, baik dalam pikiran ataupun dalam kosa kata Anda.  Katakan dengan tegas “ mungkin” dan yakinlah dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan.  Mustahil adalah kata mutiara bagi orang-orang yang tidak mau mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Tentukanlah apa yang Anda inginkan. Ubahlah gagasan yang merupakan buah cara berpikir Anda dalam tindakan nyata.  Libatkanlah saudara, teman, kerabat atau orang-orang yang menurut Anda layak untuk menjadi bagaian dari keinginan (mimpi) Anda.  Bersiaplah menanggung konsekwensi nyaman ataupun tidak menyenangkan dari pilihan tindakan Anda.  Resiko senantias ada.  Akan lebih baik gagal karena melakukan dibandingkan tidak pernah salah apalagi gagal karena memang tidak pernah melakukan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke empat, evaluasilah apa yang telah Anda lakukan, ambil yang bermakna, buang yang tak berguna, susunlah puzzle kesuksesan Anda dari hal-hal positip yang telah Anda kumpulkan, lakukan secara sabar dan berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, hapus kata berhenti dan menyerah dalam kamus kehidupan Anda, maka tunggulah manusia baru yang diperhitungkan oleh kawan maupun lawan akan terlahir, dan itu adalah Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta membuktikan, apapun yang Anda rasakan saat ini bermula dari kata-kata yang pernah Anda pikirkan, kemudian Anda ucapkan, lalu Anda kerjakan dengan tindakan nyata, dan jadilah Anda sekarang sebagaimana yang Anda rasakan saat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-2367943731033920887?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/2367943731033920887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=2367943731033920887' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2367943731033920887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2367943731033920887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2010/02/siklus-sukses.html' title='siklus sukses..'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8419063034625434890</id><published>2009-12-16T14:07:00.000+07:00</published><updated>2009-12-16T15:43:19.640+07:00</updated><title type='text'>BILA ALQURAN BISA BICARA</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Qur'an ini suatu yang tidak diacuhkan". (Al-Quran Surat Al-Furqan,25:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, seandainya Al-Quran bisa ngomong, dia akan berbicara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waktu Engkau masih kanak-kanak, Kau laksana kawan sejatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wudu' aku Kau sentuh dalam keadaan suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Kau pegang, Kau junjung dan Kau pelajari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah usai Engkaupun selalu menciumku mesra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Engkau telah dewasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya Kau sudah tak berminat lagi padaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku Engkau simpan rapi sekali hingga kadang Engkau lupa dimana menyimpannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah Engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar Engkau dianggap bertaqwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau aku Kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas lemari, di dalam laci, aku Engkau pendamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku Engkau baca beberapa halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore harinya aku Kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...Engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu senggang..Engkau sempatkan membaca buku karangan manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau campakkan, Engkau abaikan dan Engkau lupakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berangkat kerjapun kadang Engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperjalanan Engkau lebih asyik menikmati musik duniawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di meja kerjamu tidak ada aku untuk Kau baca sebelum Kau mulai kerja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Komputermu pun Kau putar musik favoritmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarang sekali Engkau putar ayat-ayatku melantun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang Kau abaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah dugaanku bahwa Engkau kini sudah benar-benar melupakanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila malam tiba Engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan komputer berjam-jam Engkau betah duduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seingatku hanya awal Ramadhan Engkau membacaku kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itupun hanya beberapa lembar dariku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku Engkau dapat selamat melaluinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Engkau begitu enteng membuang waktumu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila aku Engkau baca selalu dan Engkau hayati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kuburmu nanti....Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang akan membantu Engkau membela diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan koran yang Engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar Engkau senantiasa mengingat Tuhanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sentuhilah aku kembali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca dan pelajari lagi aku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap datangnya pagi dan sore hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dulu....dulu sekali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Engkau masih kecil , lugu dan polos...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di surau kecil kampungmu yang damai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan aku Engkau biarkan sendiri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bisu dan sepi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” ( Al-Quran Surat Al-Isra’,17:09)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;“Bacalah Al Quran …sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat (pembela) bagi pembacanya” (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dan kebaikan berlipat sepuluh kali”(HR.At Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Penulis: Kang Imam Puji Hartono, semoga Allah memberkahinya selalu dengan beberapa tambahan ayat dan hadits)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8419063034625434890?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8419063034625434890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8419063034625434890' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8419063034625434890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8419063034625434890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/12/bila-alquran-bisa-bicara.html' title='BILA ALQURAN BISA BICARA'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6621404546366490600</id><published>2009-10-26T15:21:00.000+07:00</published><updated>2009-10-26T15:22:19.262+07:00</updated><title type='text'>Orang-orang yang di doakan para Malaikat  Insya Allah berikut inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat</title><content type='html'>#&lt;br /&gt;Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci". (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akanmendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'" (Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang - orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang - orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf" (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapaucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu". (Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yangditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'" (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., Shahih Muslim no. 2733)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang - orang yang berinfak.Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanyaberkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang yang sedang makan sahur.Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang - orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa "sunnah" (Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkanoleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Orang yang sedang menjenguk orang sakit.Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawatkepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar,"Sanadnya shahih")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)&lt;br /&gt;Sumber Tulisan Oleh : Syaikh Dr. Fadhl Ilahi&lt;br /&gt;(Orang -orang yang DidoakanMalaikat) Pustaka Ibnu Katsir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6621404546366490600?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6621404546366490600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6621404546366490600' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6621404546366490600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6621404546366490600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/10/orang-orang-yang-di-doakan-para.html' title='Orang-orang yang di doakan para Malaikat  Insya Allah berikut inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6429019899142714307</id><published>2009-10-20T12:46:00.000+07:00</published><updated>2009-10-20T12:48:02.139+07:00</updated><title type='text'>Abdul Rahman, Utut Adianto, Ahmad Dhani, Deddy Corbuzier, Johannes Surya adalah Para Outlier Indonesia. Ingin Seperti Mereka? Ini Caranya…</title><content type='html'>http://roniyuzirman.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by roniyuzirman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kesamaan dari mereka semua? Ya, mereka adalah orang-orang sukses dari berbagai bidang di Indonesia. Menarik kisah hidupnya sehingga mereka mencapai semuanya saat ini. Berita menariknya lagi, jejak langkah mereka bisa diikuti oleh siapa saja, apa pun latar belakangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah temuan mutakhir dari seorang Malcolm Gladwell di buku terakhirnya The Outlier, yang menyusul sukses buku sebelumnya, Tipping Point dan Blink. Di bukunya, ia menulis bahwa ternyata bakat saja tidak cukup untuk bekal menjadi sukses. Buktinya banyak orang berbakat tapi hidup terlunta-lunta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, IQ yang tinggi juga tidak menjadi jaminan sukses. Banyak sekali orang pintar ber-IQ tinggi hidup biasa-biasa saja, bahkan merana di akhir hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakat, IQ, kepintaran hanya berperan kecil dalam meraih sukses. Lantas, apa saja faktor pendukung lainnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa faktor kunci menjadi outlier (orang yang betul-betul hebat dibidangnya):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memiliki bakat dan kapasitas individu yang bagus, IQ dan kecerdasan lainnya, juga passion dan minat. Ahmad Dhani sejak SMA tahun 90-an sudah menjuarai berbagai festival musik, Deddy Corbuzier sudah berani menampilkan permainannya sejak SMP, Utut Adianto sudah menjuarai pertandingan catur sejak umur 13 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Memiliki pendidikan formal dan informal untuk mengasah bakat dan memperkuat minat tersebut. Lebih dini lebih baik. Utut Adianto mengasah kemampuannya dengan bergabung di Jayakarta Muda Chess Club.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Adanya dukungan dari lingkungan: keluarga, sekolah, lingkungan lainnya dalam pengembangan kualitas diri. Lingkungan kerja, sekolah, pertemanan dan pertemuan-pertemuan Abdul Rahman dengan calon mitra kerja, investor sangat menentukan keberhasilannya saat ini. Jejaring yang kuat dan lingkungan yang kondusif telah membentuknya menjadi seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mampu memanfaatkan “keberuntungan” berupa kesempatan sosial (istilahnya: berada di tempat yang tepat pada saat yang tepat). Abdul Rahman bertemu dengan Didi Nugrohadi dan Budiono Dharsono yang kemudian bersama-sama mendirikan Agrakom, cikal bakal Detikcom. Deddy Corbuzier mengawali karirnya karena berkesempatan tampil sebagai bintang tamu di acara Impresario 008 di RCTI. Karena prestasi dan kegigihannya, Jan Djuhana dari Team Records melirik Ahmad Dhani untuk rekaman. Ingat, “keberuntungan” bertemunya kesempatan dan persiapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Melakukan latihan minimal 10.000 jam secara keras dan disiplin guna mempertajam dan memperdalam keahlian (Kira-kira 3-5 tahun). Latihan 6-9 jam sehari adalah makanan sehari-hari buat Utut Adianto. Demikian juga Deddy Corbuzier yang sejak kecil giat mendedikasikan waktunya 8-9 jam sehari untuk berlatih sulap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Sikap disiplin dan persistensi untuk terus mengakumulasi keunggulan di atas kebanyakan orang. Ahmad Dhani begitu gigih, keras dan disiplin dalam upayanya mencapai sesuatu. Ia bersedia naik turun bus sambil membawa keyboard untuk menawarkan demo lagunya ke produser. Mengenai persistensi, coba deh nonton film Door To Door yang mengisahkan kisah hidup Bill Porter, sang salesman sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, istilahnya The Secret of Ultimate Success Revealed! Telah diungkap oleh penelitian empiris Gladwel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tinggal uji dan buktikan. Saya sependapat dengan isi buku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk mengenali, memfasilitasi dan mengarahkan anak-anak kita untuk menjadi the next outlier.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kita sendiri, minimal bisa tersadar posisi kita di mana sekarang. Dengan demikian kita bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada diri sendiri. Apakah saya sudah mengenali bakat dan kemampuan saya? Apakah saya sudah berada di lingkungan yang tepat? Apakah saya sudah mengerjakan PR 10.000 jam untuk menjadi The Master itu? Apakah saya bersedia “membayar” harganya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, pertanyaan mendasar yang perlu dijawab adalah: apakah saya sudah punya tujuan yang jelas? Saya menemukan banyak sekali yang belum memilikinya. Atau yang lebih parah lagi, banyak di antara kita yang tidak tahu minat atau passionnya. Jawab dulu pertanyaan itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6429019899142714307?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6429019899142714307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6429019899142714307' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6429019899142714307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6429019899142714307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/10/abdul-rahman-utut-adianto-ahmad-dhani.html' title='Abdul Rahman, Utut Adianto, Ahmad Dhani, Deddy Corbuzier, Johannes Surya adalah Para Outlier Indonesia. Ingin Seperti Mereka? Ini Caranya…'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-5977991663370667048</id><published>2009-10-08T21:01:00.001+07:00</published><updated>2009-10-08T21:03:08.615+07:00</updated><title type='text'>doa sang murabbi</title><content type='html'>Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.&lt;br /&gt;Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya.&lt;br /&gt;Engkau pencipta dan pelindungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami. Rukunkan antar hati kami.&lt;br /&gt;Tunjuki kami jalan keselamatan.&lt;br /&gt;Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang.&lt;br /&gt;Jadikan kumpulan kami jama’ah orang muda yang menghormati orang tua.&lt;br /&gt;Dan jama’ah orang tua yang menyayangi orang muda.&lt;br /&gt;Jangan Engkau tanamkan di hati kami&lt;br /&gt;kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman.&lt;br /&gt;Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan,&lt;br /&gt;pengkhianatan dan kedengkian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar.&lt;br /&gt;Wahai yang menyambung segala yang patah.&lt;br /&gt;Wahai yang menemani semua yang tersendiri.&lt;br /&gt;Wahai pengaman segala yang takut.&lt;br /&gt;Wahai penguat segala yang lemah.&lt;br /&gt;Mudah bagimu memudahkan segala yang susah.&lt;br /&gt;Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran.&lt;br /&gt;Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak.&lt;br /&gt;Engkau Maha Tahu dan melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu.&lt;br /&gt;Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu.&lt;br /&gt;Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur.&lt;br /&gt;Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus.&lt;br /&gt;Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami.&lt;br /&gt;Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami,&lt;br /&gt;Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami&lt;br /&gt;Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara.&lt;br /&gt;Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana pada kami.&lt;br /&gt;“ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami hamba-hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu.&lt;br /&gt;Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu.&lt;br /&gt;Berlaku pasti atas kami hukum-Mu. Adil pasti atas kami keputusan-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, kami memohon kepada-Mu. Dengan semua nama yang jadi milik-Mu.&lt;br /&gt;Yang dengan nama itu Engkau namai diri-Mu.&lt;br /&gt;Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu.&lt;br /&gt;Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu.&lt;br /&gt;Atau Engkau simpan dalam rahasia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib.&lt;br /&gt;Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur’an yang agung&lt;br /&gt;sebagai musim bunga hati kami.&lt;br /&gt;Cahaya hati kami.&lt;br /&gt;Pelipur sedih dan duka kami.&lt;br /&gt;Pencerah mata kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Nuh&lt;br /&gt;dari taufan yang menenggelamkan dunia.&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Ibrahim&lt;br /&gt;dari api kobaran yang marak menyala&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Musa&lt;br /&gt;dari kejahatan Fir’aun dan laut yang mengancam nyawa&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Isa&lt;br /&gt;dari Salib dan pembunuhan oleh kafir durjana&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatu wassalam&lt;br /&gt;dari kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik khianat,&lt;br /&gt;pasukan sekutu Ahzab angkara murka Ya ALLAH, yang menyelamatkan Yunus&lt;br /&gt;dari gelap lautan, malam, dan perut ikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya&lt;br /&gt;Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya&lt;br /&gt;Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan prahara&lt;br /&gt;Ya ALLAH, begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa&lt;br /&gt;Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia&lt;br /&gt;Pengap kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka&lt;br /&gt;Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, jangan kiranya Engkau cegahkan kami&lt;br /&gt;dari kebaikan yang ada pada-Mu karena kejahatan pada diri kami&lt;br /&gt;Ya ALLAH, ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami.&lt;br /&gt;Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri.&lt;br /&gt;Ya ALLAH, jadikan kami kebanggaan hamba&lt;br /&gt;dan nabi-Mu Muhammad SAW di padang mahsyar nanti.&lt;br /&gt;Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu&lt;br /&gt;yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu.&lt;br /&gt;Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab.&lt;br /&gt;Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi&lt;br /&gt;yang menangis dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami,&lt;br /&gt;ummati ummati, ummatku ummatku.&lt;br /&gt;Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan&lt;br /&gt;semua kekayaan demi perjuangan.&lt;br /&gt;Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera.&lt;br /&gt;Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALLAH, dengan kasih sayang-Mu&lt;br /&gt;Engkau kirimkan kepada kami da’i penyeru iman.&lt;br /&gt;Kepada nenek moyang kami penyembah berhala.&lt;br /&gt;Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da’wah.&lt;br /&gt;Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran.&lt;br /&gt;Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini kepada generasi berikut kami.&lt;br /&gt;Jangan jadikan kami pengkhianat&lt;br /&gt;yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini.&lt;br /&gt;Dengan sikap malas dan enggan berda’wah.&lt;br /&gt;Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Allahuyarham Ustd. Rahmat Abdullah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-5977991663370667048?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/5977991663370667048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=5977991663370667048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5977991663370667048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5977991663370667048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/10/doa-sang-murabbi.html' title='doa sang murabbi'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-1841934305380218799</id><published>2009-09-07T16:33:00.002+07:00</published><updated>2009-09-07T16:36:51.903+07:00</updated><title type='text'>Hadits Qudsi yang indah ...</title><content type='html'>Hadis Qudsi yang indah sekali. Hadis ini menunjukkan betapa Allah Swt. sangat menyayangi kita, para hamba-Nya. Hanya saja, selama ini kita tidak sadar, bahwa ternyata ada yang menyayangi kita melebihi siapa pun di jagad raya ini. Hadis itu diriwayatkan oleh Ibnu Husain. Berikut hadisnya:&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Demi kemuliaan dan kebesaran-Ku dan juga demi kemurahan dan ketinggian kedudukan-Ku di atas arasy. Aku akan mematahkan harapan orang yang berharap kepada selain Aku dengan kekecewaan. Akan Aku pakaikan kepadanya pakaian kehinaan di mata manusia. Aku singkirkan dia dari dekat-Ku, lalu Kuputuskan hubungan-Ku dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa dia berharap kepada selain Aku ketika dirinya sedang berada dalam kesulitan? Padahal sesungguhnya kesulitan itu berada di tangan-Ku dan hanya Aku yang dapat menyingkirkannya? Mengapa dia berharap kepada selain Aku dengan mengetuk pintu-pintu lain padahal pintu-pintu itu tertutup? Padahal, hanya pintu-Ku yang terbuka bagi siapa pun yang berdoa memohon pertolongan dari-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah yang pernah mengharapkan Aku untuk menghalau kesulitannya lalu Aku kecewakan? Siapakah yang pernah mengharapkan Aku karena dosa-dosanya yang besar, lalu Aku putuskan harapannya? Siapakah pula yang pernah mengetuk pintu-Ku lalu tidak Aku bukakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah mengadakan hubungan yang langsung antara Aku dengan angan-angan dan harapan seluruh makhluk-Ku. Akan tetapi, mengapakah mereka malah bersandar kepada selain Aku? Aku telah menyediakan semua harapan hamba-hamba-Ku, tetapi mengapa mereka tidak puas dengan perlindungan-Ku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Aku pun telah memenuhi langit-Ku dengan para malaikat yang tiada pernah jemu bertasbih pada-Ku, lalu Aku perintahkan mereka supaya tidak menutup pintu antara Aku dan hamba-hamba-Ku. Akan tetapi, mengapa mereka tidak percaya kepada kata-kata-Ku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah mereka mengetahui bahwa siapa pun yang ditimpa oleh bencana yang Aku turunkan, tiada yang dapat menyingkirkannya kecuali Aku? Akan tetapi, mengapa Aku melihat mereka, dengan segala angan-angan dan harapannya itu, selalu berpaling dari-Ku? Mengapakah mereka sampai tertipu oleh selain Aku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah memberikan kepadanya segala kemurahan-Ku apa-apa yang tidak sampai harus mereka minta. Ketika semua itu Aku cabut kembali darinya, lalu mengapa mereka tidak lagi memintanya kepada-Ku untuk segera mengembalikannya. Tetapi malah meminta pertolongan kepada selain Aku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Aku yang memberi sebelum diminta, lalu ketika dimintai tidak Aku berikan? Apakah Aku ini bakhil, sehingga dianggap bakhil oleh hamba-Ku? Tidakkah dunia dan akhirat itu semuanya milik-Ku? Tidakkah semua rahmat dan karunia itu berada di tangan-Ku? Tidakkah dermawan dan kemurahan itu adalah sifat-Ku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah hanya Aku tempat bermuaranya semua harapan? Dengan demikian, siapakah yang dapat memutuskannya dari-Ku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pula yang diharapkan oleh orang-orang yang berharap, andaikan Aku berkata kepada semua penduduk langit dan bumi, ‘Mintalah kepada-Ku! Aku pun lalu memberikan kepada setiap orang, apa saja yang mereka inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semua yang Kuberikan itu tidak akan mengurangi kekayaan-Ku meskipun sebesar debu. Bagaimana mungkin kekayaan yang begitu sempurna akan berkurang, sedangkan Aku mengawasinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh alangkah celaka orang-orang yang terputus dari rahmat-Ku. Alangkah kecewanya orang-orang yang berlaku maksiat kepada-Ku dan tidak memerhatikan Aku dan tetap melakukan perbuatan-perbuatan yang haram seraya tiada malu kepada-Ku "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari Ibn Husain dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Imam Muslim &amp; At-Tirmidzi serta Ibn Hibban}&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-1841934305380218799?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/1841934305380218799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=1841934305380218799' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1841934305380218799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1841934305380218799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/09/hadits-qudsi-yang-indah.html' title='Hadits Qudsi yang indah ...'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6193786866430147477</id><published>2009-09-07T15:38:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T15:39:16.498+07:00</updated><title type='text'>cinta..</title><content type='html'>Cinta adalah nikmat dari Allah...&lt;br /&gt;    yang membuat dunia menjadi tiada bertepi...&lt;br /&gt;    lebih dalam dari lautan yang dalam...&lt;br /&gt;    lebih tinggi dari angkasa membumbung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Berbahagialah yang dihidupkan hatinya dengan cinta...&lt;br /&gt;    namun waspadalah...&lt;br /&gt;    bagi orang yang dibutakan hatinya dengan cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Seindah-indah cinta adalah cinta kepada penggenggam alam semesta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kepada Yang Maha Mencinta... yang tiada pernah putus cintanya, yang kekal cintanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    DIA-lah ALLAH!,&lt;br /&gt;    ALLAH yang Maha Agung, Maha Indah, Maha Penyayang, Maha Membela, Maha Mempesona&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Cinta kebenaran, cintai Rasulullah&lt;br /&gt;    cinta semata-mata kerana ALLAH&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6193786866430147477?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6193786866430147477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6193786866430147477' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6193786866430147477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6193786866430147477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/09/cinta.html' title='cinta..'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-1435125748692187691</id><published>2009-08-29T12:09:00.002+07:00</published><updated>2009-08-29T12:22:31.911+07:00</updated><title type='text'>"pintu neraka" di Uzbekistan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/Spi4Z-BJXMI/AAAAAAAAACU/Qz673ab0Wxo/s1600-h/pintu+neraka2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 120px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/Spi4Z-BJXMI/AAAAAAAAACU/Qz673ab0Wxo/s320/pintu+neraka2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375248911550733506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/Spi4ZtqHOyI/AAAAAAAAACM/wTyofsZZgKU/s1600-h/pintu+neraka.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/Spi4ZtqHOyI/AAAAAAAAACM/wTyofsZZgKU/s320/pintu+neraka.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375248907159157538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah fenomena alam yang memberi kiasan akan sebuah tempat yang pastinya semua orang ingin menghindarinya… Scenery ini wujud di negara Asia Tengah Uzbekistan…Menakutkan tapi kemungkinan adalah dari lahar gunung berapi atau mulut gunung berapi tersebut..hanya sebagai tatapan..kalau kita masuk dalam itu,tapi penjelasan sebenarnya begini..Tempat ini adalah di Uzbekistan yang digelar oleh penduduk setempat sebagai Pintu ke Neraka… terletak berhampiran dgn sebuah bandara kecil bernama Darvaz. Kisah ini bermula kira-kira 35 tahun yg lampau. Seorang ahli geologis telah menggali tempat ini untuk mencari gas asli. Secara tiba-tiba semasa penggalian tersebut, mereka telah terjumpa satu jurang besar di bawah tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena terlalu besar sehingga semua peralatan penggalian tersebut telah masuk ke dalam jurang tersebut. Tiada siapapun yang berani turun ke dalam jurang tersebut disebabkan jurang tersebut dipenuhi gas asli bumi. Untuk menghindari gas bumi yang akan mencemarkan bumi, mereka telah menyalakan api di dalam jurang tersebut dan semenjak dari itu sehingga kini, telah 35 tahun lubang ini terbakar tanpa henti walau sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin terlalu berlebihan masyarakat setempat mengatakan sebagai PINTU NERAKA tetapi setidaknya memberi perenungan bagi kita. Replikanya yang jauuuuuuuh lebih kecil sudah demikian mengerikan, apalagi aslinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naudzubillahi mindzalik...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-1435125748692187691?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/1435125748692187691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=1435125748692187691' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1435125748692187691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1435125748692187691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/08/pintu-neraka-di-uzbekistan.html' title='&quot;pintu neraka&quot; di Uzbekistan'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/Spi4Z-BJXMI/AAAAAAAAACU/Qz673ab0Wxo/s72-c/pintu+neraka2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8538981022424324045</id><published>2009-08-12T14:32:00.000+07:00</published><updated>2009-08-12T14:33:10.795+07:00</updated><title type='text'>Puisi Terakhir WS Rendra – Tuhan, Aku Cinta Padamu</title><content type='html'>Aku lemas&lt;br /&gt;Tapi berdaya&lt;br /&gt;Aku tidak sambat rasa sakit&lt;br /&gt;atau gatal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pengin makan tajin&lt;br /&gt;Aku tidak pernah sesak nafas&lt;br /&gt;Tapi tubuhku tidak memuaskan&lt;br /&gt;untuk punya posisi yang ideal dan wajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pengin membersihkan tubuhku&lt;br /&gt;dari racun kimiawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin kembali pada jalan alam&lt;br /&gt;Aku ingin meningkatkan pengabdian&lt;br /&gt;kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, aku cinta padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendra&lt;br /&gt;31 July 2009&lt;br /&gt;Mitra Keluarga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah puisi terakhir Rendra, yang dibuat pada 31 Juli di RS Mitra Keluarga Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8538981022424324045?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8538981022424324045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8538981022424324045' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8538981022424324045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8538981022424324045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/08/puisi-terakhir-ws-rendra-tuhan-aku.html' title='Puisi Terakhir WS Rendra – Tuhan, Aku Cinta Padamu'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-1726406662401641281</id><published>2009-06-11T09:01:00.001+07:00</published><updated>2009-06-11T09:07:18.535+07:00</updated><title type='text'>LOWONGAN untuk segala usia dan golongan.</title><content type='html'>LOWONGAN untuk segala usia dan golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Hikmah..&lt;br /&gt;Sebuah lowongan istimewa telah dipersiapkan sebelum alam ini diciptakan.&lt;br /&gt;Lowongan ini terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian,tanpa melihat pengalaman kerja, tanpa ijazah, tanpa koneksi.Lowongan ini terbuka bagisemua pengangguran maupun yang sedang bekerja dengan latar belakang apapun, baik direktur, gubernur, tukang becak,perampok, koruptor,pembunuh, pendeta, kyai, para dermawan,orang bodoh, orang cerdas, dll.&lt;br /&gt;Setiap pelamar dijamin pasti diterima di salah satu posisi yang&lt;br /&gt;disediakan, bahkan YANG TIDAK MELAMAR SEKALAIPUN PASTI DIPANGGIL DAN DITERIMA !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOWONGAN DISEDIAKAN UNTUK 2 POSISI :&lt;br /&gt;A. Penghuni Syurga&lt;br /&gt;B. Penghuni Neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK POSISI A DISEDIAKAN FASILITAS DAN KOMPENSASI SBB :&lt;br /&gt;Sebelum kandidat diberi fasilitas final berupa Syurga yang kekal abadi,&lt;br /&gt;kandidat dijamin akan memperoleh training outdoor dan indoor, berupa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nikmat kubur.&lt;br /&gt;2. Jaminan perlindungan di Padang Mahsyar.&lt;br /&gt;3. Keselamatan meniti Sirath-al mustaqim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syurga memiliki berbagai kenikmatan yang tidak dapat dibandingkan dengan&lt;br /&gt;kenikmatan dunia.Rasulullah bersabda, "Demi Allah, dunia ini dibanding&lt;br /&gt;akhirat ibarat seseorang yang mencelupkan jarinya ke laut; air yang&lt;br /&gt;tersisa di jarinya ketika diangkat itulah nilai dunia" (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nikmat yang lebih indah dari syurga adalah 'merasakan' ridha Allah dan&lt;br /&gt;kesempatan merasakan 'wajah' Allah, inilah puncak segala kenikmatan,&lt;br /&gt;inilah kenikmatan yang tak mampu dibayangkan manusia,yaitu keindahan&lt;br /&gt;menikmati sifat-sifat dan kalam murni Allah yang Maha Pengasih dan Maha&lt;br /&gt;Penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK POSISI B DIPASTIKAN AKAN MENIKMATI BERAGAM KESEMPATAN DIBAWAH INI:&lt;br /&gt;Kandidat dipastikan mendapat berbagai fasilitas Neraka berupa alam&lt;br /&gt;terbuka dengan fasilitas pemanas ruangan yang bertemperatur sangat luar biasa panasnya. Bahkan bila sebutir pasir neraka dijatuhkan ke muka bumi maka mengeringlah seluruh samudera di muka bumi ini dan mendidihlah kutub es yang ada di muka bumi ini. Bahkan bila seseorang dikeluarkan dari dalamnya sekejab kemudian dipindahkan ke tumpukan api unggun yang menyala-nyala di muka bumi ini maka iapun kan merasa lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neraka sangat luas, jadi para pelamar posisi ini tidak perlu khawatir&lt;br /&gt;tidak kebagian tempat. Para pelamar posisi ini juga tak perlu khawatir&lt;br /&gt;segera mati kalau dibakar, karena tubuh kita akan dibuat sedemikian rupa&lt;br /&gt;hingga mampu memuai kalau dibakar (seperti kerupuk bila digoreng).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, "Di neraka gigi seorang kafir akan (memuai)&lt;br /&gt;hingga sebesar gunung Uhud, dan (tebal) kulitnya membentang sejauh tiga hari perjalanan"(diriwayatkan oleh Abu Hurairah, HR Muslim).Dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda,"Neraka dipegang oleh tujuh puluh ribu tali, dan setiap talinya di pegang oleh tujuhpuluh ribu malaikat"(HR&lt;br /&gt;Muslim). Rasulullah saw bersabda, "Allah mempunyai malaikat yang jarak&lt;br /&gt;antara kedua belah matanya adalah sepanjang seratus tahun perjalanan"&lt;br /&gt;(Abu Daud, Ibn Hanbal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ya. Fasilitas ini juga meliputi makanan gratis yang mampu membakar&lt;br /&gt;isi perut, minuman yang mampu membocorkan usus serta fasilitas kolam&lt;br /&gt;renang gratis yang berisi nanah dan darah. Beberapa pembantu gratis juga disiapkan untuk penyayat lidah orang-orang yang suka menyakiti hati orang lain, maupun menyeterika perut orang-orang yang tidak membayar zakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain fasilitas tersebut, para kandidat akan melewati masa training&lt;br /&gt;yang lamanya mencapai ribuan tahun, yaitu :&lt;br /&gt;1. Training indoor didalam kubur berupa siksa kubur dan 'hidup' dalam&lt;br /&gt;kesengsaraan ditemani ular dan makhluk aneh lainnya serta wajah-wajah&lt;br /&gt;buruk selamabertahun-tahun hingga ribuan tahun di alam barzakh&lt;br /&gt;tergantung kualitas amal ibadahnya dan dosa-dosa yang ia lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Training outdoor dilakukan di padang Mahsyar selama ribuan&lt;br /&gt;tahun,dalam suasana kepanikan dan huru-hara yang luar biasa. Bapak, ibu, anak dansaudara-saudara kita tak mampu menolong kita karena setiap orang sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.Bahkan para nabipun tidak mampu menolong, kecuali nabi Muhammad SAW yang akan menolong umatnya yang rajin bersholawat padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SYARAT-SYARAT PELAMAR&lt;br /&gt;- Tidak diperlukan ijazah&lt;br /&gt;- Tidak diperlukan koneksi atau uang sogok.&lt;br /&gt;- Tidak perlu bawa harta&lt;br /&gt;- Tidak perlu berwajah cantik, ganteng, berbadan tegap atau seksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup membawa dokumen asli dari keimanan dan amal karya Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAKTU WAWANCARA:&lt;br /&gt;Wawancara tahap 1, dilakukan 7 langkah setelah pelayat terakhir&lt;br /&gt;meninggalkan kuburan Anda.&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya bila jenazah seseorang diletakkan&lt;br /&gt;di dalam kubur,maka jenazah itu mendengar suara sandal orang-orang yang mengantarnya ke kuburan pada saat mereka meninggalkan tempat itu (hadist hasan yang diriwayatkan oleh Ahmad Hanbal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui jadwal wawancara Anda ini sudah ditentukan sejak roh&lt;br /&gt;ditiupkan ke tubuh Anda semasa dalam kandungan ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wawancara tahap 2 : Hanya Allah lah yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOKASI DAN LAMA WAWANCARA:&lt;br /&gt;Wawancara tahap I, dilakukan di dalam kubur (alam barzakh) selama&lt;br /&gt;beberapa menit hingga ribuan tahun tergantung posisi yang dilamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wawancara tahap II, dilakukan pada hari penghisaban (hari perhitungan)&lt;br /&gt;selama beberapa hari hingga ribuan tahun tergantung posisi yang&lt;br /&gt;dilamarnya. Dalam salah satu haditsnya Rasulullah pernah bersabda bahwa jarak waktu masa pengadilan antara orang-orang kaya dan orang-orang miskin adalah 500 tahun. Berbahagialah Anda yang miskin selama di dunia, yang memiliki sedikit harta untuk diminta pertanggungjawabannya (karena sebutir nasi yang Anda buang akan diminta pertanggungjawabannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEWAWANCARA:&lt;br /&gt;Wawancara tahap I, dilakukan oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.&lt;br /&gt;Wawancara tahap II, dilakukan langsung oleh Allah Sang Penguasa Hari Kemudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAWANCARA HANYA BERISI 6 PERTANYAAN :&lt;br /&gt;1. Siapa Tuhanmu ?&lt;br /&gt;2. Apa agamamu ?&lt;br /&gt;3. Siapa nabimu?&lt;br /&gt;4. Apa kitabmu?&lt;br /&gt;5. Dimana kiblatmu ?&lt;br /&gt;6. Siapa saudaramu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh 6 pertanyaan yang sangat mudah, tapi sayangnya tidak bisa&lt;br /&gt;dihapal dari sekarang karena keimanan dan amal kitalah yang akan&lt;br /&gt;menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MELAMAR:&lt;br /&gt;Sekalilagi, ini benar-benar rekrutmen yang sangat istimewa, tidak perlu&lt;br /&gt;membawa berkas lamaran, siapa saja dijamin diterima, bahkan untuk&lt;br /&gt;melamarpun Anda akan dijemput secara khusus. Dijemput oleh makhluk&lt;br /&gt;sekaliber malaikat yang bernama Izroil.Ia akan menjemput anda kapan dan dimana saja (bisa jadi sebentar lagi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENARKAH LOWONGAN INI ?&lt;br /&gt;Simaklah hadits dibawah ini, sesungguhnya terlalu banyak rahasia alam&lt;br /&gt;ini yang tidak mampu kita ketahui, apalagi mengenai akhirat.Rasulullah&lt;br /&gt;saw bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya aku mampu melihat apa yang tak sanggup kalian lihat.&lt;br /&gt;Kudengar suara gesekan dilangit (berkriut-kriut), langit sedemikian&lt;br /&gt;padatnya, tak ada tempat kosong bahkan seluas empat jari sekalipun&lt;br /&gt;karena langit dipenuhi para malaikat yang sedang bersujud kepada Allah&lt;br /&gt;SWT.Demi Allah ! SEKIRANYA KALIAN MENGETAHUI APA YANG AKU KETAHUI (tentangakhirat), NISCAYA KALIAN TIDAK AKAN PERNAH TERTAWA SEDIKITPUN, BAHKAN KALIAN PASTI AKAN BANYAK MENANGIS (karena takut).Dan niscaya kalian tidak akan pernah bisa bersenang-senang dengan istri-istri kalian, dan niscaya kalian akan keluar berhamburan kejalan-jalan (berteriak) untuk memohon (ampun) dan memanjatkan doa kepada Allah (meminta perlindunga dari bencana akhirat) yang akan Dia timpakan"&lt;br /&gt;( HR Tirmidzi &amp; Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara jutaan Malaikat dengan penuh rasa takut dan hormat sedang&lt;br /&gt;bersujud kepada Allah, dan sementara Malaikat peniup Sangkakala sudah&lt;br /&gt;siap di depan trompetnya sejak alam ini diciptakan, sementara itu pula&lt;br /&gt;masih banyak diantara kita yang masih terlena dengan dunia ini dan&lt;br /&gt;bergelimang dalam alam pikirannya sendiri. Tidak sadar ia bahwa dirinya&lt;br /&gt;sedang masuk dalam program penerimaan lowongan yang ada di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sumber : unknown)&lt;br /&gt;group "KATA-KATA HIKMAH #1" di facebook&lt;br /&gt;Dikirim oleh Rubianto Arief&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-1726406662401641281?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/1726406662401641281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=1726406662401641281' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1726406662401641281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1726406662401641281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/06/lowongan-untuk-segala-usia-dan-golongan.html' title='LOWONGAN untuk segala usia dan golongan.'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-536425491071991389</id><published>2009-06-02T16:52:00.000+07:00</published><updated>2009-06-02T16:54:27.157+07:00</updated><title type='text'>BUNDA, KENAPA ENGKAU MENANGIS?</title><content type='html'>BUNDA, KENAPA ENGKAU MENANGIS? (diambil dari face booknya akhuna Supriyanto (Supriyanto Supri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, mengapa Ibu menangis?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tak mengerti" kata si anak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;"Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-536425491071991389?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/536425491071991389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=536425491071991389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/536425491071991389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/536425491071991389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/06/bunda-kenapa-engkau-menangis.html' title='BUNDA, KENAPA ENGKAU MENANGIS?'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-2768303068682434473</id><published>2009-05-23T12:16:00.001+07:00</published><updated>2009-05-23T12:16:52.923+07:00</updated><title type='text'>Kisah sebuah jam</title><content type='html'>Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" "Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?" "Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan :&lt;br /&gt;Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Itu tergantung bagaimana kita menyiasati pekerjaan dan tugas kita, bila kita bisa bagi2 menjadi fragmen-fragmen yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://argatikel.blogspot.com/search/label/Motivasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-2768303068682434473?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/2768303068682434473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=2768303068682434473' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2768303068682434473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2768303068682434473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/05/kisah-sebuah-jam.html' title='Kisah sebuah jam'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-4306166529824246244</id><published>2009-05-23T11:52:00.001+07:00</published><updated>2009-05-23T11:52:33.448+07:00</updated><title type='text'>Belanja di Toko Kebahagiaan</title><content type='html'>Seorang muda yang selalu resah dan gelisah menemui seorang bijak dan bertanya,&lt;br /&gt;''Berapa lamakah waktu yang saya butuhkan untuk memperoleh kebahagiaan?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak itu memandang si anak muda kemudian menjawab,&lt;br /&gt;''Kira-kira sepuluh tahun.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal itu anak muda tadi terkejut,&lt;br /&gt;''Begitu lama?'' tanyanya tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tidak,'' kata si orang bijak,&lt;br /&gt;''Saya keliru. Engkau membutuhkan 20 tahun.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda itu bertambah bingung.&lt;br /&gt;''Mengapa Guru lipatkan dua,?'' tanyanya keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bijak kemudian berkata,&lt;br /&gt;''Coba pikirkan, dalam hal ini mungkin engkau membutuhkan 30 tahun.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terlintas dalam pikiran Anda ketika membaca cerita di atas?&lt;br /&gt;Tahukah Anda mengapa semakin banyak orang muda itu bertanya,&lt;br /&gt;semakin lama pula waktu yang diperlukannya untuk mencapai kebahagiaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas,&lt;br /&gt;bagaimana cara kita mendapatkan kebahagiaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah banyak disampaikan,&lt;br /&gt;kebahagiaan hanya akan dicapai kalau&lt;br /&gt;kita mau melakukan pencarian ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,&lt;br /&gt;itu semua tidak dapat Anda peroleh dengan cuma-cuma.&lt;br /&gt;Anda harus mau membayar harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar lebih mudah kita gunakan analogi sebuah toko.&lt;br /&gt;Nama toko itu adalah ''Toko Kebahagiaan.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana tidak ada barang yang bernama 'Kebahagiaan'' karena&lt;br /&gt;''Kebahagiaan'' itu sendiri TIDAK DIJUAL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,&lt;br /&gt;toko ini menjual semua barang yang merupakan&lt;br /&gt;unsur-unsur pembangun kebahagiaan, antara lain:&lt;br /&gt;KESABARAN, KEIKHLASAN, RASA SYUKUR, KASIH SAYANG, KEJUJURAN,&lt;br /&gt;KEPASRAHAN dan RELA MEMAAFKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah ''barang-barang'' yang Anda perlukan untuk mencapai kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi,&lt;br /&gt;berbeda dari toko biasa, toko ini tidak menjual produk jadi.&lt;br /&gt;Yang dijual di sini adalah BENIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kalau Anda tertarik untuk Membeli ''Kesabaran''&lt;br /&gt;Anda hanya akan mendapatkan ''Benih Kesabaran.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu,&lt;br /&gt;segera setelah Anda pulang ke rumah Anda harus Berusaha Keras&lt;br /&gt;untuk Menumbuhkan Benih tersebut Sampai ia Menghasilkan BUAH KESABARAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Benih yang Anda beli di toko tersebut Mengandung&lt;br /&gt;Sejumlah Persoalan yang Harus Anda Pecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya bila Anda MAMPU Memecahkan Persoalan tersebut,&lt;br /&gt;Anda akan Menuai Buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benih yang dijual di toko itu juga bermacam-macam tingkatannya.&lt;br /&gt;''Kesabaran Tingkat 1,''&lt;br /&gt;misalnya, berarti menghadapi kemacetan lalu lintas atau&lt;br /&gt;pengemudi bus yang ugal-ugalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kesabaran Tingkat 2''&lt;br /&gt;berarti menghadapi orang yang sewenang-wenang atau&lt;br /&gt;orang yang suka memfitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kesabaran Tingkat 3'',&lt;br /&gt;misalnya, adalah menghadapi keluarga Anda yang sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu yang lain misalnya ''BERSYUKUR''&lt;br /&gt;''Bersyukur Tingkat 1''&lt;br /&gt;adalah bersyukur di kala SENANG, sementara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Bersyukur Tingkat 2''&lt;br /&gt;adalah bersyukur di kala SUSAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''KEJUJURAN Tingkat 1,''&lt;br /&gt;misalnya,&lt;br /&gt;kejujuran dalam Kondisi Biasa, sementara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kejujuran Tingkat 2''&lt;br /&gt;adalah kejujuran dalam Kondisi TERANCAM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sebagian produk yang dapat dibeli di ''Toko Kebahagiaan''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap produk yang dijual di toko tersebut Berbeda-beda Harganya&lt;br /&gt;sesuai dengan KUALITAS KARAKTER yang Ditimbulkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang TERMAHAL ternyata adalah ''Kesabaran'' karena&lt;br /&gt;kesabaran ini merupakan Bahan Baku dari&lt;br /&gt;Segala Macam Produk yang Dijual di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang filsuf pernah mengatakan,&lt;br /&gt;''Apa yang Kita Peroleh dengan TERLALU MUDAH PASTI KURANG Kita HARGAI.&lt;br /&gt;Hanya Harga yang MAHAL-lah yang Memberi NILAI kepada SEGALANYA.&lt;br /&gt;Tuhan Tahu Bagaimana MEMASANG Harga yang Tepat pada Barang-barangnya.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cara pandang seperti ini kita akan menghadapi masalah secara berbeda.&lt;br /&gt;Kita akan Bersahabat dengan Masalah.&lt;br /&gt;Kita pun akan Menyambut Setiap Masalah yang Ada dengan&lt;br /&gt;Penuh KEGEMBIRAAN karena Dalam Setiap Masalah Senantiasa Terkandung&lt;br /&gt;''OBATdan VITAMIN'' yang Sangat Kita Butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian Anda akan BERTERIMA KASIH kepada&lt;br /&gt;Orang-orang yang Telah Menyusahkan Anda karena&lt;br /&gt;Mereka Memang ''diutus'' untuk Membantu Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengemudi yang ugal-ugalan, orang yang jahat,&lt;br /&gt;orang yang sewenang-wenang adalah&lt;br /&gt;Peluang untuk MEMBENTUK Kesabaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghasilan yang Pas-pasan adalah&lt;br /&gt;peluang untuk MENUMBUHKAN RASA SYUKUR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana yang Ribut dan Gaduh adalah&lt;br /&gt;Peluang untuk MENUMBUHKAN KONSENTRASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang TAK TAHU BERTERIMA KASIH adalah&lt;br /&gt;Peluang untuk Menumbuhkan PERASAAN KASIH Tanpa Syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang MENYAKITI Anda adalah&lt;br /&gt;Peluang untuk MENUMBUHKAN Kualitas RELA MEMAAFKAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penutup Marilah kita Renungkan ungkapan berikut ini:&lt;br /&gt;''Aku memohon Kekuatan dan&lt;br /&gt;Tuhan memberiku Kesulitan-kesulitan untuk Membuatku KUAT.&lt;br /&gt;Aku memohon Kebijaksanaan dan&lt;br /&gt;Tuhan memberiku Masalah untuk Diselesaikan.&lt;br /&gt;Aku memohon Kemakmuran dan&lt;br /&gt;Tuhan memberiku TUBUH dan OTAK untuk Bekerja.&lt;br /&gt;Aku memohon Keberanian dan&lt;br /&gt;Tuhan memberiku berbagai BAHAYA untuk aku Atasi.&lt;br /&gt;Aku memohon Cinta dan&lt;br /&gt;Tuhan memberiku Orang-orang yang Bermasalah untuk Aku Bantu.&lt;br /&gt;Aku mohon Berkah dan Tuhan memberiku berbagai Kesempatan.&lt;br /&gt;Aku Tidak Memperoleh Apapun yang Aku Inginkan,&lt;br /&gt;tetapi Aku MENDAPATKAN Apapun yang Aku BUTUHKAN.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Oleh Kamila Vyndarti)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-4306166529824246244?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/4306166529824246244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=4306166529824246244' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4306166529824246244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4306166529824246244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/05/belanja-di-toko-kebahagiaan.html' title='Belanja di Toko Kebahagiaan'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6297367752945267173</id><published>2009-05-23T11:41:00.000+07:00</published><updated>2009-05-23T11:42:40.916+07:00</updated><title type='text'>Mendeteksi Sehatnya Qalbu</title><content type='html'>Qalbu yang sehat memiliki beberapa tanda, sebagaimana yang disebutkan oleh al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah di dalam kitab 'Ighatsatul Lahfan min Mashayid asy-Syaithan. Dan di antara tanda-tanda tersebut adalah mampu memilih segala sesuatu yang bermanfaat dan memberikan kesembuhan. Dia tidak memilih hal-hal yang berbahaya serta menjadikan sakitnya qalbu. Sedangkan tanda qalbu yang sakit adalah sebaliknya. Santapan qalbu yang paling bermanfaat adalah keimanan dan obat yang paling manjur adalah al-Qur'an. Selain itu, qalbu yang sehat memiliki karakteristik sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Mengembara ke Akhirat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu yang sehat mengembara dari dunia menuju ke akhirat dan seakan-akan telah sampai di sana. Sehingga dia merasa seperti telah menjadi penghuni akhirat dan putra-putra akhirat. Dia datang dan berada di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing, yang mengambil sekedar keperluannya, lalu akan segera kembali lagi ke negeri asalnya. Nabi shallallhu 'alaihi wasallam bersabda, "Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau (musafir) yang melewati suatu jalan." (HR. al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika qalbu seseorang sehat, maka dia akan mengembara menuju akhirat dan terus mendekat ke arahnya, sehingga seakan-akan dia telah menjadi penghuninya. Sedangkan bila qalbu tersebut sakit, maka dia terlena mementingkan dunia dan menganggapnya sebagai negeri abadi, sehingga jadilah dia ahli dan hambanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Mendorong Menuju Allah subhanahu wata'ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara tanda lain sehatnya qalbu adalah selalu mendorong si empunya untuk kembali kepada Allah subhanahu wata'ala dan tunduk kepada-Nya. Dia bergantung hanya kepada Allah, mencintai-Nya sebagaimana seseorang mencintai kekasihnya. Tidak ada kehidupan, kebahagiaan, kenikmatan, kesenangan kecuali hanya dengan ridha Allah, kedekatan dan rasa jinak terhadap-Nya. Merasa tenang dan tentram dengan Allah, berlindung kepada-Nya, bahagia bersama-Nya, bertawakkal hanya kepada-Nya, yakin, berharap dan takut kepada Allah semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka qalbu tersebut akan selalu mengajak dan mendorong pemiliknya untuk menemukan ketenangan dan ketentraman bersama Ilah sembahan nya. Sehingga tatkala itulah ruh benar-benar merasakan kehidupan, kenikmatan dan menjadikan hidup lain daripada yang lain, bukan kehidupan yang penuh kelalaian dan berpaling dari tujuan penciptaan manusia. Untuk tujuan menghamba kepada Allah subhanahu wata'ala inilah surga dan neraka diciptakan, para rasul diutus dan kitab-kitab diturunkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abul Husain al-Warraq berkata, "Hidupnya qalbu adalah dengan mengingat Dzat Yang Maha Hidup dan Tak Pernah Mati, dan kehidupan yang nikmat adalah kehidupan bersama Allah, bukan selain-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu terputusnya seseorang dari Allah subhanahu wata'ala lebih dahsyat bagi orang-orang arif yang mengenal Allah daripada kematian, karena terputus dari Allah adalah terputus dari al-Haq, sedang kematian adalah terputus dari sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Tidak Bosan Berdzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara sebagian tanda sehatnya qalbu adalah tidak pernah bosan untuk berdzikir mengingat Allah subhanahu wata'ala. Tidak pernah merasa jemu untuk mengabdi kepada-Nya, tidak terlena dan asyik dengan selain-Nya, kecuali kepada orang yang menunjukkan ke jalan-Nya, orang yang mengingatkan dia kepada Allah subhanahu wata'ala atau saling mengingatkan dalam kerangka berdzikir kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Menyesal jika Luput dari Berdzikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu yang sehat di antara tandanya adalah, jika luput dan ketinggalan dari dzikir dan wirid, maka dia sangat menyesal, merasa sedih dan sakit melebihi sedihnya seorang bakhil yang kehilangan hartanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Rindu Beribadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu yang sehat selalu rindu untuk menghamba dan mengabdi kepada Allah subhanahu wata'ala, sebagaimana rindunya seorang yang kelaparan terhadap makanan dan minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Khusyu' dalam Shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu yang sehat adalah jika dia sedang melakukan shalat, maka dia tinggalkan segala keinginan dan sesuatu yang bersifat keduniaan. Sangat memperhatikan masalah shalat dan bersegera melakukannya, serta mendapati ketenangan dan kenikmatan di dalam shalat tersebut. Baginya shalat merupakan kebahagiaan dan penyejuk hati dan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Kemauannya Hanya kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu yang sehat hanya satu kemauannya, yaitu kepada segala sesuatu yang diridhai Allah subhanahu wata'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Menjaga Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara tanda sehatnya qalbu adalah merasa kikir (sayang) jika waktunya hilang dengan percuma, melebihi kikirnya seorang yang pelit terhadap hartanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Introspeksi dan Memperbaiki Diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qalbu yang sehat senantiasa menaruh perhatian yang besar untuk terus memperbaiki amal, melebihi perhatian terhadap amal itu sendiri. Dia terus bersemangat untuk meningkat kan keikhlasan dalam beramal, mengharap nasihat, mutaba'ah (mengontrol) dan ihsan (seakan-akan melihat Allah subhanahu wata'ala dalam beribadah, atau selalu merasa dilihat Allah). Bersamaan dengan itu dia selalu memperhatikan pemberian dan nikmat dari Allah subhanahu wata'ala serta kekurangan dirinya di dalam memenuhi hak-hak-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian di antara beberapa fenomena dan karakteristik yang mengindikasikan sehatnya qalbu seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat disimpulkan bahwa qalbu yang sehat dan selamat adalah qalbu yang himmah (kemauannya) kepada sesuatu yang menuju Allah subhanahu wata'ala, mencintai-Nya dengan sepenuhnya, menjadikan-Nya sebagai tujuan. Jiwa raganya untuk Allah, amalan, tidur, bangun dan bicaranya hanyalah untuk-Nya. Dan ucapan tentang segala yang diridhai Allah lebih dia sukai daripada segenap pembicaran yang lain, pikirannya selalu tertuju kepada apa saja yang diridhai dan dicintai-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkhalwah (menyendiri) untuk mengingat Allah subhanahu wata'ala lebih dia sukai daripada bergaul dengan orang, kecuali dalam pergaulan yang dicintai dan diridhai-Nya. Kebahagiaan dan ketenangannya adalah bersama Allah, dan ketika dia mendapati dirinya berpaling kepada selain Allah, maka dia segera mengingat firman-Nya,&lt;br /&gt;"Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya." (QS. 89:27-28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia selalu mengulang-ulang ayat tersebut, dengan harapan dia akan mendengarkannya nanti pada hari Kiamat dari Rabbnya. Maka akhirnya qalbu tersebut di hadapan Ilah dan Sesembahannya yang Haq akan terwarnai dengan sibghah (celupan) sifat kehambaan. Sehingga jadilah abdi sejati sebagai sifat dan karakternya, ibadah menjadi kenikmatannya bukan beban yang memberatkan. Dia melakukan ibadah dengan rasa suka, cinta dan kedekatan kepada Rabbnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika disodorkan kepadanya perintah atau larangan dari Rabbnya, maka hatinya mengatakan, "Aku penuhi panggilan-Mu, aku penuhi dengan suka cita, sesungguhnya aku mendengarkan, taat dan akan melakukannya. Engkau berhak dan layak mendapatkan semua itu, dan segala puji kembali hanya kepada-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ada takdir menimpanya maka dia mengatakan, " Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, miskin dan membutuhkan-Mu, aku hamba-Mu yang fakir, lemah tak berdaya. Engkau adalah Rabbku yang Maha Mulia dan Maha Penyayang. Aku tak mampu untuk bersabar jika Engkau tidak menolongku untuk bersabar, tidak ada kekuatan bagiku jika Engkau tidak menanggungku dan memberiku kekuatan. Tidak ada tempat bersandar bagiku kecuali hanya kepada-Mu, tidak ada yang dapat memberikan pertolongan kepadaku kecuali hanya Engkau. Tidak ada tempat berpaling bagiku dari pintu-Mu, dan tidak ada tempat untuk berlari dari-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mempersembahkan segalanya hanya untuk Allah subhanahu wata'ala, dan dia hanya bersandar kepada-Nya. Apabila menimpanya sesuatu yang tidak dia sukai maka dia berkata, "Rahmat telah dihadiahkan untukku, obat yang sangat bermanfaat dari Dzat Pemberi Kesembuhan yang mengasihiku." Jika dia kehilangan sesuatu yang dia sukai, maka dia berkata, "Telah disingkirkan keburukan dari sisiku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah subhanahu wata'ala memperbaiki qalbu kita semua, dan menjaganya dari penyakit-penyakit yang merusak dan membinasakan, Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Mawaridul Aman al Muntaqa min Ighatsatil Lahfan fi Mashayid asy-Syaithan, penyusun Syaikh Ali bin Hasan bin Ali al-Halabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : alsofwah.or.id&lt;br /&gt;Disampaikan oleh Sdr. Syafruddin Yahya @ Discussiion Board&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6297367752945267173?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6297367752945267173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6297367752945267173' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6297367752945267173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6297367752945267173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/05/mendeteksi-sehatnya-qalbu.html' title='Mendeteksi Sehatnya Qalbu'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-5263514831921606551</id><published>2009-05-23T11:33:00.000+07:00</published><updated>2009-05-23T11:39:26.142+07:00</updated><title type='text'>JANGAN BERSEDIH</title><content type='html'>Jangan bersedih…&lt;br /&gt;Karena qadha’ telah ditetapkan,&lt;br /&gt;Takdir pasti terjadi,&lt;br /&gt;Pena-pena telah mengering,&lt;br /&gt;Lembaran-lembaran catatan ketentuanpun telah dilipat,&lt;br /&gt;Dan semua perkara telah habis ditetapkan.&lt;br /&gt;Betapapun, kesedihan Anda tidak akan mengajukan atau mengundurkan kenyataan yang akan terjadi&lt;br /&gt;Dan tidak pula akan menambahkan atau menguranginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jangan bersedih....&lt;br /&gt;Sebab kesedihan itu akan mendorong Anda untuk menghentikan putaran roda zaman,&lt;br /&gt;Mengikat matahari agar tak terbit,&lt;br /&gt;Memutar jarum jam kembali ke masa lalu,&lt;br /&gt;Berjalan ke belakang,&lt;br /&gt;Dan membawa air sungai kembali ke sumbernya semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan bersedih....&lt;br /&gt;Sebab rasa sedih itu laksana angin puyuh yang hanya akan mengacaukan arah angin,&lt;br /&gt;Membuat air bah dimana-mana,&lt;br /&gt;Mengubah cuaca langit,&lt;br /&gt;Dan menghancurkan bunga-bunga nan indah di taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan bersedih…&lt;br /&gt;Sebab orang yang bersedih itu ibarat seorang wanita yang mengurai pintalan tenun setelah kuat pintalannya,&lt;br /&gt;Ibarat seorang yang meniup wadah yang berlubang,&lt;br /&gt;Dan ibarat seseorang yang menulis di atas air dengan tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan bersedih...&lt;br /&gt;Sebab usia Anda yang sebenarnya adalah kebahagiaan dan ketenangan hati Anda.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu; jangan habiskan usia Anda dalam kesedihan,&lt;br /&gt;Jangan boroskan malam-malam Anda dalam kecemasan,&lt;br /&gt;Jangan berikan menit-menit Anda untuk kegundahan,&lt;br /&gt;Dan jangan berlebihan dalam menyia-nyiakan hidup,&lt;br /&gt;Sebab Allah tidak suka terhadap orang-orang yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari Buku LA TAHZAN Karangan Dr. Sa'id Al-Qorni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-5263514831921606551?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/5263514831921606551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=5263514831921606551' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5263514831921606551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5263514831921606551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/05/jangan-bersedih.html' title='JANGAN BERSEDIH'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-5467805907023092523</id><published>2009-04-28T16:28:00.001+07:00</published><updated>2009-04-28T17:11:36.001+07:00</updated><title type='text'>Jadi Pemuda Berkualitas? Siapa Takut?</title><content type='html'>Jadi Pemuda Berkualitas? Siapa Takut? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setiap hari kami saksikan kesadisan&lt;br /&gt;di luar logika,&lt;br /&gt;juga pertikaian yang  tak selesai&lt;br /&gt;diiringi goyang bor  patah-patah,&lt;br /&gt;gosip para selebriti&lt;br /&gt;serta gentayangan para hantu&lt;br /&gt;setiap jamnya&lt;br /&gt;Kami larut dalam kisah cinta&lt;br /&gt;anak sekolah berseragam putih merah&lt;br /&gt;putih biru dan putih abu-abu&lt;br /&gt;sambil menertawakan si Yoyo, Cecep, Sin Chan, dan bidadari,&lt;br /&gt;lalu sibuk mendukung bintang baru lewat SMS&lt;br /&gt;Dari pagi sampai malam&lt;br /&gt;kami menghafal televisi&lt;br /&gt;kami cerna kelicikan, darah, goyangan,&lt;br /&gt;dan semua jenis hantu&lt;br /&gt;sambil mendebukan buku-buku&lt;br /&gt;Di sekolah, guru bertanya&lt;br /&gt;tentang cita-cita&lt;br /&gt;dan sambil menguap panjang&lt;br /&gt;kami menjawab&lt;br /&gt;Kami ingin jadi orang paling berguna bagi negeri ini&lt;br /&gt;seperti yang pernah dinasihatkan&lt;br /&gt;orangtua, guru, pejabat, politisi, ulama, dan selebriti kami di televisi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(“Anak Televisi”, oleh Abdurahman Faiz)&lt;br /&gt;Sebuah puisi yang cukup menohok dan menghenyakkan saya. Betapa tidak? Faiz, peyair yang masih duduk di Sekolah Dasar tersebut, sudah dapat meluncurkan kata-kata sederhana tapi tajam tentang sosok anak-anak muda Indonesia sekarang. Sebuah hal yang bahkan saya kurang sadari... bahwa saat ini yang hilang dari mayoritas pemuda Indonesia, terutama pemuda Islam, adalah semangat dan kesungguhannya untuk benar-benar menjadi orang paling berguna bagi negeri dan pemuda berkualitas. Bukan lagi sekedar kata-kata hafalan tanpa makna seperti yang disinggung Faiz dalam puisi di atas , “...sambil menguap panjang kami menjawab, kami ingin jadi orang paling berguna bagi negeri ini, seperti yang pernah dinasihatkan orangtua, guru, pejabat, politisi, ulama, dan selebriti kami di televisi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut memang benar adanya. Banyaknya artikel-artikel di media cetak tentang kenakalan anak muda. Mereka lebih memilih mencari kesenangan pribadi daripada memberikan kesenangan dan manfaat kepada orang lain.  Pemuda  lebih suka menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer memainkan game favorit nya  daripada memanfaatkannya untuk menghasilkan suatu karya yang lebih bermanfaat bagi orang banyak, ataui terhipnotis dengan acara televisi selama berjam-jam daripada melakukan  amal shaleh. Kalau pemuda Islamnya seperti ini, bagaimana nasib umat Islam nantinya?  Rasulullah SAW mengisyaratkan bahwa pemuda adalah salah satu dari lima pilar yang dibutuhkan untuk membangun negara tangguh selain pemimpin yang adil, ulama, wanita solehah, dan ummat yang baik. Seharusnya, kita sebagai pemuda/i Islam merasa tersanjung dengan hal tersebut kemudian berusaha melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya.  Dalam diri anak-anak muda terkumpul semangat besar, daya serap dan pikir yang cepat juga fisik yang masih prima. Karena peranan pemuda yang strategis itulah,  Soekarno sampai berani mengatakan sesuatu yang masih dikenang dunia hingga sekarang, “Berikan kepadaku 1000 orang tua, aku sanggup mencabut Semeru dari uratnya.  Tapi, berikan kepadaku 10 pemuda maka aku sanggup menggoncangkan dunia.”&lt;br /&gt;Jika semua pemuda Islam di Indonesia bertekad untuk menjadi pemuda berkualitas, impian akan kejayaan Islam dan ketangguhan negara Indonesia nantinya, besar kemungkinan akan terwujud. Karena di hadapan kita – bisa jadi – akan muncul lagi pemuda-pemuda tangguh yang mengikuti jejak Abu Bakar, Ali bin Abi Thalib, Mus’ab bin Umair; pemuda Yahya Ayyash, Imad Aqdil, Izzudin Al Qasam, dan pemuda-pemuda lainnya.  Kita merindukan para pemuda yang berseru ..&lt;br /&gt;“Kita adalah pemuda Islam yang setiap kali jantung berdetak selalu terpompakan oleh semangat aqidah…. yang menjadikan Allah sebagai tujuan, al-qur’an dan As-Sunnah sebagai pedoman, Rasulullah Saw sebagai tauladan dan syahid adalah cita-cita perjuangan.  Allahuakbar…!!“&lt;br /&gt;(leni.csui05.org)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-5467805907023092523?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/5467805907023092523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=5467805907023092523' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5467805907023092523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5467805907023092523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/04/jadi-pemuda-berkualitas-siapa-takut.html' title='Jadi Pemuda Berkualitas? Siapa Takut?'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-4178262835957333313</id><published>2009-04-23T13:32:00.000+07:00</published><updated>2009-04-23T13:37:08.691+07:00</updated><title type='text'>Ibu Maafkan Aku...</title><content type='html'>Sahabat Hikmah...&lt;br /&gt;Kita telah dilahirkan oleh Ibu kita&lt;br /&gt;dengan perjuangan antara hidup dan mati...&lt;br /&gt;Sudahkah kita BERBUAT sesuai yang diharapkannya...&lt;br /&gt;untuk orang tua, untuk keluarga, untuk bangsa, negara dan agama?&lt;br /&gt;Apakah KEBERADAAN kita sudah sebanding dengan perjuangannya ...?&lt;br /&gt;Ataukah sebaliknya kita sudah mengecewakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita mengambil sebuah tulisan berikut...&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IBU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika seorang anak menghampiri ibunya di dapur..&lt;br /&gt;ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya...&lt;br /&gt;Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan lap.&lt;br /&gt;Ia pun mebacanya dan inilah tulisannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memotong rumput 5.000 rupiah&lt;br /&gt;Untuk membersihkan tempat tidur 1.000 rupiah&lt;br /&gt;Untuk pergi ke toko disuruh ibu 1.000 rupiah&lt;br /&gt;Untuk menjaga adik waktu ibu belanja 3.000 rupiah&lt;br /&gt;Untuk membuang sampah 1.000 rupiah&lt;br /&gt;Untuk nilai bagus 10.000 rupiah&lt;br /&gt;Untuk membersihkan dan menyapu halaman 5.000 rupiah&lt;br /&gt;Jadi total jumlah hutang ibu adalah 26.000 rupiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ibu memandangi anaknya dengan penuh harap..&lt;br /&gt;berbagai kenangan terlintas dalam benak sang ibu..&lt;br /&gt;lalu ia mengambil pulpen,&lt;br /&gt;membalikan kertasnya dan inilah yang ia tuliskan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sembilan bulan ibu mengandung kamu, gratis&lt;br /&gt;Untuk semua malam ibu menemani kamu, gratis&lt;br /&gt;Untuk mengobati kamu dan mendoakan kamu, gratis&lt;br /&gt;Untuk semua saat susah dan airmata dalam mengurus kamu, gratis&lt;br /&gt;Untuk semua mainan, makanan dan baju, gratis&lt;br /&gt;Kalau dijumlahkan semuanya..&lt;br /&gt;harga cinta ibu adalah gratis..&lt;br /&gt;semuanya GRATIS...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai membaca apa yang ditulis ibunya,&lt;br /&gt;Sang anak pun BERLINANG AIR MATA dan menatap ibunya dan berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bu, aku SAYANG SEKALI sama ibu”&lt;br /&gt;Kemudian ia mengambil pulpen&lt;br /&gt;dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar ”LUNAS”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih senantiasa teringat dalam benak kami...&lt;br /&gt;Ketika kami muda betapa Ibunda ingin MEMELUK kami ...&lt;br /&gt;tapi kami MENGUNCI kamar kami.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebagian dari kami lulus SMA Ibu MENANGIS TERHARU.....&lt;br /&gt;tapi kami malah BERPESTA dengan teman-teman kami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka membayar uang kuliah dan MENGANTAR kami kuliah pertama...&lt;br /&gt;tapi kami malah minta diturunkan di gerbang kampus karena MALU sama teman-teman kami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika beliau bertanya”dari mana saja seharian pergi...”&lt;br /&gt;sebagai jawaban..”Ah Ibu cerewet amat sih, mau tahu aja urusan orang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka MEMBANTU biaya pernikahan...&lt;br /&gt;akan tetapi malah kami menjauh pindah beratus kilometer darinya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia memberi nasehat cara merawat bayi...&lt;br /&gt;tetapi kami berkomentar ”Maaf Bu zaman sudah berubah...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka memendam rindu ingin bertemu kami...&lt;br /&gt;akan tetapi apa jawaban kami ”Maaf Bu kami sibuk dengan urusan kami.....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di Usia mereka LANJUT dan SAKIT-SAKITAN&lt;br /&gt;sehingga memerlukan PERAWATAN....&lt;br /&gt;sebagai gantinya kami malah membaca pengaruh negatif orangtua yang menumpang di rumah cucu-cucunya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga ketika sebagian dari orangtua kami Engkau Panggil....&lt;br /&gt;Baru terasa seperti sebuah PALU GODAM yang meremukan hati kami...&lt;br /&gt;ternyata kami BELUM MELAKUKAN APAPUN untuk kedua orangtua kami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika beliau masih ADA,&lt;br /&gt;jangan lupa memeberikan KASIH SAYANGMU lebih dari yang pernah kau berikan selama ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika beliau sudah TIADA,&lt;br /&gt;ingatlah kasih sayang dan cintanya yang tulus tanpa syarat kepadamu..&lt;br /&gt;janganlah lupa untuk senantiasa melantunkan DOA kepadanya disetiap waktumu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu...&lt;br /&gt;Ya Allah ampunilah kedurhakaan kami...&lt;br /&gt;Ya Allah senantiasa perbaiki akhlak kami...&lt;br /&gt;Ya Allah rahmatillah senantiasa orangtua kami.&lt;br /&gt;Ya Allah cintailah...kasihilah...sayangilah mereka&lt;br /&gt;sebagaimana mereka demikian sayang kepada kami sewaktu kami kecil.........&lt;br /&gt;(Dari milis sebelah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian semoga kita tersadarkan...&lt;br /&gt;KEBERADAAN kita di dunia harus BERARTI...&lt;br /&gt;Terutama untuk IBU TERCINTA....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-4178262835957333313?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/4178262835957333313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=4178262835957333313' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4178262835957333313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4178262835957333313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/04/ibu-maafkan-aku.html' title='Ibu Maafkan Aku...'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-1819248347623290518</id><published>2009-04-18T11:50:00.001+07:00</published><updated>2009-04-18T13:11:34.174+07:00</updated><title type='text'>nikmat Allah dalam 1 detik</title><content type='html'>&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Benar kata pepatah, janganlah kita menyia-nyiakan waktu, membuang-buang waktu, rugi! Nampaknya sepele ya waku 1 detik, padahal dengan 1 detik itu, cahaya bisa mengelilingi bumi sebanyak 7.5 kali&lt;br /&gt;1 detik itu bumi telah berputar pada porosnya sejauh 1,600 km lebih, atau sejauh 170,000 km bumi ini melayang di angkasa mengelilingi matahari. &lt;br /&gt;Fantastis kan? Itu hanya 1 detik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap detik..&lt;br /&gt;8 juta sel ditubuh kita mati...&lt;br /&gt;dan Allah menciptakan 8 juta sel baru untuk menggantikannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap detik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-1819248347623290518?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/1819248347623290518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=1819248347623290518' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1819248347623290518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1819248347623290518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/04/nikmat-allah-dalam-1-detik.html' title='nikmat Allah dalam 1 detik'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-5524426010578270326</id><published>2009-04-15T14:15:00.000+07:00</published><updated>2009-04-15T14:16:08.891+07:00</updated><title type='text'>ikhlas</title><content type='html'>KEKUATAN IKHLAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hikmah&lt;br /&gt;Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh&lt;br /&gt;Salam sejahtera untuk kita semua...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Hikmah...Semoga Allah mengaruniakan kepada kita semua hati yang selalu ikhlas.&lt;br /&gt;Karena ….betapapun kita melakukan sesuatu hingga bersimbah peluh,&lt;br /&gt;berkuah keringat, habis tenaga dan terkuras pikiran,&lt;br /&gt;kalau tidak IKHLAS melakukannya…tidak akan ada NILAInya di hadapan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertempur melawan musuh,&lt;br /&gt;tapi kalau hanya ingin disebut sebagai pahlawan,&lt;br /&gt;ia tidak memiliki nilai apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menafkahkan seluruh harta kalau hanya ingin disebut sebagai dermawan,&lt;br /&gt;ia pun tidak akan memiliki nilai apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengumandangkan adzan setiap waktu shalat,&lt;br /&gt;tapi selama adzan bukan Allah yang dituju,&lt;br /&gt;hanya sekedar ingin memamerkan keindahan suara supaya menjadi juara adzan atau menggetarkan hati seseorang,&lt;br /&gt;maka itu hanya teriakan-teriakan yang tidak bernilai di hadapan Allah, tidak bernilai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas, terletak pada NIAT HATI.&lt;br /&gt;Luar biasa sekali pentingnya niat ini, karena NIAT adalah PENGIKAT AMAL.&lt;br /&gt;Orang-orang yang tidak pernah memperhatikan niat yang ada di dalam hatinya,&lt;br /&gt;siap-siaplah untuk membuang waktu, tenaga, dan harta dengan tiada arti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keikhlasan seseorang benar-benar menjadi AMAT PENTING&lt;br /&gt;dan akan membuat hidup ini sangat mudah, indah, dan jauh lebih bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah IKHLAS itu?&lt;br /&gt;Orang yang ikhlas adalah org yang tidak menyertakan KEPENTINGAN PRIBADI&lt;br /&gt;atau IMBALAN DUNIAWI dari apa yang dpt ia lakukan.&lt;br /&gt;Konsentrasi org yang ikhlas cuma satu,&lt;br /&gt;yaitu bagaimana agar apa yang dilakukannya DITERIMA oleh Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ketika sedang memasukan uang ke dalam kotak infaq,&lt;br /&gt;maka fokus pikiran kita tidak ke kiri dan ke kanan,&lt;br /&gt;tapi pikiran kita terfokus bagaimana agar uang yang dinafkahkan itu diterima di sisi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang dilakukan kalau KONSENTRASI kita HANYA kepada Allah, itulah ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan Imam Ali …&lt;br /&gt;bahwa orang yang ikhlas adalah orang yang MEMUSATKAN PIKIRANNYA&lt;br /&gt;agar setiap amalnya diterima oleh Allah.&lt;br /&gt;Seorang pembicara yang tulus tidak perlu merekayasa kata-kata agar penuh pesona,&lt;br /&gt;tapi ia akan mengupayakan setiap kata yang diucapkan&lt;br /&gt;benar-benar menjadi kata yang DISUKAI oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.&lt;br /&gt;Bisa dipertanggungjawabkan artinya.&lt;br /&gt;Selebihnya TERSERAH Allah.&lt;br /&gt;Kalau ikhlas…. walaupun sederhana kata-kata kita,&lt;br /&gt;Allah-lah yang kuasa menghujamkannya kepada setiap qalbu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jangan terjebak oleh rekayasa-rekayasa.&lt;br /&gt;Allah sama sekali tidak membutuhkan rekayasa apapun dari manusia.&lt;br /&gt;Allah Mahatahu segala LINTASAN HATI, Mahatahu segalanya!&lt;br /&gt;Makin BENING, makin BERSIH, semuanya semata-mata KARENA Allah,&lt;br /&gt;maka KEKUATAN Allah yang akan menolong segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah apa yang didapat dari seorang hamba yang ikhlas itu?&lt;br /&gt;Seorang hamba yang ikhlas akan merasakan KETENTRAMAN JIWA, KETENANGAN BATIN.&lt;br /&gt;Betapa tidak?&lt;br /&gt;Karena ia TIDAK DIPERBUDAK oleh penantian untuk mendapatkan PUJIAN, PENGHARGAAN DAN IMBALAN.&lt;br /&gt;Kita tahu bahwa penantian adalah suatu hal yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;Begitu pula menunggu diberi pujian, juga menjadi sesuatu yang tidak nyaman.&lt;br /&gt;Lebih getir lagi kalau yang kita lakukan ternyata tidak dipuji, pasti kita akan kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagi seorang hamba yang ikhlas,&lt;br /&gt;ia tidak akan pernah mengharapkan apapun dari siapapun,&lt;br /&gt;karena KENIKMATAN baginya BUKAN dari MENDAPATKAN,&lt;br /&gt;tapi dari apa yang bisa DIPERSEMBAHKAN.&lt;br /&gt;Jadi kalau saudara mengepel lantai dan di dalam hati mengharap pujian,&lt;br /&gt;tidak usah heran jikalau nanti yang datang justru malah cibiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak usah heran pula kalau kita tidak ikhlas akan banyak kecewa dalam hidup ini.&lt;br /&gt;Orang yang tidak ikhlas akan banyak tersinggung dan terkecewakan karena ia memang terlalu banyak berharap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya biasakanlah kalau sudah berbuat sesuatu,&lt;br /&gt;kita lupakan perbuatan itu.&lt;br /&gt;Kita titipkan saja di sisi Allah yang pasti aman.&lt;br /&gt;Jangan pula disebut-sebut, diingat-ingat, nanti malah berkurang pahalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, dimanakah letak KEKUATAN hamba-hamba Allah yang ikhlas?&lt;br /&gt;Seorang hamba yang ikhlas akan memiliki kekuatan ruhiyah yang besar.&lt;br /&gt;Ia seakan-akan menjadi pancaran energi yang melimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keikhlasan seorang hamba Allah dapat dilihat pula dari raut muka, tutur kata, serta gerak-gerik perilakunya.&lt;br /&gt;Kita akan merasa aman bergaul dengan orang yang ikhlas.&lt;br /&gt;Kita tidak curiga akan ditipu, kita tidak curiga akan dikecoh olehnya.&lt;br /&gt;Dia benar-benar bening dari berbuat rekayasa.&lt;br /&gt;Setiap tumpahan kata-kata dan perilakunya tidak ada yang tersembunyi.&lt;br /&gt;Semua itu ia lakukan tanpa mengharap apapun dari orang yang dihadapinya,&lt;br /&gt;yang ia harapakan hanyalah memberikan yang terbaik untuk siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh akan nikmat bila bergaul dengan seorang hamba yang ikhlas.&lt;br /&gt;Setiap kata-katanya tidak akan bagai pisau yang akan mengiris hati.&lt;br /&gt;Perilakunya pun tidak akan menyudutkan dan menyempitkan diri.&lt;br /&gt;Tidak usah heran jikalau orang ikhlas itu punya daya gugah dan daya ubah yang begitu dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala Allah SWT menciptakan BUMI, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana GUNUNG dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjawab, "Ada, yaitu BESI" (Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yang terbuat dari besi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para malaikat pun kembali bertanya, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Mahasuci menjawab, "Ada, yaitu API" (Besi, bahkan baja bisa menjadi cair, lumer, dan mendidih setelah dibakar bara api).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertanya kembali para malaikat, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Mahaagung menjawab, "Ada, yaitu AIR" (Api membara sedahsyat apapun, niscaya akan padam jika disiram oleh air).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?" Kembali bertanya para malaikta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Mahatinggi dan Mahasempurna menjawab, "Ada, yaitu ANGIN" (Air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimbah dan menghempas karang, atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya para malaikat pun bertanya lagi, "Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah yang Mahagagah dan Mahadahsyat kehebatan-Nya menjawab, "Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya TIDAK MENGETAHUINYA."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, orang yang paling hebat, paling kuat, dan paling dahsyat adalah orang yang bersedekah tetapi tetap mampu menguasai dirinya, sehingga sedekah yang dilakukannya bersih, tulus, dan IKHLAS tanpa ada unsur pamer ataupun keinginan untuk diketahui orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah gambaran yang Allah berikan kepada kita bagaimana seorang hamba yang ternyata mempunyai kekuatan dahsyat adalah hamba yang bersedekah, tetapi tetap dalam kondisi ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setan pun dia menyerah menghadapi orang yang IKHLAS (MUKHLIS)…&lt;br /&gt;Firman Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma`siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka". Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).&lt;br /&gt;(QS 15:39-41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;Ogy Febri Adlha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-5524426010578270326?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/5524426010578270326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=5524426010578270326' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5524426010578270326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5524426010578270326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/04/ikhlas.html' title='ikhlas'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-3732625154242578463</id><published>2009-03-27T10:56:00.003+07:00</published><updated>2009-03-27T11:13:22.357+07:00</updated><title type='text'>bukan milikku..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/ScxP-1O0EiI/AAAAAAAAACA/63dPeS0TuX0/s1600-h/DSC03966.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/ScxP-1O0EiI/AAAAAAAAACA/63dPeS0TuX0/s320/DSC03966.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317713200877408802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Anugerah Gusti Allah" (WS Rendra) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sering kali aku berkata,&lt;br /&gt;Ketika orang memuji milikku,&lt;br /&gt;Bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,&lt;br /&gt;Bahwa mobilku hanya titipanNya,&lt;br /&gt;Bahwa rumahku hanya titipanNya,&lt;br /&gt;Bahwa hartaku hanya titipanNya,&lt;br /&gt;Bahwa putraku hanya titipanNya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi,&lt;br /&gt;Mengapa aku tak pernah bertanya,&lt;br /&gt;Mengapa Dia menitipkan padaku?&lt;br /&gt;Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?&lt;br /&gt;Dan kalau bukan milikku,&lt;br /&gt;Apa yang harus kulakukan untuk milikNya ini?&lt;br /&gt;Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?&lt;br /&gt;Mengapa hatiku justru terasa berat,&lt;br /&gt;Ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diminta kembali,&lt;br /&gt;Kusebut itu sebagai musibah,&lt;br /&gt;Kusebut itu sebagai ujian,&lt;br /&gt;Kusebut sebagai petaka,&lt;br /&gt;Kusebut dengan panggilan apa saja&lt;br /&gt;untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku berdoa,&lt;br /&gt;Kuminta titipan yang cocok dengan nafsuku,&lt;br /&gt;Aku ingin lebih banyak harta,&lt;br /&gt;Ingin lebih banyak mobil,&lt;br /&gt;Lebih banyak popularitas,&lt;br /&gt;Dan kutolak sakit,&lt;br /&gt;Kutolak kemiskinan,&lt;br /&gt;Seolah semua ”derita” adalah hukuman bagiku,&lt;br /&gt;Seolah keadilan dan kasihNya harus berjalan seperti matematika:&lt;br /&gt;Aku rajin ibadah, maka selayaknya derita menjauh dariku,&lt;br /&gt;Dan nikmat dunia kerap menghampiriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,&lt;br /&gt;Dan bukan kekasih.&lt;br /&gt;Kuminta Dia membalas ”perlakuan baikku”,&lt;br /&gt;Dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gusti,&lt;br /&gt;Padahal tiap hari kuucapkan ,&lt;br /&gt;Hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ketika langit bumi bersatu,&lt;br /&gt;bencana dan keberuntungan sama saja”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-3732625154242578463?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/3732625154242578463/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=3732625154242578463' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3732625154242578463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3732625154242578463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/03/anugerah-gusti-allah.html' title='bukan milikku..'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/ScxP-1O0EiI/AAAAAAAAACA/63dPeS0TuX0/s72-c/DSC03966.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-2935822350107927233</id><published>2009-03-24T10:14:00.001+07:00</published><updated>2009-03-24T10:14:49.461+07:00</updated><title type='text'>Pemuda Harapan Islam</title><content type='html'>Al-Quran  banyak  mengisahkan  perjuangan para Nabi dan Rasul a.s yang&lt;br /&gt;kesemuanya  adalah  orang-orang terpilih daripada kalangan pemuda yang&lt;br /&gt;berusia  sekitar  empat puluhan. Bahkan ada diantara mereka yang telah&lt;br /&gt;diberi kemampuan untuk berdepat dan berdialog sebelum umurnya genab 18&lt;br /&gt;tahun.  Berkata  Ibnu Abbas r.a.  Tak ada seorang nabi pun yang diutus&lt;br /&gt;Allah,  melainkan  ia  dipilih  di kalangan pemuda sahaja (yakni 30-40&lt;br /&gt;tahun).  Begitu  pula  tidak  seorang   Alim  pun  yang  diberi  ilmu,&lt;br /&gt;melainkan  ia  (hanya)  dari  kalangan  pemuda .  Kemudian  Ibnu Abbas&lt;br /&gt;membaca  firman  Allah  swt:   Mereka berkata: Kami dengan ada seorang&lt;br /&gt;pemuda  yang  mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim: Qs. Al&lt;br /&gt;Anbiyaa:60, Tafsir Ibnu Katsir III/183).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang  Nabi  Ibrahim, Al-Quran lebih jauh menceritakan bahawa beliau&lt;br /&gt;telah  berdebat  dengan  kaumnya,  menentang peribadatan mereka kepada&lt;br /&gt;patung-patung.  Saat  itu beliau belum dewasa. Sebagaimana firman-Nya:&lt;br /&gt; Dan  sesungguhnya  Kami  telah  memberikan  kepada Ibrahim kepandaian&lt;br /&gt;sejak dahulu (sebelum mencapai remajanya) dan Kami lenal kemahirannya.&lt;br /&gt;Ketika  dia  berkata: Sungguh  kalian  dan  bapak-bapak  kalian  dalam&lt;br /&gt;kesesatan   yang  nyata .  Mereka  menjawab:   Apakah  engkau  membawa&lt;br /&gt;kebenaran  kepada  kami,  ataukah  engkau  seorang  yang  bermain-main&lt;br /&gt;sahaja? Dia berkata: Tidak! Tuhan kamu adalah yang memiliki langit dan&lt;br /&gt;bumi yang diciptakan oleh-Nya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat&lt;br /&gt;memberikan bukti atas yang demikian itu . Qs. Al Anbiyaa:51-56.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu  ditekankan bahawa para Nabi a.s itu hanya diutus untuk mengubah&lt;br /&gt;keadaan,  sehingga setiap Nabi yang diutus adalah orang-orang terpilih&lt;br /&gt;dan  hanya daripada kalangan pemuda (syabab) sahaja. Bahkan kebanyakan&lt;br /&gt;daripada  pengikut  mereka  daripada  kalangan  pemuda  juga (meskipun&lt;br /&gt;begitu ada juga pengikut mereka itu terdiri daripada mereka yang sudah&lt;br /&gt;tua  dan  juga yang masih kanak-kanak.  Ashabul Kahfi , yang tergolong&lt;br /&gt;sebagai  pengikut  nabi  Isa  a.s  adalah sekelompok adalah sekelompok&lt;br /&gt;anak-anak  muda  yang  usianya  masih muda lagi yang mana mereka telah&lt;br /&gt;menolak  untuk  kembali  keagama  nenek  moyang mereka yakni menyembah&lt;br /&gt;selain  Allah.  Disebabkan  bilangan  mereka yang sedikit (hanya tujuh&lt;br /&gt;orang),  mereka  telah  bermuafakat  untuk  mengasingkan diri daripada&lt;br /&gt;masyarakat  dan berlindung di dalam sebuah gua. Fakta ini diperkuatkan&lt;br /&gt;oleh   Al-Quran  di  dalam  surah  Al-Kahfi  ayat  9-26,  diantaranya:&lt;br /&gt; (Ingatlah)  tatkala  pemuda-pemuda  itu  mencari  tempat perlindungan&lt;br /&gt;(gua) lalu berdoa:  Wahai uhan kami berikanlah rahmat depada kami dari&lt;br /&gt;sisi-Mu  dan  tolonglah  kami  dalam menempuh langkah yang tepat dalam&lt;br /&gt;urusan  kami (ini) (10) Kami ceritakan kisah mereka kepadamu (Muhammad&lt;br /&gt;saw)  dengan  sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda&lt;br /&gt;yang  beriman kepada Tuhan mereka (Sang Pencipta) dan Kami beri mereka&lt;br /&gt;tambahan pimpinan (iman, taqwa, ketetapan hati dan sebagainya) (13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Junjungan  kita  Nabi  Muhammad  saw  diangkat  menjadi  Rasul tatkala&lt;br /&gt;baginda  berumur  40  tahun.  Pengikut-pengikut  baginda pada generasi&lt;br /&gt;pertama  kebanyakannya  juga daripada kalangan pemuda, bahkan ada yang&lt;br /&gt;masih  kecil.  Usia  para  pemuda  Islam yang dibina pertama kali oleh&lt;br /&gt;Rasulullah  saw  di Daarul Arqaam pada tahap pembinaan, adalah sebagai&lt;br /&gt;berikut: yang paling muda adalah 8 tahun, iaitu Ali bin Abi Thalib dan&lt;br /&gt;Az-Zubair  bin  Al-Awwam,  Thalhah bin Ubaidillah, 11 tahun, Al Arqaam&lt;br /&gt;bin  Abil  Arqaam  12  tahun,  Abdullah  bin Mazh un berusia 17 tahun,&lt;br /&gt;Ja far  bin  Abi  Thalib 18 tahun, Qudaamah bin Abi Mazh un berusia 19&lt;br /&gt;tahun,  Said  bin  Zaid  dan Shuhaib Ar Rumi berusia dibawah 20 tahun,&lt;br /&gt; Aamir  bin  Fahirah 23 tahun, Mush ab bin  Umair dan Al Miqdad bin al&lt;br /&gt;Aswad  berusia  24  tahun, Abdullah bin al Jahsy 25 tahun, Umar bin al&lt;br /&gt;Khathab  26  tahun,  Abu  Ubaidah Ibnuk Jarrah dan  Utbah bin Rabi ah,&lt;br /&gt; Amir  bin  Rabiah,  Nu aim  bin  Abdillah,     Usman bin Mazh un, Abu&lt;br /&gt;Salamah, Abdurrahman bin Auf dimana kesemuanya sekitar 30 tahun, Ammar&lt;br /&gt;bin Yasir diantara 30-40 tahun, Abu Bakar Ash Shiddiq 37 tahun. Hamzah&lt;br /&gt;bin  Abdul  Muththalib 42 tahun dan  Ubaidah bin Al Harith yang paling&lt;br /&gt;tua diantara mereka iaitu 50 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah  ratusan  ribu  lagi  para  pejuang  Islam yang terdiri daripada&lt;br /&gt;golongan  pemuda.  Mereka memperjuangkan dakwah Islam, menjadi pembawa&lt;br /&gt;panji-panji  Islam,  serta merekalah yang akan kedepan menjadi benteng&lt;br /&gt;pertahanan  ataupun  serangan  bagi  bala  tentera  Islam  dimasa nabi&lt;br /&gt;ataupun  sesudah  itu.  Mereka  secara  keseluruhannya adalah daripada&lt;br /&gt;kalangan  pemuda,  bahkan ada diantara mereka adalah remaja yang belum&lt;br /&gt;atau  baru  dewasa.  Usamah  bin  Zaid  dianggat oleh Nabi saw sebagai&lt;br /&gt;komander  untuk  memimpin  pasukan kaum muslimin menyerbu wilayah Syam&lt;br /&gt;(saat itu merupakan wilayah Rom) dalam usia 18 tahun. Padahal diantara&lt;br /&gt;prajuritnya terdapat orang yang lebih tua daripada Usamah, seperti Abu&lt;br /&gt;Bakar, Umar bin Khathab dan lain-lainnya. Abdullah bin Umar pula telah&lt;br /&gt;memiliki  semangat juang yang bergelora umntuk berperang sejak berumur&lt;br /&gt;13  tahun.  Ketika Rasulullah saw sedang mempersiapkan barisan pasukan&lt;br /&gt;pada  perang  Badar, Ibnu Umar bersama al Barra  datang kepada baginda&lt;br /&gt;seraya meminta agar diterima sebagai prajurit. Saat itu Rasulullah saw&lt;br /&gt;menolak  kedua  pemuda  kecil itu. Tahun berikutnya, pada perang Uhud,&lt;br /&gt;keduanya  datang  lagi,  tapi  yang diterima hanya Al barra . Dan pada&lt;br /&gt;perang  Al  Ahzab  barulah  Nabi  menerima  Ibnu  Umar sebagai anggota&lt;br /&gt;pasukan kaum muslimin (Shahih Bukhari VII/266 dan 302).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat satu peristiwa yang sangat menarik untuk renungan para pemuda&lt;br /&gt;di zaman ini. Peristiwa ini selengkapnnya diceritakan oleh Abdurrahman&lt;br /&gt;bin  Auf:   Selagi  aku  berdiri  di  dalam  barisan perang Badar, aku&lt;br /&gt;melihat  kekanan  dan  kekiri  ku. Saat itu tampaklah olehku dua orang&lt;br /&gt;Anshar  yang  masih  muda  belia.  Aku  berharap semoga aku lebih kuat&lt;br /&gt;daripada  mereka.  Tiba-tiba  salah  seorang daripada mereka menekanku&lt;br /&gt;sambil  berkata:  Wahai pakcik apakah engkau mengenal Abu Jahal ?  Aku&lt;br /&gt;menjawab:   Ya,  apakah  keperluanmu padanya, wahai anak saudara ku ? &lt;br /&gt;Dia  menjawab:   Ada seorang memberitahuku bahawa Abu Jahal ini sering&lt;br /&gt;mencela  Rasulullah  saw.  Demi  (Allah) yang jiwaku ada ditangan-Nya,&lt;br /&gt;jika  aku  menjumpainya  tentulah  tak kan kulepaskan dia sampai siapa&lt;br /&gt;yang  terlebih  dulu  mati antara aku dengan dia!  Berkata Abdurrahman&lt;br /&gt;bin Auf:  Aku merasa hairan ketika mendengarkan ucapan anak muda itu .&lt;br /&gt;Kemudian  anak muda yang satu lagi menekan ku pula dan berkata seperti&lt;br /&gt;temannya  tadi.  Tidak lama berselang daripada itu aku pun melihat Abu&lt;br /&gt;Jahal mundar dan mandir di dalam barisannya, maka segera aku khabarkan&lt;br /&gt;(kepada dua anak muda itu):  Itulah orang yang sedang kalian cari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya  langsung menyerang Abu Jahal, menikamnya denga pedang sampai&lt;br /&gt;tewas.  Setelah  itu  mereka  menghampiri  Rasulullah  saw(dengan rasa&lt;br /&gt;bangga)  melaporkkan kejadian itu. Rasulullah berkata:  Siapa di anara&lt;br /&gt;kalian  yang  menewaskannya?   Masing-masing  menjawab:   sayalah yang&lt;br /&gt;membunuhnya .  Lalu  Rasulullah  bertanya  lagi:   Apakah kalian sudah&lt;br /&gt;membersihkan  mata  pedang  kalian?    Belum   jawab  mereka serentak.&lt;br /&gt;Rasulullah  pun kemudian melihat pedang mereka, seraya bersabda:  Kamu&lt;br /&gt;berdua  telah  membunhnya. Akan tetapi segala pakaian dan senajta yang&lt;br /&gt;dipakai  Abu  Jahal(boleh)  dimiliki  Mu adz  bin  al Jamuh.  (Berkata&lt;br /&gt;perawi  hadits  ini):  Kedua  pemuda  itu adalah Mu adz bin  afra  dan&lt;br /&gt;Mu adz  bin  Amru bin Al Jamuh  (Lihat Musnad Imam Ahmad I/193 . Sahih&lt;br /&gt;bukhari Hadits nomor 3141 dan Sahih Muslim hadits nombor 1752.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda   seperti  itulah  yang  sanggup  memikul  beban  dakwah  serta&lt;br /&gt;menghadapi   berbagai   cobaan   dengan  penuh  kesabaran.  Allah  SWT&lt;br /&gt;berfirman:   Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama beliau,&lt;br /&gt;mereka  berjihad  dengan  harta  dan  diri mereka. Dan merekalah orang&lt;br /&gt;-orang yang memperoleh berbagai kebaikan dan merekalah orang-oang yang&lt;br /&gt;beruntung .(QS At Taubah: 88)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raulullah SAW menjanjikan bahawa Islampun akan menguasai dunia seperti&lt;br /&gt;sabdanya:   Sesungguhn;ya Allah SWT telah memberikan bagiku dunia ini,&lt;br /&gt;baik  ufuk  Timur maupun Barat. Dan kekuasaan umatku sampai kepada apa&lt;br /&gt;yang  telah  diberikan kepadaku dari dunia ini.  HR Muslim VIII/hadits&lt;br /&gt;no.  17771. Abu Daud hadits no 4252. Tirmidzi II/27. Ibnu Majah hadits&lt;br /&gt;no 2952 dan Ahmad V/278-284).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAKWAH ISLAM MASA KINI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan  antara dakwah Islam di masa kini dengan masa dahulu; antara&lt;br /&gt;lain adanya tentangan yang lebih kompleks dan pemahaman ummat terhadap&lt;br /&gt;Islam  berada  pada  titik  terlemah.  Dulu Rasul SAW dan para sahabat&lt;br /&gt;hanya  menghadapi  kaum  musyrikin Quraisy, ahli kitab(Yahudi Madinah,&lt;br /&gt;Nasrani   Najran,  dan  Nasrani  Rumawi),  dan  Majusi  Persia.  Kini,&lt;br /&gt;disamping  berbagai  agama  di  atas,  telah berkembang isme-isme atau&lt;br /&gt;ideologi  yang  beragam  banyaknya yang intinya sama iaitu faham-faham&lt;br /&gt;yang  bertolak  dari  kekufuran  terhadap agama secara umum. Celakanya&lt;br /&gt;isme-isme  tersebut  sempat menipu sebahagia kaum muslimin di berbagai&lt;br /&gt;dunia   Islam  dan  menyebabkan  mereka  berkelompok-berklompok  serta&lt;br /&gt;berpecah  belah  dan  bermusuhan atas nama isme-isme tersebut, padahal&lt;br /&gt;mereka  sama-sama  mengaku  muslim.  Isme-Isme  yang telah menyebar di&lt;br /&gt;seluruh  dunia  saat  ini  adalah  memisahkan  agama  dari kehidupan  &lt;br /&gt;konsekwensinya  memisahkan agama dari negara. Fahaman yang muncul dari&lt;br /&gt;ketidakpuasan  mesyarakat  Barat  terhadap gereja, yang menyengsarakan&lt;br /&gt;masarakat itu kemudin melahirkan fahaman-fahaman Barat lainnya seperti&lt;br /&gt;nasionalisme,    liberalisme,    kapitalisme,    demokrasi,   fasisme,&lt;br /&gt;totalisterianisme,  dan anarkihisme (Dr M. Manzoor Alam, Perana Pemuda&lt;br /&gt;Muslim   Menata   dunia   masa   kini,  hal  19).  Para  pemuda  wajib&lt;br /&gt;mempersiapkan  diri dengan pemahaman Islam yang jernih secara mendalam&lt;br /&gt;agar  mampu  menampilkan Islam sebagai sistem hidup yang komprehensif.&lt;br /&gt;Sistem  Barat yang sedang memimpin dunia kini telah terbukti tak mampu&lt;br /&gt;menjamin kesejahteraan dan ketenteraman serta kebahagian umat manusia,&lt;br /&gt;bahkan  untuk  masyarakat  mereka  sendiri  pun tidak. Komunisme telah&lt;br /&gt;dikubur  masyarakatnya  sendiri pada tahun 1991. Kapitalisme nampaknya&lt;br /&gt;akan  segera  pula  berakhir.  Dua  orang ahli dan praktis ekonomi AS,&lt;br /&gt;Harry  Fifi  dan  Gerald  Swanson, dalam bukunya yang terbit awal 1994&lt;br /&gt;memperkirakan negaranya akan mengalami kebangkrutan ekonomi pada tahun&lt;br /&gt;1995.  Mereka  meramalkan,  As  takkan  mampu  melunasi hutangnya yang&lt;br /&gt;mencapai  6.56  trilyun  dolar pada tahun tersebut! Jadi Islamlah yang&lt;br /&gt;berhak  memimpin  dunia ini seperti dulu pernah tejadi. Rasulullah SAW&lt;br /&gt;bersabda:   Perkara  ini (iaitu Islam) akan merebak ke segenap penjuru&lt;br /&gt;yang  ditembus  malam  dan  siang.  Allah  tidak  akan membiarkan satu&lt;br /&gt;rumahpun,  baik  gedung  maupun gubuk melainkan Islam akan memasukinya&lt;br /&gt;sehingga  dapat memuliakan agama yang mulia dan menghinakan agama yang&lt;br /&gt;hina.   Yang   dimuliakan  adalah  Islam  dan  yang  dihinakan  adalah&lt;br /&gt;kekufuran.  (HR ibnuHibban no. 1631-1632)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah  misi  dan  tanggung  jawab  generasi Islam di masa kini, iaitu&lt;br /&gt;mengembang  dakwah  Islam  di  tengah-tengah  masyarakat kaum muslimin&lt;br /&gt;untuk  menghidupkan  Islam  kembali. Hanya pemuda-pemuda Islamlah yang&lt;br /&gt;mampu mensukseskan rencana tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak  di  antar pemuda sekarang yang telah bangkit, sedar dan bangun&lt;br /&gt;dari  tidurnya  bahawa  Islamlah  satu-satunya pandangan hidup mereka.&lt;br /&gt;Timbul  dorongan  besar  dalam diri mereka untuk memperjuangkan islam,&lt;br /&gt;bersama gerakan-gerakan Islam yang saat ini sudah ada di seluruh dunia&lt;br /&gt;Islam  yang jumlahnya sudah mencapai ratusan dan anggotanya kebanyakan&lt;br /&gt;adalah  dari  kalangan  pemuda.  Inilah masa kebangkitan pemuda Islam.&lt;br /&gt;Persatuan  dunia  Islam dan tegaknya kembali panji Laa Ilaha Illallaah&lt;br /&gt;MuhammadurRasululllah ada di hadapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://unity99.tripod.com/pemuda.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-2935822350107927233?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/2935822350107927233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=2935822350107927233' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2935822350107927233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2935822350107927233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/03/pemuda-harapan-islam.html' title='Pemuda Harapan Islam'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6244495538266482318</id><published>2009-03-24T10:12:00.000+07:00</published><updated>2009-03-24T10:13:07.596+07:00</updated><title type='text'>hati yg mati</title><content type='html'>hati yg mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan kekasih.&lt;br /&gt;Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang yang amat merindukan keka-sih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti pe-nagih hutang yang kejam ia perlakukan tuhannya.&lt;br /&gt;Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang Allah berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan Allah atasmu.&lt;br /&gt;Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang. Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur, sementara dalam hatimu tak ada apa-apa. Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih, bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid, lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri.&lt;br /&gt;Asshiddiq Abu Bakar Ra. Selalu gemetar saat dipuji orang. “Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka”, ucapnya lirih.&lt;br /&gt;Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya kepada khalayak. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan banyak orang karena kekurangan atau ketidaksesuaian amal mereka dengan ambisi pribadinya, atau tidak mau kalah atau tertinggal di belakang para pejuang. Mereka telah menukar kerja dan kata.&lt;br /&gt;Dimana kau letakkan dirimu? Saat kecil, engkau begitu takut gelap, suara dan segala yang asing. Begitu kerap eng-kau bergetar dan takut, sampai sesudah pengalaman dan ilmu makin bertambah, eng-kaupun berani tampil di depan seorang kaisar tanpa rasa gentar. Telah berapa hari engkau hidup dalam lumpur yang membunuh hatimu sehingga getarannya tak terasa lagi saat obyek ma’siat menggodamu dan engkau menikmatinya? Malu kepada Allah dan hati nurani tak ada lagi.&lt;br /&gt;Malam-malam berharga berlalu tanpa satu ra-kaatpun kau kerjakan. Usia berkurang banyak tanpa jenjang kedewasaan ruhani ber-tambah tinggi. Rasa malu kepada Allah, dimana kau kubur dia? Di luar sana rasa malu tak punya harga. Mereka jual diri secara terbuka lewat layar kaca, sampul majalah atau bahkan melalui penawaran langsung. 228.000 remaja mengidap putau. Dari 1500 responden usia SMP &amp; SMU 25 % mengaku telah berzina dan hampir separuhnya setuju remaja berhubungan seks di luar nikah asal jangan perkosaan, walaupun pada saatnya mereka memperkosa.&lt;br /&gt;Dan masyarakat memanjakan mereka, karena “mereka masih dibawah usia”. Mungkin engkau mulai berfikir “Jamaklah, bila aku main mata dengan aktifis per-empuan - bila engkau laki-laki atau sebaliknya (akhi dan ukhti)- di celah-celah rapat atau ber-dialog dalam jarak sangat dekat atau bertelepon dengan menambah waktu sekedar melepas kejenuhan dengan canda jarak jauh”&lt;br /&gt;Betapa jamaknya ‘dosa kecil’ itu dalam hatimu. Kemana getarannya yang gelisah dan terluka dulu, saat “TV Thaghut” menyiarkan segala “kesombongan jahiliyah dan maksiat”? Saat engkau mau muntah melihat laki-laki berpakaian perempuan, karena kau sangat percaya kepada ustadzmu yang mengatakan “ Jika Allah melaknat laki-laki berbusana perempuan dan perempuan berpakaian laki-laki, apa tertawa riang menonton akting mereka tidak dilaknat ?”Ataukah taqwa berlaku saat berkumpul bersama dan yang paling tinggi berteriak “Ini tidak islami” berarti ia paling islami, lalu sesudah itu urusan kesendirian tinggallah antara engkau dengan lamunanmu, tak ada Allah disana?&lt;br /&gt;Sekarang kau telah jadi kader hebat. Tidak lagi malu-malu tampil. Justeru engkau sangat malu untuk menahan tanganmu dari jabatan tangan lembut lawan jenismu yang muda dan segar. Kau yang tak mampu melawan berontak hatimu untuk tidak makan berdiri di tengah suatu resepsi mewah. Berbisiklah syaithanmu : “Jika kau duduk di lantai atau di kursi malam ini citra da’wah akan ternoda”. Seakan engkau-lah pemilik da’wah ini.&lt;br /&gt;Lupakah kau, jika bidikanmu ke sasaran tembak meleset 1 milimeter, maka pada jarak 300 meter dia tidak melenceng 1 milimeter. Begitu jauhnya inhiraf di kalangan awam, tak lain karena para elitenya telah salah melangkah lebih dulu. Siapa yang mau menghormati ummat yang “kiayi”-nya membayar beberapa ratus ribu kepada seorang perempuan yang beberapa menit sebelumnya ia setubuhi, lalu dengan enteng mengatakan “Itu maharku, Allah waliku dan mala-kat itu saksiku” dan sesudah itu segalanya selesai, berlalu tanpa rasa bersalah? Siapa yang akan memandang ummat yang da’inya berpose lekat dengan seorang perempuan muda artis penyanyi lalu mengatakan “Ini anakku, karena kedudukan guru dalam Islam seperti ayah, bahkan lebih dekat lagi”&lt;br /&gt;Akankah engkau juga menambah barisan kebingungan ummat lalu mendaftar diri sebagai ‘alimullisan (alim di lidah)? Apa kau fikir sesudah semua kedangkalan ini kau masih aman dari kemungkinan jatuh ke lembah yang sama? Apa beda seorang remaja yang menzinai teman sekolahnya dengan seorang alim yang merayu rekan perempu-an dalam organisasinya? Kau andalkan penghormatan masyarakat awam karena sta-tusmu lalu kau serang maksiat masyarakat awam? Bukankah ini mengkomersilkan kekuarangan masyarakat? Koruptor macam apa engkau ini? Semoga ini tak terjadi pada dirimu, karena kafilah yang pernah berlalu tak sunyi dari peruntuh bangunan yang dibina dengan susah payah.&lt;br /&gt;Pernah kau lihat sepasang mami dan papi dengan anak remaja mereka. Tengoklah langkah mereka di mal. Betapa besar sumbangan mereka kepada Amerika dan Zionis dengan banyak-banyak mengkonsumsi produk makanan mereka, semata-mata karena nuansa “westernnya”. Engkau akan menjadi faqih pedebat yang tangguh saat engkau tenggak minuman halal itu, dengan perasaan “lihatlah, betapa Amerikanya aku”. Me-mang, soalnya bukan Amerika atau bukan Amerika, melainkan apakah engkau punya harga diri. Mahatma Ghandi memimpin perjuangan kemerdekaan India dengan kain tenunan bangsa sendiri atau terompah lokal yang tak bermerk. Namun setiap ia menoleh ke kanan, maka 300 juta rakyat India menoleh ke kanan. Bila ia tidur di rel kereta api, maka 300 juta rakyat India akan ikut tidur disana. Bila ia minta bangsanya mendongakkan kepala dengan bangga, maka 300 juta bangsa India akan tegak, walau-pun tulang punggung mereka tak kuat lagi bnerdiri karena lapar dan kurang gizi.&lt;br /&gt;Kini datang “pemimpin” ummat, ingin mengatrol harga diri dan gengsi ummat dengan pameran mobil dan rumah mewah serta hidup di tengah gemerlap kehidupan selebri-tis. Saat fatwa digenderangkan, ummat tak lagi punya kemauan untuk mendengar. “Engkau adalah penyanyi bayaranku dengan uang yang kukumpulkan susah payah. Bila aku bosan aku bisa panggil penyanyi lain yang kicaunya lebih memenuhi seleraku”… (ust. Rahmad Abdullah -Allahuyarham- )source: http://pkspondokaren.org/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6244495538266482318?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6244495538266482318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6244495538266482318' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6244495538266482318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6244495538266482318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/03/hati-yg-mati.html' title='hati yg mati'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-2293860161661984575</id><published>2009-03-24T10:04:00.000+07:00</published><updated>2009-03-24T10:07:49.530+07:00</updated><title type='text'>AGAR HATI SELALU HIDUP</title><content type='html'>[taushiah ust abdi sumaithi di facebook]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hendaknya kalian membiasakan terlibat dalam majelis para ulama dan menyimak kata-kata para hukama . Sesungguhnya Allah Swt. menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah sebagaimana Ia menghidupkan tanah yang mati dengan air hujan.” (Rasulullah Saw)&lt;br /&gt;oOo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama adalah komunitas manusia yang dengan keluasan ilmu dan integritas moralnya dapat mentransformasikan pengetahuan dan bimbingan masyarakat menuju cita-cita individual dan kolektifnya. Nabi Muhammad Saw melukiskan bergaul dengan orang-orang berilmu dan shalih tak ubahnya seperti berteman dengan penjual minyak wangi. Walaupun kita tidak mendapatkan percikan minyak wanginya secara langsung, namun semerbak wanginya mengharumkan tubuh kita. Oleh sebab itu selalu terlibat dalam majelis-mejelis para ulama dapat memperluas wawasan, memperoleh berbagai ilmu yang mencerahkan pikiran, kalbu, dan aktivitas kita.. Sebab dalam majelis itu tidak sekedar digelar pengajian-pengajian yang bersifat keilmuan yang mencerahkan akal dan pemikiran tetapi juga dipadukan dengan majelis dzikir yang menjadi salah satu makanan ruhani paling bergizi yang dapat mencerahkan kalbu dan spiritual kita. Selain itu kita akan memperoleh keteladanan dari para ulama yang kredibiltas keilmuan dan integritas moralnya diakui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa keberadaan ulama yang memiliki ilmu yang luas dan integritas moral yang tinggi bisa jadi hidup kita akan kehilangan bimbingan yang menyebabkan perjalanannya tersungkur-sungkur dalam kesesatan yang menjeratnya. Posisi penting ulama dilukiskan Rasulullah Saw sebagai "pewaris para nabi". Melalui keberadaan ulama pula kita dapat mengikuti keteladanan Nabi Muhammad Saw. Rasulullah Saw mengingatkan betapa kritisnya kehidupan masyarakat yang telah kehilangan ulamanya. "Sesungguhnya Allah Swt tidak mencabut ilmu dengan cara mencabutnya lanagsung dari hamba-hamba-Nya melainkan Dia mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ulama, hingga tiada seorang ulama pun yang tertinggal. Akibatnya manusia mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh. Lalu mereka ditanya tentang masalah agama, maka mereka memberikan fatwanya tanpa pengetahuan, karena itu mereka menjadi sesat dan menyesatkan." (HR, Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hukama dengan kata-kata hikmah dan ungkapan-ungkapan bijaknya yang sarat makna terus-menerus memberikan pencerahan spiritual dan menyingkap berbagai selubung kegelapan kalbu, menyingkirkan keraguan dan kebimbangan, serta menghidupkan kembali hati yang telah membeku. "Allah Swt telah menciptakan hati dan menjadikannya sebagai tempat bahkan singgasana yang paling tinggi untuk memahami, mencintai, dan menjalankan iradah-Nya." Begitulah Ibnu Qayyim al-Jauziyah melukiskan posisi hati manusia dalam kitabnya al-Fawa`id.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, hati atau kalbu adalah karunia Allah yang sangat bernilai. Hati adalah tempat cahaya Ilahi, rumah bagi kebenaran yang datang dari Allah 'Azza wa Jalla. Di dalamnyalah kesejahteraan yang sejati bersemayam. Dzunnun al-Mishri mengatakan, "Orang yang mengenal Allah akan menjadi orang yang setia, hatinya cerdas, dan amalnya bersih." Oleh sebab itu tanpa pembiasaan menyimak kata-kata hikmah para hukama bisa jadi kegelapan akan bertahta di kalbu seseorang. Sedangkan dalam kalbu yang penuh kegelapan setan akan membangun istananya yang akan menjadi pusat pengendalian seluruh aktivitas dan amal perbuatan syaithaniyah. Dari istana itulah setan mengobarkan nafsu keserakahan yang tidak pernah mengenal akhir dan menghancurkan seluruh tata kehidupan. [taushiah ust abdi sumaithi di facebook]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-2293860161661984575?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/2293860161661984575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=2293860161661984575' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2293860161661984575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2293860161661984575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/03/agar-hati-selalu-hidup.html' title='AGAR HATI SELALU HIDUP'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-4426661138745265361</id><published>2009-03-21T10:47:00.003+07:00</published><updated>2009-03-21T10:53:34.316+07:00</updated><title type='text'>Buat yang nge-fans Mario Teguh,,,,semoga bermanfaat.</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Petikan Wawancara Mario Teguh dengan SUFINEWS, untuk menjawab siapa sebetulnya beliau..&lt;br /&gt;Sumber : Milis IQRA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pak Mario, Saat memberikan terapi atau memotivasi, di antara Ilmu Kejiwaan Barat dan Ilmu Kejiwaan dalam agama, mana yang anda gunakan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda perhatikan penjelasan saya diatas, sebenarnya "peta" yang ada dalam Kecerdasan Emosional yang saya tawarkan merupakan gugusan pilar dari kebenaran, keindahan dan kebaikan. Hal ini didasari oleh fitrah kehidupan bahwa manusia dalam hidup itu tak lepas dari menginginkan kebaikan, menyukai keindahan dan mencari kebenaran. Tapi dalam realitas kehidupan, tiga hal ini lebih sering dirasakan oleh manusia sebagai tiga hal yang berdiri sendiri-sendiri. Misalnya kebenaran yang dicari ternyata malah membawa kepedihan, keindahan yang disukainya ternyata tidak membawa kebaikan, atau kebaikan yang diusahakan malah bertentangan dengan kebenaran. Pada saat yang demikian manusia tidak dapat menikmati keadaan itu secara sempurna lalu mengidap split personality atau kepribadian yang terpecah belah. Nah kira-kira melalui apa manusia dapat menemukan dan merasakan kebenaran, keindahan dan kebaikan sejati (haqiqi; red)? Dalam beragama bukan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wah penjelasan Anda nyufi banget loh ?!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha.ha.ha.terimakasih, Mas. Tapi terus terang. Dalam menjalankan tugas (baik sebagai pembicara publik maupun motivator) saya&lt;br /&gt;menghindari komponen-komponen komunikasi yang terlalu mengindikasikan agama Islam secara formal atau verbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kenapa ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya, ketika kita betul-betul dengan sadar sesadarnya mengatakan "ya !" terhadap keberadaan dan keesaan Allah (laa ilaaha illallaah; red) kita tak perlu repot-repot lagi memikirkan lebel-lebel formal ketuhanan. Pokoknya terus berlaku jujur, menjaga kerahasiaan klien, menganjurkan yang baik, menghindarkan perilaku, sikap dan pikiran buruk, saya rasa ini semua pilihan orang-orang beriman. Itu alasan pertama. Alasan kedua, Islam itu agama rahmat untuk semesta alam loch. Berislam itu mbok yang keren abis gitu loch ! Maksudnya jadi orang Islam mbok yang betul-betul memayungi (pemeluk) agama-agama lain. Agama kita itu sebagai agama terakhir dan penyempurna bagi agama-agama sebelumnya. Agama kita puncak kesempurnaan agama loch. Dan karenanya kita harus tampil sebagai pembawa berita bagi semua. Kita tidak perlu mengunggul-unggulka n agama kita yang memang sudah unggul dihadapan saudara-saudara kita yang tidak seagama dengan kita. Bagaimana Islam bisa dinilai baik kalau kita selaku muslim lalu merendahkan agama (dan pemeluk) agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah dalam pandangan Anda semua agama itu sama ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ha.ha.ha.ya jelas tidak sama toch, Mas. Tapi oleh Tuhan manusia diberi kebebasan memilih diantara ketidak samaan itu. Saya tidak akan mengatakan bahwa perbedaan itu rahmat, tapi saya akan menunjukkan Windows Operating System yang dikeluarkan Microsof. Masih ada toch Mas orang yang masih menggunakan Windows 95? Masih ada juga kan orang yang menggunakan Windows 98 atau Windows 2000? Dan Anda sendiri sekarang menggunakan Windows XP kan?. Begitu juga dengan agama-agama Tuhan, Mas. Ada versi-versi yang sesuai untuk zamannya, untuk kelengkapan fikiran di zaman itu dan disana ada jenis kemampuan masing-masing orang dalam menyikapinya. Masak Anda mau memaksa orang lain untuk memakai XP pada orang yang kemampuannya cuma sebatas memiliki Windows 95? Tidak toch!? Alangkah indahnya kalau semua orang Islam ketika bicara dapat diterima semua pemeluk agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Contohnya seperti apa pembicaraan yang dapat diterima semua pemeluk agama ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda adalah direktur utama dari perusahaan jasa milik Anda sendiri. Anda adalah CEO dari kehidupan Anda sendiri. Anda sebenarnya, sepenuhnya bertanggungjawab atas bisnis kehidupan Anda dan apapun yang akan terjadi pada diri Anda sendiri. Anda bertanggungjawab atas semuanya antara lain, produksi, pemasaran, keuangan, RND dan lain sebagainya diperusahaan&lt;br /&gt;kehidupan Anda. Demikian pula Anda sendirilah yang menentukan berapa besar gaji Anda, berapa income Anda. Bila Anda tidak puas dengan penghasilan yang Anda terima, Anda bisa melihat didekat cermin Anda dan menegosiasikan pada bos Anda, yakni Anda sendiri yang ada didalam cermin," begitu kira-kira. Nah, menurut saya etos demikian tak dapat dibantah oleh semua ajaran agama-agama yang ada didunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang anda contohkan bukan malah menujukkan bahwa manusia adalah segala-segalanya. Terkesan, seolah-olah Tuhan tak memiliki peran apa-apa disana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas saya mengatakan bahwa alasan kita tersenyum di pagi hari kepada isteri dan anak-anak, menyambut mereka dengan santun, berusaha datang tepat waktu untuk memenuhi janji, itu semua bukan semata-mata karena didasari atas kesantunan kita sebagai manusia, melainkan kita ingin mengabdi kepada-Nya. Begitu juga dengan contoh barusan, itu sebenarnya merupakan cermin atas pesan agama yang meminta totalitas kita dalam menjalankan sebuah amanah.. Apalagi jika kita bicara tentang "cermin", akan sangat panjang pembicaraan kita. Dan setiap spirit tidak selalu harus ada embel-embel nama surat atau ayat dari kitab suci tertentu. Bukankah seorang jenderal paling ateis pun ketika melepaskan pasukannya ke medan perang tak dapat menghindarkan diri dari ucapan, "Semoga kalian sukses!". Kalimat "Semoga" disitu menyimpan harapan campur tangan&lt;br /&gt;kekuatan dari Yang Maha Kuat. Biarlah Tuhan menjadi sesuatu yang tersembunyi dikedalaman relung hati kita yang paling dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa arti sukses menurut anda ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan 50 tahun hidup yang sudah saya jalani menyimpulkan bahwa sukses itu tidak selalu berarti mendapat piala atau pujian, meski tak ada salahnya jika kita mendapatkan keduanya. Hanya saja itu semua bukan kriteria dari sukses itu sendiri. Karenanya tak jarang orang kemudian sulit menemukan kesuksesan-kesukses an yang pernah diraihnya. Secara sederhana sukses adalah bagaimana kita keluar dari comfort zone kita dan mencoba menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dengan definisi ini Anda akan melihat begitu banyak kesuksesan yang bisa Anda lihat pada diri Anda. Kalau kemarin Anda baru bisa membantu satu orang, hari ini Anda bisa membantu dua dan besok Anda bisa membantu lebih banyak lagi, maka anda sukses. Dengan perasaan yang positif mengenai kesuksesan yang pernah Anda raih, maka Anda akan merasa semakin sukses dan semakin percaya diri dengan cita-cita, visi dan misi hidup Anda.&lt;br /&gt;Saya sangat tidak setuju dengan ungkapan, "Biarlah kita sekarang susah, asal nanti kita sukses". Ini jelas enggak pernah bakal sukses. Saya bertanya, dimana anak tangganya? Bukankah untuk meraih kesuksesan besar harus diawali dengan kesuksesan kecil dan sedang?. Ada pepatah yang mengatakan, "Sukses akan melahirkan sukses yang lain." Nah dari pepatah ini dapat diambil pelajaran, apabila kita semakin mudah untuk melihat kesuksesan kita dari hal-hal yang kecil, maka mudah bagi kita untuk&lt;br /&gt;mengumpulkan, mengakumulasikan dan melangkah mencapai sukses yang lebih besar. Percaya dech, dengan sukses kecil-kecil itu, cepat atau lambat sukses yang lebih besar akan menjemput Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penjelasan Anda mengingatkan saya akan nasehat Sufi Besar, Imam Ibnu 'Atha'illah, yang mengatakan, "Tanamkanlah ujudmu dalam bumi yang sunyi sepi, karena sesuatu yang tumbuh dari benda yang belum ditanam, tidak sempurna hasilnya." Pertanyaannya, bagaimana memupuk rasa rendah hati dalam diri kita ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O, ya ? Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk memupuk kerendahan hati diantaranya adalah dengan menyadari kembali bahwa seluruh yang kita punyai adalah anugerah-Nya, berkah-Nya atau rahmat-Nya.&lt;br /&gt;Karenanya katakan pada diri sendiri,&lt;br /&gt;"Aku masih ingin belajar",&lt;br /&gt;"Aku masih ingin mendapatkan input dari sekelilingku" ,&lt;br /&gt;"Aku masih ingin mendapatkan pengetahuan- pengetahuan dari mana saja agar dapat lebih baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jika ditilik dari kehidupan kita, umat Islam, nampaknya metode memupuk kerendahan hati yang Anda sampaikan masih menjadi problem besar tersendiri ya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti yang saya perhatikan selama ini. Saudara-saudara kita sesama muslim masih terlalu asyik dengan dunianya sendiri dan bergaul hanya pada lingkungannya sendiri. Malah yang lebih memprihatikan, dengan sesama muslim kalau ngundang pembicara dia tanya dulu, "Orang itu madzhabnya apa ?." Dia tidak akan menerima orang yang tidak satu madzhab, satu aliran, dengannya. Padahal dinegara-negara maju sudah menjadi pemandangan yang biasa orang-orang Yahudi mengundang pembicara&lt;br /&gt;Islam, Hindu atau Kristiani, atau sebaliknya. Mereka sudah mantap dengan iman mereka sehingga mereka tidak khawatir dengan pembicara yang datang dari luar komunitas mereka. Mereka sangat yakin, bahwa dengan cara demikian (menghadirkan pembicara "orang luar"), mereka dapat memperkaya wacana dan kehangatan batin. Kita, atau persisnya sebagian umat Islam, lupa bahwa salah satu cara mensyukuri perbedaan ditunjukkan bukan pada lisan akan tetapi dengan mendengarkan pendapat orang lain yang beda keyakinan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Anda punya pengalaman keberislaman Anda yang inclusive itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya. Pernah beberapa peserta saya mengklaim materi yang baru saja selesai saya sampaikan menurut sudut pandang keyakinan agama mereka. Seorang peserta yang beragama Kristiani mengatakan bahwa materi saya ada juga di ajarkan dalam Injil. Peserta lain yang beragama Islam mengaku bahwa materi yang saya sampaikan ada di Al-Quran surat al-Maidah. Peserta yang Budha menganggap bahwa materi saya itu penerapan dari Dharma-dharma Budha. Saya hanya mengembalikan semua apresiasi itu&lt;br /&gt;kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengalaman lain ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak orang yang salah faham terhadap Islam. Ada satu pengalaman yang mengherankan sekaligus membuat saya prihatin. Dalam satu seminar di acara coffee break isteri saya didatangi salah seorang peserta penganut agama Kristen yang taat. Masih kepada isteri saya, orang itu memberi komentar bahwa saya menerapkan ajaran Injil dengan baik. Lalu dengan lembut, penuh kehati-hatian, isteri saya memberitahu bahwa saya seorang muslim. Sontak orang itu terperanjat saat mengetahui bahwa saya seorang muslim. Yang membuat isteri saya (dan kemudian juga saya) prihatin adalah ucapannya, "Loch, koq ada ya orang Islam yang baik macam Pak Mario !?" Saya pun terkekeh mendengarnya. Nah ini kritik dan sekaligus menjadi tugas kita semua untuk memperbaiki citra Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-4426661138745265361?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/4426661138745265361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=4426661138745265361' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4426661138745265361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4426661138745265361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/03/buat-yang-nge-fans-mario-teguhsemoga.html' title='Buat yang nge-fans Mario Teguh,,,,semoga bermanfaat.'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-7254004477406219925</id><published>2009-03-20T11:21:00.000+07:00</published><updated>2009-03-20T11:23:58.521+07:00</updated><title type='text'>doa sering tidak terkabul?</title><content type='html'>doa sering tidak terkabul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip nasehat seorang alim, Ibrahim bin Adham, tentang 10 hal yang menyebabkan hati mati hingga doa tidak dikabulkan adalah :&lt;br /&gt;1.Kamu mengenal Allah, tapi kamu tidak melaksanakan hak-Nya.&lt;br /&gt;2.Kamu membaca kitab Allah, tapi kamu tidak pernah mengamalkannya.&lt;br /&gt;3.Kamu tahu bahwa iblis adalah musuh, tapi kamu tetap mengikutinya perintahnya.&lt;br /&gt;4.Kamu menyatakan cinta kepada Rasullullah SAW, tapi kamu meninggalkan sunnahnya.&lt;br /&gt;5.Kamu menyatakan ingin masuk surga, tapi kamu tidak pernah mengamalkan amalan ahli surga.&lt;br /&gt;6.Kamu mengaku takut masuk neraka. tapi kamu tetap berbuat dosa.&lt;br /&gt;7.Kamu tahu kematian pasti datang, tapi kamu tidak pernah melakukan persiapan untuk mati.&lt;br /&gt;8.Kamu selalu memperhatikan kesalahan orang lain, tapi kamu tidak memperhatikan kesalahan kesalahanmu sendiri.&lt;br /&gt;9.Kamu senang memakan rizqi dari Allah, tapi kamu tidak pernah bersyukur pada-Nya.&lt;br /&gt;10.Kamu sering mengantar jenazah ke kubur, tapi kamu tidak mau mengmbil pelajaran darinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-7254004477406219925?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/7254004477406219925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=7254004477406219925' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7254004477406219925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7254004477406219925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/03/doa-sering-tidak-terkabul.html' title='doa sering tidak terkabul?'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-5681700872630372967</id><published>2009-03-06T08:07:00.000+07:00</published><updated>2009-03-06T08:08:27.806+07:00</updated><title type='text'>Pendaftaran siswa baru SMAIT Nur Hidayah 2009/2010</title><content type='html'>Pendaftaran siswa baru SMAIT Nur Hidayah Kartasura akan diselenggarakan sejak 15 April 2009 hingga 20 Juni 2009. Bagi sobat Bioman yang tertarik ingin mengabarkan informasi ini ke sanak saudara, teman, anak, adik, atau siapapun silakan baca atau kopi paste.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat Pendaftaran&lt;br /&gt;1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp150.000,00&lt;br /&gt;2. Mengisi formulir pendaftaran&lt;br /&gt;3. Mengumpulkan fotokopi rapor kelas 7 sampai kelas 9 (smt 1) yang telah dilegalisir&lt;br /&gt;4. Mengumpulkan pasfoto 2x3 sebanyak 2 lembar&lt;br /&gt;5. Mengumpulkan fotokopi piagam/sertifikat/surat tanda prestasi lainnya (jika ada)&lt;br /&gt;6. Mengumpulkan fotokopi STTB yang dilegalisir (menyusul)&lt;br /&gt;7. Mengikuti tes seleksi tertulis dan wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Pendaftaran&lt;br /&gt;Gelombang I&lt;br /&gt;Masa administratif : 15 April 2009 – 23 Mei 2009&lt;br /&gt;Tes Seleksi : 24 Mei 2009&lt;br /&gt;Pengumuman : 30 Mei 2009&lt;br /&gt;Daftar Ulang : 1 – 6 Mei 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang II&lt;br /&gt;Masa administratif : 8 Juni 2009 – 20 Juni 2009&lt;br /&gt;Tes Seleksi : 21 Juni 2009&lt;br /&gt;Pengumuman : 27 Juni 2009&lt;br /&gt;Daftar Ulang : 29 Juni 2009 – 4 Juli 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-5681700872630372967?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/5681700872630372967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=5681700872630372967' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5681700872630372967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5681700872630372967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/03/pendaftaran-siswa-baru-smait-nur.html' title='Pendaftaran siswa baru SMAIT Nur Hidayah 2009/2010'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-2427425911853452341</id><published>2009-02-27T16:12:00.001+07:00</published><updated>2009-02-27T16:18:21.688+07:00</updated><title type='text'>ketika anak muda bertanya tentang cinta..</title><content type='html'>Cinta&lt;br /&gt;Nak, Cinta laksana udara, ia hadir tanpa kita sadari. Ia berhembus sepoi. Rasanya sejuk. Suasananya indah. Bening tak tergapai tangan, jernih tak terlihat mata. Ia energi  yang menggerakkan kincir-kincir. Ia umpama tangan-tangan kokoh nan lembut yang mendorong bahtera ditengah samudra.  Ia pembawa kebahagiaan daun-daun dan bertanda merekahnya bunga-bunga.  &lt;br /&gt;Pesonanya menina bobokkan, energinya meghidupkan, potensinya bermanfaat. Namun terkadang, ia hadir menjelma taufan badai yang memporak porandakan. Ketika angin bersekutu dengan laut, maka lahirlah badai, lahirlah gelombang pasang yang meluluh lantakkan. Ketika ia berhebus marah di darat, maka lahirlah taufan, lahirlah bahorok, lahirlah punting beliung yang menghancurkan, mengerikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nak, cinta laksana air, ia hadir dengan sejuknya. Ia hadir member keindahan dan kehidupan. Ia merawat biji-biji dan tetumbuhan hingga tumbuh menjulang dan berbuah segar. Ia hadir sejukkan gersang.  Ia datang singkirkan kemarau panjang.  Ia menggerakkan, menghidupkan dan menyejukkan.&lt;br /&gt;Namun jika ia terbendung atau berada ditempat yang kurang tepat, maka ia menenggalamkan, membunuh dengan pelan-pelan. Ia membusukkan tanaman-tanaman.Ketika ia menjelma banjir,  Ia genangi pemukiman tanpa ada yang bisa melawan. Kita hanya pasrah sambil menunggunya berlalu.&lt;br /&gt;Nak, cinta laksana api. Ia hangat dan menerangi. Namun, kau tidak akan bisa memegangnya, kau akan terbakar. Kau hanya bisa menari diselilingnya ketika ia menjadi unggun,  ketika ia menyala anggun.&lt;br /&gt;Jangan biarkan ia menyala terlalu besar. Jangan biarkan ia membakar tanpa kendali, bila tidak, kau akan dapati panasnya meluluh lantakkan, ia akan ubah semua menjadi panas angkara. panas, gersang dan garang. kau dapati ia melalap semuanya menjadi abu hitam. Ia akan ubah indahnya warna putih, merah, kuning, hijau, pink dan biru menjadi hitam, ya hitam semuanya. Semuanya gelap dan hitam. Semuanya menjadi abu.&lt;br /&gt;Nak, cinta laksana tanah. Ia memeluk biji-bijian dengan hangat kasih saying. Ia merawatnya hingga tumbuh menjadi tunas. Ia memberi  cinta pada tunas hingga jadi pohon, ia memberi  apa saja untuk  pohon agar bertumbuh, berbunga dan berbuah. &lt;br /&gt;Cinta adalah energi  yang menumbuhkan dan menghidupkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-2427425911853452341?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/2427425911853452341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=2427425911853452341' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2427425911853452341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2427425911853452341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/ketika-anak-muda-bertanya-tentang-cinta.html' title='ketika anak muda bertanya tentang cinta..'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8128840416244577999</id><published>2009-02-22T09:38:00.001+07:00</published><updated>2009-02-22T09:40:04.107+07:00</updated><title type='text'>air mata</title><content type='html'>&lt;a href="http://testi.iluvislam.com"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3094/3233878456_32a0564bf8.jpg?v=0" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8128840416244577999?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8128840416244577999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8128840416244577999' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8128840416244577999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8128840416244577999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/blog-post.html' title='air mata'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-7664981489221253559</id><published>2009-02-20T15:34:00.002+07:00</published><updated>2009-02-20T15:54:15.530+07:00</updated><title type='text'>optimisme</title><content type='html'>disebuah kebun yang subur, ada 2 benih yang terbenam dalam tanah dangkal, mereka berdua berdiskusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; benih 1 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;aku akan hujamkan akarku ke dalam bumi dalam-dalam..&lt;br /&gt;aku akan tembus permukaan bumi dengan tunas-tunas ku..&lt;br /&gt;dan biarkan dahan rantingku menjulang kelangit..&lt;br /&gt;aku akan menikmati cahaya mentari yang menghangatkan dedaunanku..&lt;br /&gt;aku akan berteriak dengan lantang..&lt;br /&gt;aku akan sampaikan salam hangat musim semi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN BENIH ITU BERANGSUR ANGSUR TUMBUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; benih 2 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;aku khawatir menancapkan akarku ke dalam bumi, karena dalam bumi gelap dan dingin&lt;br /&gt;aku tidak tahu apa yang ada dalam bumi...&lt;br /&gt;jangan-jangan ada batu yang merusak akarku..&lt;br /&gt;jangan-jangan ada kotoran atau zat-zat yang berbahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku takut menembus bumi,&lt;br /&gt;karena tanah yang keras akan merusak indahnya tunasku..&lt;br /&gt;tunasku masih mungil dan belum kuat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ragu untuk tumbuh,&lt;br /&gt;karena diluar sana sangat berbahaya..&lt;br /&gt;jangan-jangan, kalau aku tumbuh, tunasku akan dicabut oleh anak-anak kecil yang nakal&lt;br /&gt;jangan-jangan, kalau aku tumbuh, daun-daunku akan dimakan binatang, hiii ngeri&lt;br /&gt;aku akan menunggu keadaan aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BEBERAPA HARI KEMUDIAN, ADA SEEKOR AYAM YANG MENGAIS-NGAIS TANAH DAN MENEMUKAN BENIH KEMUDIAN MEMATUKNYA (SEBELUM BENIH ITU SEMPAT TUMBUH)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INGAT, HIDUP ADALAH PILIHAN &lt;br /&gt;DAN SETIAP PILIHAN ADA RESIKONYA..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-7664981489221253559?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/7664981489221253559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=7664981489221253559' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7664981489221253559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7664981489221253559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/optimisme.html' title='optimisme'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-7871780287010213889</id><published>2009-02-19T18:00:00.000+07:00</published><updated>2009-02-19T18:01:50.488+07:00</updated><title type='text'>Teen Love?</title><content type='html'>poem by Ahmed islamicpoems.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The day outside at lunch looked rather nice&lt;br /&gt;So I take a walk in the park to get some excercise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When much to my surprise I see a hijabi and a guy&lt;br /&gt;Committing zina openly, right under the open sky&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As I walk along the path they cease with shame&lt;br /&gt;After I have passed they continue all the same&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Its sad though, they stopped for only human me&lt;br /&gt;Yet remain aloof of the All-Seeing, Allah Almighty&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Whom we will have to answer to on Judgement day&lt;br /&gt;When each of our actions He will survey&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The decision, to jannah or jahannam, will take place&lt;br /&gt;Ask yourself now, which one is it that you chase?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You fool yourself that this maybe love&lt;br /&gt;Ask them to marry and see how you get the shove&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For it is only lust at your tender age&lt;br /&gt;And with the devil you both engage&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So stop these shenanigans and open your eyes&lt;br /&gt;The true purpose of life come to realise&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yourself, from sins and evil of zina do save&lt;br /&gt;Before its too late and you are already in the grave&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stop, turn to Allah and sincerely repent&lt;br /&gt;Mend your ways and follow Jannah's scent!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-7871780287010213889?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/7871780287010213889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=7871780287010213889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7871780287010213889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7871780287010213889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/teen-love.html' title='Teen Love?'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8615575952448205405</id><published>2009-02-19T17:52:00.000+07:00</published><updated>2009-02-19T17:53:18.821+07:00</updated><title type='text'>The Rose</title><content type='html'>What Allah said to the Rose&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And caused it to laugh in full blown beauty,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He said to my heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And made it a hundred times more beautiful.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8615575952448205405?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8615575952448205405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8615575952448205405' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8615575952448205405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8615575952448205405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/rose.html' title='The Rose'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-2881185305281148254</id><published>2009-02-19T17:50:00.000+07:00</published><updated>2009-02-19T17:51:38.303+07:00</updated><title type='text'>Love’s Call by jalaluddin rumy</title><content type='html'>At every instant and from every side, resounds the call of Love:&lt;br /&gt;We are going to sky, who wants to come with us?&lt;br /&gt;We have gone to heaven, we have been the friends of the angels,&lt;br /&gt;And now we will go back there, for there is our country.&lt;br /&gt;We are higher than heaven, more noble than the angels:&lt;br /&gt;Why not go beyond them? Our goal is the Supreme Majesty.&lt;br /&gt;What has the fine pearl to do with the world of dust?&lt;br /&gt;Why have you come down here? Take your baggage back. What is this place?&lt;br /&gt;Luck is with us, to us is the sacrifice!&lt;br /&gt;Like the birds of the sea, men come from the ocean–the ocean of the soul.&lt;br /&gt;Like the birds of the sea, men come from the ocean–the ocean of the soul.&lt;br /&gt;How could this bird, born from that sea, make his dwelling here?&lt;br /&gt;No, we are the pearls from the bosom of the sea, it is there that we dwell:&lt;br /&gt;Otherwise how could the wave succeed to the wave that comes from the soul?&lt;br /&gt;The wave named ‘Am I not your Lord’ has come, it has broken the vessel of the body;&lt;br /&gt;And when the vessel is broken, the vision comes back, and the union with Him.Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; I tried to find Him on the Christian cross, but He&lt;br /&gt;was not there; I went to the Temple of the&lt;br /&gt;Hindus and to the old pagodas, but I could not&lt;br /&gt;find a trace of Him anywhere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I searched on the mountains and in the valleys&lt;br /&gt;but neither in the heights nor in the depths was I&lt;br /&gt;able to find Him. I went to the Ka’bah in Mecca,&lt;br /&gt;but He was not there either.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I questioned the scholars and philosophers but&lt;br /&gt;He was beyond their understanding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I then looked into my heart and it was there&lt;br /&gt;where He dwelled that I saw Him; He was&lt;br /&gt;nowhere else to be found.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-2881185305281148254?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/2881185305281148254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=2881185305281148254' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2881185305281148254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/2881185305281148254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/loves-call-by-jalaluddin-rumy.html' title='Love’s Call by jalaluddin rumy'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-4720534173165427024</id><published>2009-02-17T17:08:00.000+07:00</published><updated>2009-02-17T17:09:52.428+07:00</updated><title type='text'>bangkit pemuda islam !</title><content type='html'>frend ,qu lgi akn brubba ! smogga mnjadi lebii baik , hari ini qu , esok smait ,bulan depan dunia !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;qta adla tumpuan* muslim sedunia !qta gnerasi* yg muda yg tkurung pda knikmatan dunia !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dg iman Nabi Ibrahim , kteguhan hati Nabi Ya'kub ,dan kepemimpinan Nabi Muhammad !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(tulisan ini tagnya http://zeeddzakya.blogspot.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-4720534173165427024?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/4720534173165427024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=4720534173165427024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4720534173165427024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4720534173165427024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/bangkit-pemuda-islam.html' title='bangkit pemuda islam !'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-668832821997975864</id><published>2009-02-17T16:59:00.002+07:00</published><updated>2009-02-17T17:03:17.104+07:00</updated><title type='text'>dakwah</title><content type='html'>kita adalah peladang dakwah...&lt;br /&gt;yang menyebar benih-benih dengan penuh harapan..&lt;br /&gt;merawat dengan cinta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita harus menebar benih sebanyak-banyaknya..&lt;br /&gt;merawat dengan cinta setulus-tulusnya..&lt;br /&gt;karena kita tidak tahu, benih mana yang akan menjadi pohon, dan pohon mana yang akan menghasilkan buah buah amal..&lt;br /&gt;dan kita juga tidak tahu, amal mana yang akan diterima oleh Allah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-668832821997975864?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/668832821997975864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=668832821997975864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/668832821997975864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/668832821997975864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/dakwah.html' title='dakwah'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8274200439746628525</id><published>2009-02-16T10:30:00.004+07:00</published><updated>2009-02-16T10:34:06.448+07:00</updated><title type='text'>What a meaning about....Love....?!?</title><content type='html'>Sueerr, ana terharu, sungguh dalam seorang anak smait usia belasan begitu dalam memaknai cinta.. begitu dewasa dan matang...&lt;br /&gt;tulisan ini ana ambil dari http://eyes-isyafaith.blogspot.com kita baca bareng2 yah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah bunga ia merekah mempesona&lt;br /&gt;bukan bangkai yang manusuk jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah warna ,ia selalu berseri, mewarnai hidup ini&lt;br /&gt;bukan menghapus ,menghilangkan, dan melenyapkan warna-warni kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah Smangat,ia slalu memberi motivasi dan spirit,smangat juang tuk berdiri&lt;br /&gt;bukan membuat putus asa dan menyerah dari perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah Matahari,ia menyinari hati dengan kehangatan&lt;br /&gt;bukan api yang membakar dan merangsang permusuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah Bintang ,ia menerangi malam dengan kekhusukan&lt;br /&gt;bukan meteor yang menubruk bumi,sehingga menimbulkan ketegangan yang mengusik kehidupan di bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah Bulan ,ia lengkapi hati dengan cahaya cinta da iman&lt;br /&gt;bukan kegelapan yang memenuhi hati dengan noda-noda kebencian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah pelepas dahaga&lt;br /&gt;bukan kemarau yang memanggang jalannya perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah lautan,Luas makna ungkapan kasihnya dan begitu besar wujud abdi sayangnya&lt;br /&gt;bukan sebutir biji yang bila disentil ,hilang lalu lenyap tak berada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah lukisan ,indah,penuh ekspresi dan emosi ,berjuta rasa mudah diingat dalam bayang-bayang kerinduan ,manis dan menggetarkan untuk dirasa,dan sejuk dijiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukisan itu terukir indah dalam hati dan sanubari&lt;br /&gt;memberi ketenangan,kedamaian,kesejukan dan kebahagian maupun kesedihan beraduk menjadi satu saling berpadu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan bualan-bualan gombal yg hrs dicurahkan dg kebohongan dan nafsu semata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu Tulus,memberi perlindungan dan saling memaafkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta lebih indah bila kita bisa mengatur dan mengendalikan perasaan itu&lt;br /&gt;Cinta Q Agungkan hanya Pada-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Bagaimanna langkah Kita untuk menejemen Cinta....???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa besar Cinta dan SayangKu kUpersembahkan hanya untuk-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisy Cinta Allah&lt;br /&gt;Aisy Cinta Umi dan Abi&lt;br /&gt;Aisy Cinta Ade-ade&lt;br /&gt;And Fatimah,Hajar,Hilmi,Yusuf,As'ad, Ahmad Love Me to&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8274200439746628525?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8274200439746628525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8274200439746628525' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8274200439746628525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8274200439746628525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/what-meaning-aboutlove.html' title='What a meaning about....Love....?!?'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-1559961919102960738</id><published>2009-02-14T11:28:00.000+07:00</published><updated>2009-02-14T11:29:02.652+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://testi.iluvislam.com"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3429/3275977833_150c17096f.jpg?v=0" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dapatkan Mesej Bergambar di Sini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-1559961919102960738?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/1559961919102960738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=1559961919102960738' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1559961919102960738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/1559961919102960738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/dapatkan-mesej-bergambar-di-sini.html' title=''/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-7920030621563346722</id><published>2009-02-10T07:59:00.007+07:00</published><updated>2009-02-14T11:55:17.616+07:00</updated><title type='text'>catatan sahabat..</title><content type='html'>surat seorang sahabat lama&lt;br /&gt;&lt;a href="http://testi.iluvislam.com/"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3521/3265151497_30b489b781.jpg" border="20" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku rindu untuk mengatakan ini kepada antum.&lt;br /&gt;cemburuku meluap ketika masa laluku terulas oleh apa yang kulihat dari pencapaian kalian semua. aku juga pernah seperti itu kan akh..... aku juga pernah berkata Allohu Akbar dengan segenap jiwa. aku juga pernah sholat dengan bercucuran air mata. aku juga pernah berbicara santun menjaga hati, tunduk pandangan dan bersedekah walaupun aku kekurangan.&lt;br /&gt;aku pernah menikmati, merasakan dan menjadikan itu sebagai life style yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua itu kulakukan ketika semuanya masih ada di dekatku. antum semua yang pernah memberikan arti itu pada pikiran dan pandanganku.&lt;br /&gt;suatu hari, aku bersikeras untuk tidak mengikuti bantara. dan menjadi sebuah fakta bahwa pada malam sebelum hari h. perasaan ini gundah, terusik akan rasa kebersamaan, kedekatan dan tentunya perjuangan.&lt;br /&gt;alasan terkuat ketika hati ini memutuskan untuk ikut bantara adalah perjuangan untuk indahnya islam di kegiatan ekstra kurikuler pramuka Pangeran Sambernyawa dan Nyi Ageng serang bersama antum semua.&lt;br /&gt;aku tahu akh, aku lah yang paling lemah diantara antum semua. lemah untuk berpijak dengan kaki sendiri, malu untuk berbicara dengan mulut sendiri.&lt;br /&gt;tapi aku masih yakin karena ada antum semua yang menopangku, mendorongku untuk berbicara dan melangkah sekuat umar bin khotob sekalipun.&lt;br /&gt;akh. maafkan aku.&lt;br /&gt;terimalah aku.&lt;br /&gt;bimbinglah aku.&lt;br /&gt;kalupun engkau berkata I'dilu&lt;br /&gt;kan ku jawab Labaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berkobar tinggi panaskan bumi&lt;br /&gt;membakar ladang dan rumah kami&lt;br /&gt;darah syuhada mengalir suburkan negeri&lt;br /&gt;tiada kata lagi&lt;br /&gt;kami harus kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatkan aku akh.&lt;br /&gt;KAMI itu adalah antum semua dan aku didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"BE A GOOD MOSLEM OR DIE LIKE SYUHADA"&lt;br /&gt;ALLOHU AKBAR"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-7920030621563346722?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/7920030621563346722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=7920030621563346722' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7920030621563346722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7920030621563346722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/catatan-sahabat.html' title='catatan sahabat..'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3521/3265151497_30b489b781_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-3054803009679080251</id><published>2009-02-06T07:51:00.000+07:00</published><updated>2009-02-06T07:52:55.473+07:00</updated><title type='text'>Extracts of speech by Hafez A.B Mohamed: Director-General, Al Baraka Bank.</title><content type='html'>Demographics:&lt;br /&gt; o World Jewish Population.  14 million&lt;br /&gt; o Distribution: 7 m in America&lt;br /&gt;                       5 m in Asia&lt;br /&gt;                       2 m in Europe&lt;br /&gt;                       100 thousand in Africa&lt;br /&gt; o World Muslim Population: 1.5 billion&lt;br /&gt; o Distribution: 1 billion in Asia/Mid-East&lt;br /&gt;                      400 M in Africa&lt;br /&gt;                      44 M in Europe&lt;br /&gt;                       6 M in the Americas&lt;br /&gt; o Every fifth human being is a Muslim.&lt;br /&gt; o For every single Hindu there are two Muslims&lt;br /&gt; o For every Buddhist there are two Muslims&lt;br /&gt; o For every Jew there are 107 Muslims&lt;br /&gt; o Yet the 14 million Jews are more powerful than the entire 1.5 billion Muslims&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;                            Why?&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Here are some of the reasons.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Movers of Current History&lt;br /&gt; o  Albert Einstein             Jewish&lt;br /&gt; o  Sigmund Freud            Jewish&lt;br /&gt; o  Karl Marx                    Jewish&lt;br /&gt; o  Paul Samuelson           Jewish&lt;br /&gt; o  Milton Friedman         Jewish&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Medical Milestones&lt;br /&gt; o  Vaccinating Needle: Benjamin Ruben     Jewish&lt;br /&gt; o  Polio Vaccine          Jonas Salk             Jewish&lt;br /&gt; o  Leukaemia Drug     Gertrude Elion           Jewish&lt;br /&gt; o  Hepatitis B             Baruch Blumberg     Jewish&lt;br /&gt; o  Syphilis Drug         Paul Ehrlich             Jewish&lt;br /&gt; o  Neuro muscular      Elie Metchnikoff       Jewish&lt;br /&gt; o  Endocrinology         Andrew Schally       Jewish&lt;br /&gt; o  Cognitive therapy. Aaron Beck               Jewish&lt;br /&gt; o  Contraceptive Pill  Gregory Pincus         Jewish&lt;br /&gt; o  Understanding of Human Eye. G. Wald  Jewish&lt;br /&gt; o  Embryology.         Stanley Cohen          Jewish&lt;br /&gt; o  Kidney Dialysis     Willem Kloffcame      Jewish&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Nobel Prize Winners&lt;br /&gt; o  In the past 105 years, 14 million Jews have won 180 Nobel prizes whilst 1.5 billion Muslims have contributed only 3 Nobel winners&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Inventions that changed History&lt;br /&gt; o  Micro- Processing Chip. Stanley Mezor            Jewish&lt;br /&gt; o  Nuclear Chain Reactor  Leo Sziland                  Jewish&lt;br /&gt; o  Optical Fibre Cable       Peter Schultz               Jewish&lt;br /&gt; o  Traffic Lights            Charles Adler                    Jewish&lt;br /&gt; o  Stainless Steel         Benno Strauss                 Jewish&lt;br /&gt; o  Sound Movies          Isador Kisee                     Jewish&lt;br /&gt; o  Telephone Microphone Emile Berliner                Jewish&lt;br /&gt; o  Video Tape Recorder Charles Ginsburg             Jewish&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Influential Global Business&lt;br /&gt; o  Polo             Ralph Lauren                  Jewish&lt;br /&gt; o  Coca Cola                                          Jewish&lt;br /&gt; o  Levi's Jeans    Levi Strauss                  Jewish&lt;br /&gt; o  Sawbuck's      Howard Schultz             Jewish&lt;br /&gt; o  Google          Sergey Brin                    Jewish&lt;br /&gt; o  Dell Computers  Michael Dell               Jewish&lt;br /&gt; o  Oracle       Larry Ellison                      Jewish&lt;br /&gt; o  DKNY       Donna Karan                      Jewish&lt;br /&gt; o  Baskin &amp; Robbins     Irv Robbins          Jewish&lt;br /&gt; o  Dunkin Donuts   Bill Rosenberg           Jewish&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Influential Intellectuals/ Politicians&lt;br /&gt; o  Henry Kissinger , US Sec of State                     Jewish&lt;br /&gt; o  Richard Levin, PresidentYaleUniver sity             Jewish&lt;br /&gt; o  Alan Greenspan , US Federal Reserve               Jewish&lt;br /&gt; o  Joseph Lieberman                                           Jewish&lt;br /&gt; o  Madeleine Albright , US Sec of State                 Jewish&lt;br /&gt; o   CasperWeinberger , US Sec of Defence            Jewish&lt;br /&gt; o  Maxim Litvinov , USSR Foreign Minister             Jewish&lt;br /&gt; o   DavidMarshal , Singapore Chief Minister            Jewish&lt;br /&gt; o  Isaacs Isaacs, Gov-GenAustralia                      Jewish&lt;br /&gt; o  Benjamin Disraeli, British Statesman                Jewish&lt;br /&gt; o  Yevgeny Primakov, Russian PM                       Jewish&lt;br /&gt; o  Barry Goldwater , US Politician                         Jewish&lt;br /&gt; o  Jorge Sampaio, President Portugal                    Jewish&lt;br /&gt; o  Herb Gray, Canadian Deputy - PM                    Jewish&lt;br /&gt; o  Pierre Mendes, French PM                              Jewish&lt;br /&gt; o  Michael Howard, British Home Sec.                  Jewish&lt;br /&gt; o  Bruno Kriesky, Austrian Chancellor                  Jewish&lt;br /&gt; o  Robert Rubin , US Sec of Treasury                    Jewish&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Global Media Influential&lt;br /&gt; o  Wolf Blitzer,  CNN                                             Jewish&lt;br /&gt; o  Barbara Walters   ABC News                             Jewish&lt;br /&gt; o   EugeneMeyer , Washington Post                      Jewish&lt;br /&gt; o  Henry Grunwald, Time Magazine                        Jewish&lt;br /&gt; o  Katherine Graham , Washington Post                 Jewish&lt;br /&gt; o  Joseph Lelyeld, New York Times                       Jewish&lt;br /&gt; o  Max Frankel, New York Times                           Jewish&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Global Philanthropists&lt;br /&gt; o  George Soros                                                  Jewish&lt;br /&gt; o  Walter Annenberg                                            Jewish&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Why are they powerful?   why are Muslims powerless?&lt;br /&gt;Here's another reason. We have lost the capacity to produce knowledge.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; o  In the entire Muslim World (57 Muslim Countries) there are only 500 universities.&lt;br /&gt; o  In USA alone, 5,758 universities&lt;br /&gt; o  In India alone, 8,407 universities&lt;br /&gt; o  Not one university in the entire Islamic World features in the Top 500 Ranking Universities of the World&lt;br /&gt; o  Literacy in the Christian World  90%&lt;br /&gt; o  Literacy in the Muslim World     40%&lt;br /&gt; o  15 Christian majority-countries, literacy rate 100%&lt;br /&gt; o  Muslim majority - countries ,       None&lt;br /&gt; o  98% in Christian countries completed primary&lt;br /&gt; o  Only 50% in Muslim countries completed primary.&lt;br /&gt; o  40% in Christian countries attended university&lt;br /&gt; o  In Muslim countries a dismal 2% attended.&lt;br /&gt; o  Muslim majority countries have 230 scientists per one million Muslims&lt;br /&gt; o  The USA has 5000 per million&lt;br /&gt; o  The Christian world 1000 technicians per million.&lt;br /&gt; o  Entire Arab World only 50 technicians per million.&lt;br /&gt; o  Muslim World spends on research/developmen t 0.2% of GDP&lt;br /&gt; o  Christian World spends 5 % of GDP&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Conclusion.&lt;br /&gt; o  The Muslim World lacks the capacity to produce knowledge.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Another way of testing the degree of knowledge is the degree of diffusing knowledge.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; o   Pakistan 23 daily newspapers per 1000 citizens&lt;br /&gt; o   Singapore 460 per 1000 citizens.&lt;br /&gt; o  In UK book titles per million is 2000&lt;br /&gt; o  In Egypt book titles per million is only 17&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Conclusion.&lt;br /&gt; o  Muslim World is failing to diffuse knowledge&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Applying Knowledge is another such test.&lt;br /&gt; o  Exports of high tech products from   Pakistan is 0.9% of its exports.&lt;br /&gt; o  In Saudi Arabia is 0.2%&lt;br /&gt; o   Kuwait , Morocco and Algeria 0.3%&lt;br /&gt; o   Singapore alone is 68%&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Conclusion.&lt;br /&gt; o  Muslim World is failing to apply knowledge.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; What do you conclude?    no need to tell the figures are speaking themselves very loudly we are unable to listen&lt;br /&gt;Advice:&lt;br /&gt;Please educate yourself and your children. always promote education, don't compromise on it, don't ignore your children's slightest misguidance from education (and please, for God's Sake, don't use your personal contacts or sources to promote your children in their education; if they fail, let them and make them learn to pass; b/c if they can't do it now, they can't ever).&lt;br /&gt;We are World's biggest and strongest nation, all we need is to identify and explore our ownselves. Our victory is with our knowledge, our creativity, our literacy...And nothing else.&lt;br /&gt;....Wake up...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-3054803009679080251?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/3054803009679080251/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=3054803009679080251' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3054803009679080251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3054803009679080251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/02/extracts-of-speech-by-hafez-ab-mohamed.html' title='Extracts of speech by Hafez A.B Mohamed: Director-General, Al Baraka Bank.'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-4857135423829298613</id><published>2009-01-23T09:50:00.000+07:00</published><updated>2009-01-23T10:18:56.650+07:00</updated><title type='text'>surga...</title><content type='html'>&lt;a href="http://testi.iluvislam.com"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3411/3216559011_d7cfbe3367.jpg?v=0" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dapatkan Mesej Bergambar di Sini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-4857135423829298613?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/4857135423829298613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=4857135423829298613' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4857135423829298613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4857135423829298613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/surga.html' title='surga...'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-3252918198781439084</id><published>2009-01-20T15:32:00.001+07:00</published><updated>2009-01-23T13:40:33.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='belajar'/><title type='text'>Posting Geografi</title><content type='html'>kemarin kita telah belajar tentang vulkanologi, Vulkanologi merupakan studi tentang gunung berapi, lava, magma, dan fenomena geologi yang berhubungan. Seorang ahli vulkanologi adalah orang yang melakukan studi pada bidang ini. &lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Para ahli vulkanologi sering mengunjungi gunung berapi, terutama yang masih aktif, untuk mengamati letusan gunung berapi, mengumpulkan produk letusan termasuk contoh tephra (seperti abu, ash atau batu apung, pumice), batuan, dan lava. Tujuan utama dari penyelidikan adalah perkiraan letusan; pada saat ini belum ada cara yang akurat untuk melakukan hal ini, tetapi memperkirakan letusan, seperti halnya memperkirakan gempa bumi, dapat menyelamatkan banyak jiwa. Seorang ahli vulkanologi mempelajari pembentukan gunung berapi dan letusannya saat ini serta sejarah letusannya. silahkan tambah dikomen untuk memperkaya khasanah keilmuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-3252918198781439084?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/3252918198781439084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=3252918198781439084' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3252918198781439084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3252918198781439084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/posting-geografi.html' title='Posting Geografi'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8040246580888998735</id><published>2009-01-19T14:26:00.002+07:00</published><updated>2009-02-14T11:33:29.702+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebuah seruan'/><title type='text'>Selamat Pagi Cinta</title><content type='html'>&lt;em&gt;Selamat pagi cinta..&lt;br /&gt;Aku akan menyambut hari ini dengan cinta dihatiku.  aku akan memandang segalanya dengan cinta. Aku akan mencintai semua hal dalam hidupku. Aku akan mencintai matahari, karena matahari menghangatkan tulang-tulangku. Namun; aku juga akan mencintai hujan, karena hujan membersihkan hatiku. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://testi.iluvislam.com"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3510/3267209804_2c39a4f40b.jpg?v=0" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dapatkan Mesej Bergambar di Sini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku akan mencintai cahaya, karena cahaya menunjukkan jalan kepadaku; namun aku akan mencintai kegelapan, karena kegelapan menunjukkan kepadaku  bintang-bintang.&lt;br /&gt;Aku akan menyambut baik kebahagian, karena kebahagian memperbesar hatiku. Namun aku akan menahankan kesedihan, karena kesediahan membuka jiwaku. &lt;br /&gt;Aku akan menghargai kesuksesan, karena kesuksesan adalah hakku. Namun akan menyambut baik rintangan, karena rintangan adalah tantanganku.&lt;br /&gt;Aku menyambut hari ini dengan cinta dihatiku. Dan bagaimana aku bertindak? Aku akan mencintai semua manusia karena masing-masing mempunyai sifat untuk dikagumi, walaupun sifat itu tersembunyi. Dengan cinta aku akan meruntuhkan tembok kecurigaan dan kebencian yang telah mereka dirikan disekeliling hati mereka dan ditempatnya aku akan membangun jembatan sehingga cintaku bisa memasuki jiwa mereka.&lt;br /&gt;Aku akan mencintai orang yang penuh cita-cita karena mereka bisa memberikan ilham kepadaku. &lt;br /&gt;Aku akan mencintai orang yang gagal karena mereka memberiku pelajaran. &lt;br /&gt;Aku akan mencintai raja-raja karena mereka hanyalah manusia biasa. &lt;br /&gt;Aku akan mencintai orang yang rendah hati karena mereka karena mereka memiliki sifat surgaawi. &lt;br /&gt;Aku akan mencintai orang kaya akrena mereka kesepian. &lt;br /&gt;Aku akan mencintai orang miskin karena mereka begitu banyak. &lt;br /&gt;Aku akan mencintai orang muda karena keyaklinan yang mereka pegang. &lt;br /&gt;Aku akan mencintai orang tua karena kebijaksanaan yang mereka miliki.&lt;br /&gt;Aku akan menyambut hari ini dengan cinta dihatiku. Dan bagaimana aku akan menghadapi setiap orang yang kutemui? Hanya dengan satu cara. Dengan kebisuan dan kepada diriku aku akan menyapanya dan mengatakan aku cinta padamu. Walaupun dikatakan dalam kebisuan kata-kata ini akan terpancar dari mataku, menghilangkan kerutan dahiku, mendatangkan senyuman dibibirku dan gema dalam suaraku, dan hatinyapun akan terbuka. &lt;br /&gt;Aku akan menyambut hari ini dengan cinta dihatiku.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8040246580888998735?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8040246580888998735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8040246580888998735' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8040246580888998735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8040246580888998735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/selamat-pagi-cinta.html' title='Selamat Pagi Cinta'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-3044769764054417504</id><published>2009-01-19T13:34:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T15:46:07.581+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>Mengapa kita harus mengemban amanah dakwah ?</title><content type='html'>Saudaraku &lt;br /&gt;Mengapa kita harus mengemban amanah dakwah ? barangkali ini adalah sebuah pertanyaan yang konyol, menurut antum yang sudah sekian lama berjuang di jalan dakwah. Buat apa kita bertanya kembali, setelah sekian lama kita berjuang bersama. Tetapi, menurut saya, ini adalah pertanyaan yang menjadi titik tolak idiologis yang menjadi ruh  perjuangan kita. Karena sudah menjadi tabiat manusia untuk melakukan sesuatu dengan pamrih, untuk melakukan sesuatu dengan alasan. Marilah kita mencoba mencari alasan mengapa kita mengemban amanah dakwah ini. &lt;br /&gt;1.karena kita bersyukur pada Allah.&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt; kita pernah belajar bersama tentang syarat-syarat syukur menurut ibnul qoyyim. Beliau mengatakan bahwa syarat syukur ada tiga, yaitu mengakui nikmat Allah atas dirinya. Menyanjung Allah atas nikmatNya, dan menggunakan nikmat itu untuk mendapat keridhaanNya.&lt;br /&gt;Cobalah kita mulai menghitung bekas-bekas nikmat Allah yang diberikan kepada kita, sejenak kita menghitung ... dan ternyata mahasuci Allah yang telah memberikan nikmat kepada kita dengan begitu banyak. &lt;br /&gt;Cobalah kita ingat, betapa Allah memberikan kepada kita semuanya yang terbaik. Fisik yang baik, akal yang cerdas, analisa yang tajam, kemampuan retorika dan kalau kita mencoba merenung, kita tidak pernah kekurangan rizki (meskipun sering pas-pasan, tetapi sampai saat ini kita masih bisa makan !)&lt;br /&gt;Tidak ada ruginya kita bersyukur pada Allah SWT, karena bila kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmatNya.&lt;br /&gt;Tentu saja, kita harus bersyukur atas nikmat Allah dengan cara mengakuinya, memuji Allah dan menggunakan nikmat itu untuk mendapat keridhaanNya.&lt;br /&gt;Kalau rosulullah tauladan kita, sholat lail sampai kakinya bengkak karena bersyukur pada Allah, apa yang telah kita lakukan untuk bersyukur padaNya ?&lt;br /&gt;Eh, ternyata kita belum melakukan amal yang membanggakan sebagai tanda syukur kita, untuk bekal akhirat kita. &lt;br /&gt;Dan disini, dijalan dakwah ini, ada banyak peluang amal, ada banyak mutarabbi yang menanti sentuhan tarbiyah kita. Dijalan ini, ada banyak dhuafa dan madzlumin, orang lemah dan orang tertindas, yang menanti pembelaan kita. Dijalan perjuangan ini, ada sekian banyak kemungkaran yang harus kita hentikan. Disini, dijalan ini, ada peluang untuk menjadi Ansharullah !&lt;br /&gt;2.karena obsesi kita terhadap akhirat.&lt;br /&gt;Malik bin Dinar pernah mengatakan, ” kadar hilangnya obsesi anda kepada akhirat dari hati anda sangat ditentukan oleh kadar obsesi anda terhadap dunia ”.&lt;br /&gt;Karena obsesi kita tehadap akhirat, karena keimana kita pada Allah dan hari akhir, karena kita merindu surga, karena kita menyadari amal kita terlalu sedikit, maka kita harus beramal ! sekarang ! walaupun sedikit ! dan tidak boleh ditunda!&lt;br /&gt;3.karena konsekuensi kita terhadap dosa-dosa kita.&lt;br /&gt;Saudaraku,&lt;br /&gt;Keakraban kita dengan kemaksiatan membuat munculnya perasaan tidak berdosa. Kedekatan kita dengan kemaksiatan membuat lemahnya nurani kita. Dan generasi salaf menganggap dosa harus ditebus dengan amal solih !&lt;br /&gt;Ya, dosa kita sudah terlalu banyak teronggok menutupi pintu hati kita. Mari kita segera bertaubat kepada Allah SWT, dan segera memperbanyak amal, karena kita berharap, amal kita dapat menebus dosa kita ! &lt;br /&gt;kita beramal dan berdakwah bukan karena kita merasa lebih baik dari mutarabbi kita, lebih baik dari pada simpatisan dan kader pemula, tetapi karena kita merasa dosa kita terlalu banyak dan Allah Arrahiim masih saja memberi banyak nikmat kepada kita. Inna lillah..&lt;br /&gt;4.karena kita ingin beramal dengan ikhlas.&lt;br /&gt;Kita telah belajar bersama, sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya, apakah amal itu ikhlas karena Allah SWT, atau karena ingin meminang wanita, meraih harta atau menggapai dunia.&lt;br /&gt;Seorang tabiin, pernah menangis selama dua puluh tahun, tanpa diketahui istrinya. &lt;br /&gt;Imam Al mawardi, telah menghabiskan umurnya untuk menulis buku, tetapi tidak ada yang dipublikasikan sampai ia wafat!&lt;br /&gt;Apa yang akan kita ikhlaskan, kalo amalpun belum pernah kita lakukan! bukankah tiada keikhlasan tanpa amal?&lt;br /&gt;Dan dijalan ini, ada banyak peluang amal yang bisa kita lakukan.&lt;br /&gt;5.karena kesadaran kita akan sedikitnya waktu, terbatasnya sumberdaya dan minimnya kekuatan sehingga konsekuensinya kita harus amal jama’i.&lt;br /&gt;Waktu kita sangat singkat, detik-detik berjalan tak terasa, tahun demi tahun bergulir mengurangi jatah umur kita.&lt;br /&gt;Dan ternyata, kita juga belum melakukan apa-apa. Untuk menebusnya, kita harus kreatif beramal.&lt;br /&gt;Ketika ingin kreatif beramal, kita baru menyadari betapa terbatasnya sumber daya yang kita miliki,  betapa minimnya kekuatan yang kita punyai, semuanya tidak sebanding dengan kewajiban yang harus kita tunaikan. sungguh, bekal kita tidaklah memadai untuk melakukan sebuah perjalanan panjang peradaban.&lt;br /&gt;Secara teori ekonomi, kita harus memanfaatkan sumber daya, potensi dan waktu kita yang terbatas untuk meraih ”keuntungan ” amal akhirat yang besar. &lt;br /&gt;Rasa-rasanya, tanpa jamaah yang mengakomodaasi potensi kita, kita tidak mungkin dapat melakukannya.&lt;br /&gt;Sebagai contoh, mungkin kita ”hanya” punya keahlian menempel pamflet atau memasang bendera, tetapi bila keahlian ini berpadu dalam sebuah amal jama’i yang mamadukan potensi. selembar pamflet yang kita tempel akan mejadi kontribusi cikal bakal khilafah! (dengan izin Allah)&lt;br /&gt;Atau mungkin, dari infaq 2,5 % penghasilan kita yang tidak seberapa, yang kadang-kadang masih dibawah UMR, bila dikumpulkan dengan ikhwah yang lainnya, dana ini akan menjadi penopang dakwah yang luar biasa ! subhanallah&lt;br /&gt;6.karena kita tahu akan konspirasi musuh-musuh islam.&lt;br /&gt;Musuh-musuh islam bahu membahu, menyatukan potensi dan harta mereka, bekerja keras 24 jam, mencurahkan segala usaha dan upaya untuk menghancurkan Islam.&lt;br /&gt;Makar musuh Allah ada dimana-mana, Iraq, Afghanistan, Mesir, Philipina dan penjuru negeri islam lainnya tak luput dari makar mereka. Data terbaru, umat Islam indonesia tinggal 70%. What next ? apa yang harus kita lakukan?&lt;br /&gt;Tentu saja, kita harus bekerja lebih keras lagi, karena kita tidak rela panji islam terkulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;solo,2003&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-3044769764054417504?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/3044769764054417504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=3044769764054417504' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3044769764054417504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3044769764054417504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/mengapa-kita-harus-mengemban-amanah.html' title='Mengapa kita harus mengemban amanah dakwah ?'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8170318477804969260</id><published>2009-01-19T13:30:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T15:45:00.186+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebuah seruan'/><title type='text'>Kepada saudaraku Pejuang dakwah dijalan Allah…</title><content type='html'>Kepada sahabat yang Allah mulyakan ia  dengan dakwah...&lt;br /&gt;Kepada setiap muslim yang mencitakan kejayaan islam…&lt;br /&gt;Aku gemakan sebuah seruan cinta..&lt;br /&gt;Sebuah seruan untuk gemakan tekad...&lt;br /&gt;Sebuah seruan yang merupakan desah-desah kalbu...&lt;br /&gt;Kepada mereka yang bekerja keras mengharap ridha Allah… &lt;br /&gt;Kepada mereka yang siap mengemban beratnya amanah dakwah…&lt;br /&gt;Kepada para murabbi yang serius membina…&lt;br /&gt;Kepada mereka yang sabar membersamai mutarabbinya, meniti jalan ilahi…&lt;br /&gt;Kepada saudaraku tercinta….&lt;br /&gt;Risalah ini aku persembahkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena aku mencintai antum ... &lt;br /&gt;Cinta karena Allah dan meneladani rasulnya...&lt;br /&gt;Cinta yang mengharu biru kalbu &lt;br /&gt;Cinta yang menyesak memenuhi rongga dada.. &lt;br /&gt;Cinta yang menggelorakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Bukankah Allah telah memulyakan kita semua dengan dakwah ini..?&lt;br /&gt;Bukankah sebuah kebahagian bagi kita ketika Allah memilih kita sebagai jundullah, tentara-tentara Allah yang membela syariatnya?&lt;br /&gt;Bukankah sebuah kehormatan bagi kita ketika Allah memilih kita untuk menghasung panji-panjinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika konsolidasi kekuatan, koordionasi sejumlah program, sekaligus pembekalan-pembekalan pengokoh fikrah dan pematang qalbu digelar, aina anta ya jundullah? &lt;br /&gt;Kami mafhum, mungkin engkau saat bitiu tengah sibuk dengan agendamu. Tugas-tugas akademis menuntutmu untuk berada dalam kejaran waktu, paper, laporan praktikum dan skripsi saat itu menjadi prioritas utamamu. tak berdaya lagi mengahdapi kemyataan yang dilemnatis banyaknya kewajiban kuliahmu, Tak mampu lagi antum berbagai dengan beban dakwahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...Saudaraku...&lt;br /&gt;Bukankah Allah telah memulyakan kita semua dengan dakwah ini..?&lt;br /&gt;Bukankah sebuah kebahagian bagi kita ketika Allah memilih kita sebagai jundullah, tentara-tentara Allah yang membela syariatnya?&lt;br /&gt;Bukankah sebuah kehormatan bagi kita ketika Allah memilih kita untuk menghasung panji-panjinya?&lt;br /&gt;Lihatlah lebih dalam pada masing-masing diri kita. Sadarlah segera akan hampa temunya batin dalam shala-shalat kita menghadapNya. Tiada lagi nikmat indah yang berasa menyejuk itu. Kemanakah lari tilawah harian kita yang belepotan terbata-bata itu. Untuk menuntaskan target-target minmal yang menjadi standar ketangguhan ruhiyah kita tak lagi kuat kita capai. Kemanakah malam-malam hening tempat kita berdiri, ruku, dan sujud penuh isak membasahi pipi. Semua kini telah lenyap meninggalkan suara dengkur keras panjang menyambut fajar. Mungkin dengan alasan lelah yang sebenarnya tak seberapa itu, bahkan yang sebenarnya tak tepat sebagai kedok malas itu. Kemana juga berbagi waktu kita dengan penggalian ilmu, dengan pengasah fikir. Dengan dan dengan semua keutuhan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kering terasa menyesak. Hampa sedemikian tak punya warna. Karena dalam semua sisa kekuatan yang telah remuk itu, terbuka lebar pintu inkhirafat fikr dan amal yang ngeri nganga. Baru kemarin terdengar berita seorang pejuang yang minta ijin undur dari kancah dakwah ini. Cuti sementara untuk memuasi hajat akadamisnya yang belum seberapa menantang itu. Padahal ia tahu persis bahwa undur dirinya itu berarti para seniornya yang tertatih membagi waktu dan pikiran semakin memberat luka duka beban tak berpikul.   &lt;br /&gt;Alangkah indahnya perjuangan ini..&lt;br /&gt;  Saudaraku...&lt;br /&gt;Ketika dalam setiap derap langkahnya kita lantunkan sebuah doa yang diajarkan Rasulullah yang mulia..&lt;br /&gt;Dalam waktu yang kita renda, hari yang kita jalin&lt;br /&gt;Ada sekian banyak kesejukan yang kita rasa&lt;br /&gt;Ada rindu yang menyesak dada&lt;br /&gt;Ada pahatan kasih yang terpasang di hati&lt;br /&gt;Selama itu pula kebersamaan kita ukir&lt;br /&gt;Semoga.......&lt;br /&gt;Waktu yang sedikit itu....&lt;br /&gt;Tidak pernah melupakan kita  dari indah kenangan yang membersamai kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap....&lt;br /&gt;Kebersaman kita bukan sekedar kebersamaan sesaat&lt;br /&gt;Bukan kebersamaan yang tak bernilai apa-apa&lt;br /&gt;Tapi... Sebuah kebersamaan yang hakiki...&lt;br /&gt;Kebersamaan yang terukir dalam hati&lt;br /&gt;Meski raga kita tak lagi bersua&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yaa Allah..&lt;br /&gt;Anugrahilah kami rasa takut yang menghalangi kami dari maksiat kepadamu...&lt;br /&gt;Dan ketaatan yang menghantarkan kami menuju surgamu...&lt;br /&gt;Serta keyakinan yang meringankan kami dalam menghadapi musibah duniawi..&lt;br /&gt;Yaa Allah, Berilah anugrah kepada kami muntuk menikmati pendengaran, penglihatan dan kekuatan selama engkau masih mengizinkan kami hidup...&lt;br /&gt;Yaa Allah..&lt;br /&gt;Tolonglah kami dalam menghadapi musuh-musuh kami..&lt;br /&gt;Dan balaslah orang yang menzalimi kami...&lt;br /&gt;Janganlah Engkau timpakan musibah yang  pada agama kami...&lt;br /&gt;Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai perhatian terbesar kami dan orientasi ilmu pengetahuan kami...&lt;br /&gt;Dan janganlah engkau perkenankan orang yang tidak menyayangi kami menguasai kami..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;solo, 1 januari 2002&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8170318477804969260?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8170318477804969260/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8170318477804969260' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8170318477804969260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8170318477804969260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/kepada-saudaraku-pejuang-dakwah-dijalan.html' title='Kepada saudaraku Pejuang dakwah dijalan Allah…'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-6152372272131393030</id><published>2009-01-19T13:25:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T15:46:07.581+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>Peranan Pemuda dalam Islam</title><content type='html'>Pemuda Sebagai Generasi Harapan Islam &lt;br /&gt;Islam adalah agama yang sangat memperhatikan dan memuliakan para pemuda, al-Qur’an menceritakan tentang potret pemuda ashaabul kahfi sebagai kelompok pemuda yang beriman kepada Allah SWT dan meninggalkan mayoritas kaumnya yang menyimpang dari agama Allah SWT, sehingga Allah SWT menyelamatkan para pemuda tersebut dengan menidurkan mereka selama 309 tahun (QS 18/).&lt;br /&gt;Kisah pemuda ashaabul ukhdud dalam al-Qur’an juga menceritakan tentang pemuda yang tegar dalam keimanannya kepada Allah SWT sehingga menyebabkan banyak masyarakatnya yang beriman dan membuat murka penguasa sehingga ratusan orang dibinasakan dengan diceburkan ke dalam parit berisi api yang bergejolak (sabab nuzul QS ). Dan masih banyak lagi contoh-contoh kisah para pemuda lainnya, diantaranya bahwa mayoritas dari assabiquunal awwaluun (orang-orang yang pertama kali beriman kepada Rasulullah SAW) adalah para pemuda (Abubakar ra masuk Islam pada usia 32 tahun, Umar ra 35 th, Ali ra 9 th, Utsman ra 30 th, dst).&lt;br /&gt;Sifat-sifat yang menyebabkan para pemuda tersebut dicintai Allah SWT dan mendapatkan derajat yang tinggi sehingga kisahnya diabadikan dalam al-Qur’an dan dibaca oleh jutaan manusia dari masa ke masa, adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Karena mereka selalu menyeru pada al-haq (QS 7/181) &lt;br /&gt;2.Mereka mencintai Allah SWT, maka Allah SWT mencintai mereka (QS 5/54) &lt;br /&gt;3.Mereka saling melindungi, menegakkan shalat (QS 9/71) tidak sebagaimana para pemuda yang menjadi musuh Allah SWT (QS 9/67) &lt;br /&gt;4.Mereka adalah para pemuda yang memenuhi janjinya kepada Allah SWT (QS 13/20) &lt;br /&gt;5.Mereka tidak ragu-ragu dalam berkorban diri dan harta mereka untuk kepentingan Islam (QS 49/15) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda Sebagai Generasi Yang Memahami Kondisi Realitas Ummat &lt;br /&gt;Jika kita menyaksikan kondisi mayoritas ummat Islam saat ini, maka terlihat bahwa sebagian besar ummat berada pada keadaan yang sangat memprihatinkan, mereka bagaikan buih terbawa banjir, tidak memiliki bobot dan tidak memiliki nilai. Jika dilakukan analisis secara mendalam dari sudut pandang agama, maka akan terlihat bahwa realitas ummat yang demikian disebabkan oleh hal-hal sbb:&lt;br /&gt;• Penyakit ummat Islam saat ini (baik di Indonesia maupun di berbagai negara Islam) berpangkal pada sikap infirodiyyah (individualisme). Maksudnya adalah bahwa mayoritas ummat Islam saat ini bekerja sendiri-sendiri dan sibuk dengan masalahnya masing-masing tanpa berusaha untuk menggalang persatuan dan membuat suatu bargaining position demi kepentingan ummat. Para ulama dan muballigh sibuk bertabligh, para pengusaha muslim sibuk dengan usahanya dan para pejabatnya sibuk mempertahankan jabatannya, tidak ada koordinasi dan spesialisasi untuk bekerja sesuai dengan bidangnya kemudian hasilnya dimusyawarahkan untuk kepentingan bersama. Demikian pula di tingkat ORMAS dan ORPOL, masing-masing bekerja sendiri tidak ada kerjasama satu dengan lainnya. Hal inilah yang menyebabkan jurang pemisah antara masing-masing kelompok semakin besar.&lt;br /&gt;• Secara kejiwaan beberapa penyakit yang memperparah kondisi ummat Islam saat ini diantaranya adalah:&lt;br /&gt;1. Emosional, artinya bahwa ikatan keislaman mayoritas ummat saat ini baru pada ikatan emosional saja, belum disertai dengan kefahaman yang mendalam akan ajaran agamanya. Sehingga disiplin untuk bekerja, semangat untuk berdakwah, gairah berinfak, dsb baru pada taraf emosional, bersifat reaktif dan sesaat saja (QS 22/11).&lt;br /&gt;2. Orientasi kultus. Dalam pelaksanaan ibadah ritual, menjalankan pola hidup sampai dengan mensikapi berbagai peristiwa kontemporer, mayoritas masyarakat muslim tidak berpegang kepada dasar (dhawabith) kaidah-kaidah Islam yang jelas, karena pengetahuan keislaman yang pas-pasan, sehingga lebih memandang kepada pendapat berbagai tokoh yang dikultuskan. Celakanya para tokoh tersebut kebanyakan dikultuskan oleh berbagai lembaga yang tidak memiliki kompetensi sama sekali dalam bidang agama, seperti media massa, sehingga bermunculanlah para ulama selebriti yang berfatwa tanpa ilmu, sehingga sesat dan menyesatkan.&lt;br /&gt;3. Sok pintar. Sifat kejiwaan lain yang menonjol pada mayoritas kaum muslimin saat ini adalah merasa sok pintar dalam hal agama. Jika dalam bidang kedokteran misalnya, mereka sangat menghargai spesialisasi profesi, sehingga yang memiliki otoritas untuk berbicara masalah penyakit adalah dokter, demikian seterusnya kaidah ini berlaku untuk bidang-bidang lainnya, kecuali bidang agama. Dalam bidang agama, dengan berbekal pengetahuan Islam yang ala kadarnya setiap orang sudah merasa cukup dan merasa tidak perlu belajar lagi untuk berani berbicara, berpendirian, bahkan berfatwa. Seolah-olah agama tidak memiliki kaidah-kaidah dan hukum-hukum yang perlu dipelajari dan dikuasai sehingga seorang layak berbicara dengan mengatasnamakan Islam.&lt;br /&gt;4. Meremehkan yang lain. Sifat lain yang muncul sebagai kelanjutan dari rasa sok pintar diatas adalah meremehkan pendapat orang lain. Dengan ringannya seorang yang baru belajar agama di sebuah universitas di Barat berani menyatakan bahwa jilbab adalah sekedar simbol saja bukan suatu kewajiban syar’i, yang dengan “fatwa-prematurnya” ini ia telah berani menafsirkan tanpa kaidah atas ayat al-Qur’an, menta’wil secara bathil hadits-hadits shahih serta membuang sirah nabawiyyah (perjalanan kehidupan Nabi SAW dan para sahabatnya) dan ijma’ (kesepakatan) fatwa para ulama sedunia, baik salaf (terdahulu) maupun khalaf (kontemporer).&lt;br /&gt;• Adapun secara aktifitas (amaliyyah) beberapa penyakit yang menimpa mayoritas ummat Islam saat ini diantaranya adalah :&lt;br /&gt;1. Sembrono. Dalam aspek aktifitas, maka mayoritas ummat melakukan kegiatan dakwah secara sembrono, tanpa perencanaan dan perhitungan yang matang sebagaimana yang mereka lakukan jika mereka mengelola suatu usaha. Akibat aktifitas yang asal jadi ini, maka dampak dari dakwah tersebut kurang atau tidak terasa bagi ummat. Kegiatan tabligh, ceramah, perayaan hari-hari besar agama yang dilakukan hanya sekedar menyampaikan, tanpa ada follow up dan reevaluasi terhadap hasilnya. Khutbah jum’at hanya sekedar melaksanakan rutinitas tanpa dilakukan pembuatan silabi yang berbobot sehingga jama’ah sebagian besar datang untuk tidur daripada mendengarkan isi khutbah. Kegiatan membaca al-Qur’an hanya terbatas kepada menikmati keindahan suara pembacanya, tanpa diiringi dengan keinginan untuk menikmati dan merenungkan isinya, sehingga disamakan dengan menikmati lagu-lagu dan nyanyian belaka.&lt;br /&gt;2. Parsial. Dalam melaksanakan Islam, mayoritas ummat tidak berusaha untuk mengamalkan keseluruhan kandungan al-Qur’an dan as-Sunnah, melainkan lebih memilih kepada bagian-bagian yang sesuai dengan keinginannya dan menghindari hal-hal yang tidak sesuai dengan hawa nafsunya (QS 2/85). Sehingga seorang sudah dipandang sebagai muslim sejati, hanya dengan indikator melakukan shalat atau puasa saja. Padahal shalat hanya bagian yang sangat kecil saja yang menjadi kewajiban seorang muslim, disamping aturan-aturan lain yang juga wajib dilaksanakan oleh seorang muslim dalam berekonomi, politik, pergaulan, pola pikir, cita-cita, bekerja, dsb. Yang kesemuanya tanpa kecuali akan diminta pertanggungjawaban kita di akhirat kelak (QS 2/208).&lt;br /&gt;3. Tradisional. Islam yang dilaksanakan masih bersifat tradisional, baik dari sisi sarana maupun muatannya. Dari sisi sarana, kaum muslimin belum mampu menggunakan media-media modern secara efektif untuk kepentingan dakwah, seperti ceramah dengan simulasi komputer, VCD film-film yang islami, iklan-iklan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, kebanyakan masih mengandalkan kepada cara tradisional seperti ceramah di mesjid, musholla dan di lapangan. Sementara dari sisi muatannya, maka isi ceramah yang disampaikan kebanyakan masih bersifat fiqih oriented; masalah-masalah aqidah, ekonomi yang islami, sistem politik yang islami, apalagi masalah-masalah dunia Islam kontemporer sama sekali belum banyak disentuh.&lt;br /&gt;4. Tambal-sulam. Dalam menyelesaikan berbagai persoalan ummat, pendekatan yang dilakukan bersifat tambal sulam dan sama sekali tidak menyentuh esensi permasalahan yang sebenarnya. Sebagai contoh, mewabahnya AIDS cara mengatasinya sama sekali bertentangan dengan Islam, yaitu dengan membagi-bagi kondom. Seolah-olah lupa atau sengaja melupakan bahwa pangkal sebab dari AIDS adalah melakukan hubungan seks tidak dengan pasangan yang sah. Dan cara menanggulanginya adalah dengan memperbaiki muatan pendidikan agama yang diajarkan dari sejak sekolah menengah sampai perguruan tinggi. Demikian pula masalah2 lainnya seperti tawuran pelajar, meningkatnya angka kriminalitas, penyalahgunaan Narkoba, menjamurnya KKN ; kesemuanya berpangkal pada satu sebab yaitu lemahnya pemahaman dan kepedulian pemerintah dalam mengajarkan dan menerapkan aturan-aturan Islam. &lt;br /&gt;Pemuda Harus Menjadi Generasi yang Bekerja dan Aktif Berdakwah &lt;br /&gt;Islam memandang posisi pemuda di masyarakat bukan menjadi kelompok pengekor yang sekedar berfoya-foya, membuang-buang waktu dengan aktifitas-aktivitas yang bersifat hura-hura dan tidak ada manfaatnya. Melainkan Islam menaruh harapan yang besar kepada para pemuda untuk menjadi pelopor dan motor penggerak dakwah Islam. Pemuda adalah kelompok masyarakat yang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya, diantaranya adalah bahwa mereka relatif masih bersih dari pencemaran (baik aqidah maupun pemikiran), mereka memiliki semangat yang kuat dan kemampuan mobilitas yang tinggi.&lt;br /&gt;Para musuh Islam sangat menyadari akan hal tersebut, sehingga mereka berusaha sekuat tenaga untuk mematikan potensi yang besar tersebut dari awalnya dan menghancurkan para pemuda dengan berbagai kegiatan yang laghwun (bersifat santai dan melalaikan), dan bahkan destruktif.&lt;br /&gt;Pemuda yang baik oleh karenanya adalah pemuda yang memiliki karakteristik sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Mereka beramal/bekerja dengan didasari dengan keimanan/aqidah yang benar&lt;br /&gt;“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?’” (QS Haa Miim [41]: 33)&lt;br /&gt;2. Mereka selalu bekerja membangun masyarakat&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.” (QS Al Kahfi [18]: 7)&lt;br /&gt;3. Dan mereka memahami bahwa orang yang baik adalah orang yang paling bermanfaat untuk ummat dan masyarakatnya&lt;br /&gt;“Dan Katakanlah: ‘Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mu’min akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.’” (QS At Taubah [9]: 105).&lt;br /&gt;Pemuda Harus Menjadi Generasi yang Menjadi Potret Islam &lt;br /&gt;Para pemuda hendaknya menyadari bahwa mereka haruslah menjadi kelompok yang mampu mempresentasikan nilai-nilai Islam secara utuh bagi masyarakat, yaitu:&lt;br /&gt;1. Mereka menjadi generasi yang hidup qalbunya karena senantiasa dekat dengan al-Qur’an, dan tenang dengan dzikrullah (QS 13/28) [1], bukan generasi yang berhati batu (QS 57/16) [2] akibat jauh dari nilai-nilai Islam, ataupun generasi mayat (QS 6/122) [3] yang tidak bermanfaat tetapi menebar bau busuk kemana-mana.&lt;br /&gt;2. Dalam menghadapi kesulitan dan tantangan, maka para pemuda harus sabar dan terus berjuang menegakkan Islam, hendaklah mereka berprinsip bahwa jika cintanya kepada Allah SWT benar, semua masalah akan terasa gampang.&lt;br /&gt;3. Dalam perjuangan, jika yang menjadi ukurannya adalah keridhoan manusia maka akan terasa berat, tetapi jika ukurannya keridhoan Allah SWT maka apalah artinya dunia ini (QS 16/96) [4].&lt;br /&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;[1] “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar Ra’d [13]: 28)&lt;br /&gt;[2] “… dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.” (QS. Al Hadiid [57]: 16)&lt;br /&gt;[3] “Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al An’am [6]: 122)&lt;br /&gt;[4] “Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An Nahl [16]: 96) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-6152372272131393030?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/6152372272131393030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=6152372272131393030' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6152372272131393030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/6152372272131393030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/peranan-pemuda-dalam-islam.html' title='Peranan Pemuda dalam Islam'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-8370680859920865849</id><published>2009-01-19T13:24:00.000+07:00</published><updated>2009-01-19T13:25:23.044+07:00</updated><title type='text'>Selamat pagi…</title><content type='html'>“ Setiap manusia berpagi hari dengan menjual dirinya( berbaiat), kadang penjualannya (baiatnya)  memerdekakannya dan kadang pula membinasakannya” (Al Hadits)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selamat pagi dunia! Saat mentari timur menyapa, saat burung-burung berkicau, saat yang penuh barakah. Mari kita kupas kajian hadits rasulullah SAW. Setiap pagi, adaperistiwa yang sangat penting dan bermakna. Setiap pagi ada baiat yang dilakukan seluruh manusia, kadang baiat itu memerdekakannya dan kadang pula membinasakannya.&lt;br /&gt;Mari kita rencanakan pagi kita, kepada siapakah kita ” menjual” pagi kita. Apakah pagi kita kita jual pada Allah dengan imbalan kemerdekaan kita, atau pagi kita kita jual kepada dunia. Atau bahkan pagi kita kita jual pada seseoarang sehingga kita tidak punya lagi kemerdekaan. Karena kita mengabdi padanya. &lt;br /&gt;Ada manusia yang menjual dirinya pada gaji. Ia setiap pagi bersiap untuk bekerja, berkeringat dan mendapatkan gaji diakhir bulan, dan gaji itu kadang tidak cukup untuk hidup layak sampai bulan berikutnya. Ada pula pedagang yang berpagi hari dengan menjual dirinya pada bisnisnya, setiap pagi ia sudah bangun dan bergegas untuk mempersiapkan dagangannya dan pulang sore hari untuk beristirahat sambil menghabiskan keuntungannya. &lt;br /&gt;Sebuah cerita menarik tentang nelayan meksiko, barangkali bisa kita ambil hikmahnya. Alkisah, seorang lulusan MBA dari Universitas ternama di Amerika sedang berlibur dipantai meksiko. Sebutlah namanya John. John mengamati seorang nelayan yang sedang bersantai dibawah pohon. Nelayan itu sesekali menghisap cerutu sambil menyeruput minuman. Anaknya bermain-main pasir didekatnya. Sang Lulusan MBA heran, mengapa nelayan ini sudah beristirahat, padahal hari belum terlalu sore, masih ada kesempatan untuk mencari ikan. Karena penasaran, john bertanya pada pak nelayan, ”mengapa anda bersantai? Bukankah masih ada waktu untuk melaut?”. &lt;br /&gt;Nelayan menjawab,” tangkapan ikanku hari ini sudah cukup untuk makan anak istriku dan masih ada sedikit kelebihan untuk membeli cerutu dan sedikit kebutuhan lainnya.”.&lt;br /&gt;John, dengan teori bisnis yang dikuasainya mencoba memberi advis, ” begini pak nelayan,  pak nelayan kan bisa bekerja lebih lama lagi, kan masih ada waktu!”&lt;br /&gt;Pak nelayan menjawab, ” untuk apa?” &lt;br /&gt;”anda bisa mendapat ikan lebih banyak, sehingga ada penghasilan tambahan yang bisa ditabung” saran john mantap.&lt;br /&gt;” dari penghasilan yang ditabung sekian lama, pak nelayan bisa membeli kapal yang lebih besar, sehingga hasil tangkapannya lebih banyak, jika gaya hidup pak nelayan tidak berubah, maka tabungan pak nelayan bisa lebih banyak dan pak nelayan bisa beli kapal lebih banyak lagi dan tangkapan ikannya semakin banyak” jelas John.&lt;br /&gt;”Lalu bagaimana lagi?” pak nelayan penasaran. &lt;br /&gt;John menjelaskan dengan saran profesionalnya” Jika uang pak nelayan sudah terkumpul banyak, maka pak nelayan bisa membuat pabrik pengkalenngan ikan didesa ini. Dan setelah beberapa tahun beroprasi dan menguntungkan, pak nelayan bisa mendaftarkan pabrik pengalengan ikan ini dibursa saham dan menjual saham pabrik pengalengan ikan, pak nelayan akan kaya raya ”&lt;br /&gt;”apa asyiknya? ” tanya nelayan.&lt;br /&gt;”pak nelayan bisa menikmati kehidupan, pak nelayan bisa hidup santai, sambil berlibur dipantai, menghsap cerutu kesukaan pak nelayan dan menghabiskan waktu buat keluarga lebih banyak”&lt;br /&gt;Pak nelayan menjawab” bukankah sekarang saya sudah demikian?”&lt;br /&gt;Sahabat sukses, banyak orang yang tidak tahu apa tujuan dan kebahagiaan hidupnya. Banyak orang yang tidak tahu kemana ia menjual diri, waktu, keringat dan kesibukannya.&lt;br /&gt;Segalanya dimulai dari pagi hari, ada hadits rasulullah &lt;br /&gt;”barang siapa yang menata ketaqwaan dipagi hari, maka Allah taala akan menjaga disiang dan sore hari”&lt;br /&gt;Perhatikan waktu pagi kita, karena waktu pagi adalah:&lt;br /&gt;1.waktu untuk menjual diri pada Allah.&lt;br /&gt;2.kebanyalkan musibah terjadi dipagi hari.&lt;br /&gt;3.waktu pagi adalah waktu yang berkah, sebagaimana doa rasulullah SAW” yaa Allah, berkahilah umatku dipagi hari”&lt;br /&gt;berkah adalah qaliilu wujud,adhomu atsar, berkah adalah sesuat yang sedikit tetapi berefek besar, maka berkah harus didapatkan dengan kesungguhan dan perjuangan. Sebagai contoh, berkah makanan adalah sesuap yang terkhir, maka untuk mendapatkan berkah itu kita harus menghabiskan seluruh makanan untuk mendapat suapan terakhir. ( wallahu alam bishawab)j&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-8370680859920865849?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/8370680859920865849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=8370680859920865849' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8370680859920865849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/8370680859920865849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/selamat-pagi.html' title='Selamat pagi…'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-96315383808890276</id><published>2009-01-19T10:45:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T15:46:44.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Boikot Yahudi'/><title type='text'>boikot ekonomi</title><content type='html'>Ditulis oleh Muhammad Yusuf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penterjemah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_______&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka membela anak-anak, wanita dan orang tua yang terbunuh oleh senjata zionis yang keji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka membela warga yang sakit dan terluka akibat blokade dan agresi militer zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka membela rumah-rumah yang hancur oleh tangan kotor zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka memobilisasi masa secara nyata untuk mendukung ketegaran umat Islam di Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka memberikan tekanan ekonomi atas musuh zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka menahan laju tekhnologi militer zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka memberikan dampak negatif pada sistem kapitalisme zionis dan pengaruh-pengaruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka menjaga kehormatan kita; umat Islam dan Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka memerangi normalisasi dengan Zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka menghormati lembaga-lembaga resmi terhadap konsnsus yang keluar untuk kemaslahatan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu semua, kami menyeru seluruh bangsa Arab dan Islam dan hati nurani umat manusia untuk mengefektifkan boikot ekonomi terhadap berbagai produk Zionis dan Amerika pada urutan pertama pertama, dan produk-produk Negara Eropa yang mendukung agresi brutal, sehingga mengakibatkan jatuhnya korban dari sipil dan tidak berdosa dan yang terluka pada setiap menitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syari’at boikot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama menegaskan bahwa boikot ekonomi saat ini telah menjadi wajib Ain atas setiap Muslim laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Fatwanya, DR. Yusuf al-Qaradawi, ketua persatuan ulama Islam internasional mengatakan bahwa bentuk jihad banyak ragamnya; Ada jihad melalui tangan, ada jihad melalui lisan, ada jihad melalui hati dan ada jihad melalui boikot; jika  semua dapat memperlemah kekuatan musuh, memperlemah duri-durinya, dan berbagai sarana lain yang mampu dilakukan oleh setiap individu muslim untuk memboikot musuh maka lakukanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau mengatakan bahwa tidak diperbolehkan bagi seorang muslim dengan cara apapun menjadi pakaian atau memberikan bantuan kepada musuh agamanya dan musuh negerinya, baik musuh tersebut adalah Yahudi atau kaum animisme atau yang lainnya; Seorang Muslim harus berada berlawanan dengan musuhnya, terutama yang telah melanggar hak-hak dan kewajibannya, melecehkan kehormatannya dengan berbagai cara. Dan minimal yang dapat dilakukan adalah melakukan boikot; karena setiap dinar atau riyal, atau setiap Qirsy atau setiap rupiah yang kita berikan kepada musuh, maka berarti kita telah memberikan kepadanya peluru atau seharga peluru yang nantinya akan bersarang ke dada seorang muslim; karena harta yang kita berikan akan menjadi alat untuk membeli senjata dan digunakan untuk membunuh saudara kita di Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Faisal Mawlawi dalam fatwanya menegaskan bahawa memboikot barang-barang yang berasal dari Amerika dan Inggris yang diluncurkan oleh para ulama dan para pemimpin gerakan Islam muncul karena Amerika Serikat ikut serta membantu dan mendukung entitas Zionist dengan uang dan senjatanya, yang dengannya pula membuat zionis terus melanjutkan penjajahannya terhadap bumi Palestina dan mengusir sekitar 4 juta penduduknya, sehingga mereka berpencar dan terlantar di berbagai pelosok negeri, dan disertai dengan melakukan penghinaan dan kekerasan terhadap warga yang masih tinggal disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menambahkan, bahwa Amerika Serikat setiap tahunnya memberikan bantuan sebesar 4 miliar dolar kepada Zionist sebagai bantuan resmi, hal tersebut diterjemahkan secara nyata untuk menjadi peluru dan bom yang digunakan untuk membombardir dan menyerang Jalur Gaza. Maka dari itu, setiap negara yang memberikan bantuan seperti itu, maka secara syar’i, kita wajib memboikot segala barang produknya; secara prioritas, makna tersebut  bukan antara halal dan mubah, namun antara haram yang paling keras dan haram paling ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Pada waktu bersamaan, kegagalan negosiasi politik Arab politik dalam usaha menghentikan agresi Zionist yang keji di Jalur Gaza, dan munculnya banyak reaksi dan demonstrasi masa yang mengecam agresi zionis ini, sehingga menjadikan pembicaraan tentang boikot ekonomi merupakan hakikat  syar’i sebagai ungkapan rasa solidaritas terhadap warga yang tertindas di Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah hasil dari uang yang kita berikan kepada zionis&lt;br /&gt;Sementara itu para pakar ekonomi memandang bahwa kembalinya pembicaraan tenjtang boikot saat ini merupakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pukulan telak dan keras dari Arab kepada entitas zionis dan terhadap orang-orang yang berada di belakangnya seperti negara-negara Eropa dan Amerika; manfaatnya adalah untuk menegaskan bahwa masyarakat Arab dan umat Islam masih bisa berbuat dan ditangannya ada lembaran-lembaran penekan yang beragam yang tidak mampu dilakukan oleh para pemimpin dan rezim Arab yang hina “walau sekedar menghentikan konspirasi” untuk mengontrol atau melakukan pengawasan atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, seorang ekonom bernama Abdul Hafiz As-Showi menegaskan bahwa boikot ekonomi merupakan pelajaran sosial yang telah dibuktikan keberhasilannya sejak lama, dan permasalah blokade ekonomi dan boikot tidak dapat dipisahkan pada realitas politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As-Shawi menyebutkan beberapa contoh yang menegaskan bahwa kehendak politik adalah penggerak utama terhadap mesin global ekonomi, seperti Amerika Serikat saat mengembargo Kuba, penolakan Bank Dunia dan Amerika Serikat terhadap pendanaan proyek bendungan sehingga memaksa Mesir untuk menerima konsesi politik, dan dalam waktu dekat, Rusia akan menggunakan kerja sama gas untuk memaksa Ukraina dan negara-negara Eropa untuk menerima kondisi dan situasi politik tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As-Shawi juga menegaskan; bahwa ada kesempatan besar untuk mengefektifkan senjata boikot pada saat krisis keuangan global yang terjadi pada Amerika Serikat dan negara-negara Eropa pendukung utama agresi Zionis di Jalur Gaza; penggunaan minyak sebagai senjata pada saat ini, terutama pada saat krisis keuangan global dan kekurangan likuiditas, ditambah dengan potensi memberikan ancaman kepada negara-negara barat yang berkonspirasi yang berkemungkinan dipindahkannya aset Arab dari bank-banknya; sehingga akan memaksa negara-negara tersebut untuk mengambil posisi yang lebih netral dan manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As-Shawi mengkritik kinerja media masa, yang menggambarkan bahwa boikot merupakan senjata yang tidak efektif namun justru akan merugikan ekonomi nasional dan mempengaruhi investasi asing, sehingga hal tersebut sebagai usaha yang gagal secara faktual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata yang menakutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebaskan Palestina dengan memboikot seluruh produk zionis&lt;br /&gt;DR. Jihad Subhi,  dosen fakultas ekonomi di universitas Al-azhar setuju dengan pendapat As-Shawi. Beliau menegaskan bahwa boikot merupakan senjata menakutkan bagi perusahaan-perusahaan global yang dapat memberikan tekanan kepada pemerintah akan sikap politiknya yang tidak populis sehingga opini umum Arab dan Islam berubah, seperti yang terjadi ketika meletus intifada Al-Aqsha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menegaskan bahwa boikot merupakan senjata paling ampuh dalam berbagai tingkatan politik dan ekonomi, - melalui proses matematika sederhana- bahwa masyarakat Arab yang jumlahnya 300 juta jiwa, jika 100 jutanya melakukan boikot atas satu produk Zionis, Amerika Serikat atau Inggris yang nilainya hanya satu pound Mesir (kira-kira saat ini sama dengan nilai Rp. 3000-red), maka kerugian akan ditanggung oleh perusahaan itu sebesar 100 juta pounds perhari sama dengan 25 juta dolar, dan ini hanya dalam satu produk, bagaimana jika kita melakukan boikot terhadap semua produk, maka akan memaksa pemerintah dan rezim-rezim Barat untuk mengambil sikap tidak seperti yang dilakukan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis-jenis perusahaan milik zionis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BOYCOTT ISRAEL COMPANY LIST&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AOL Time Warner, Apax Partners &amp; Co Ltd, Coca-Cola, Danone, Delta Galil, Disney, Estée Lauder, IBM, Johnson &amp; Johnson, Kimberly-Clark, Lewis Trust Group Ltd, L’Oreal, Marks &amp; Spencer, Nestle, News Corporation, Nokia, Revlon, Sara Lee, Selfridges, The Limited Inc., Home Depot, Intel, Starbucks, Timberland, McDonald’s, Arsenal FC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber " al-ikhwan.net&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-96315383808890276?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/96315383808890276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=96315383808890276' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/96315383808890276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/96315383808890276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/boikot-ekonomi.html' title='boikot ekonomi'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-3596676293101453226</id><published>2009-01-15T16:00:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T15:46:44.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Boikot Yahudi'/><title type='text'>manfaat boikot produk  yahudi</title><content type='html'>Adakah manfaat yang dapat diambil jika kita mengikuti gerakkan boikot Yahudi?  Saya sependapat dengan tulisan pustakamawar.wordpress.com, manfaatnyaantra lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika terkait makanan dan minuman kita terjamin halal dan thoyibah. Misalnya, yakinkah kita bila makanan2 produk yahudi 100% halal? Halal menurut Islam, bukan halal menurut Yahudi. Dari boikot, umat Islam akan membuat produk yang halalan thoyibah.&lt;br /&gt;2. Mandiri secara ekonomi dan politik, tidak bergantung Yahudi. Pasti akan ada perputaran dana dari umat untuk umat. Saya masih ingat Orang Yahudi menghancurkan rupiah kita saat berakhir orde baru hingga saat ini. Kita jadi melarat karena permainan moneter Yahudi.&lt;br /&gt;3. Yahudi tidak menghisap darah kita lagi. Yahudi tidak secara bebas mengeploitasi negeri kita, kehormatan kita dan ekonomi kita.&lt;br /&gt;4. Secara politik akan membungkan yahudi. Biar Bangsa Yahudi tidak congkak, tidak semena-mena, tidak biadab lagi. Menghentikan ambisi Yahudi menindas umat Islam di mana saja.&lt;br /&gt;5. Pasar akan merangkat secara stabil untuk kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;6. Tidak ada lagi penjajahan ekonomi dan eksploitasi alam di negeri kita.&lt;br /&gt;7. Terusirnya bangsa Yahudi dari negeri kita.&lt;br /&gt;8. tahukah kita bahwa negara ISRAEL bukan negara yang kaya sumber daya alam, bukan pula negara yang memiliki industri dan perdagangan yang maju. padahal, negeri itu harus membiayai biaya perang yang sangat mahal. negara israel butuh dana untuk membeli ribuan ton perlengkapan perang untuk membantai saudara kita dipalestina. lalu, darimana pendanaan perangnya? tepat sekali, dari sumbangan dan donasi orang-orang yahudi diseluruh dunia beserta antek dan jaringannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita mungkin berfikir kalau akibat buruknya kan besar. Iyaaa, benar sekali. Itu bagian dari tantangan yang harus kita hadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kita mungkin aja mengalami penderitaan secara ekonomi. Tetapi tidak akan lama, hanya sebentar saja. Dan tidak sampai timbulkan korban kematian. Karena negeri kita kaya raya. Sangat kaya sekali.&lt;br /&gt;2. Harus berani boikot mumpung sumber alam yang kita miliki belum habis dikeruk bangsa Yahudi. Belum dihapiskan oleh Amerika. Jangan menunggu negeri ini telah tidak memiliki sumber alam apa-apa, baru berani berteriak.&lt;br /&gt;3. Saya kira saat ini merupakan waktu yang terbaik. Momentum pas, tepat. Di saat bangsa penjajah yang biadab dan serakah membantai kaum muslimin&lt;br /&gt;4. Manfaat yang akan ditimbulkan adalah sebuah sikap dari rakyat Indonesia yang mandiri dan tidak pengecut lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-3596676293101453226?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/3596676293101453226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=3596676293101453226' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3596676293101453226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/3596676293101453226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/adakah-manfaat-yang-dapat-diambil-jika.html' title='manfaat boikot produk  yahudi'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-818058794115844877</id><published>2009-01-08T09:49:00.000+07:00</published><updated>2009-01-20T15:46:44.428+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Boikot Yahudi'/><title type='text'>Boikot produk AS</title><content type='html'>ono ada beberapa produk yang kudu kita boikot. saya dapat dari infopalestina.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Produk AS yang Diboikot Oleh Para Ulama&lt;br /&gt;[ 04/03/2003 - 07:50 ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Restoran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    KFC&lt;br /&gt;    Arbys&lt;br /&gt;    McDonalds&lt;br /&gt;    McBurger&lt;br /&gt;    Pizza Hut&lt;br /&gt;    Chilies&lt;br /&gt;    Hardees&lt;br /&gt;    Paridies&lt;br /&gt;    Pizza Little Sitzer&lt;br /&gt;    Jack in the Box&lt;br /&gt;    A&amp;W&lt;br /&gt;    Kantez&lt;br /&gt;    Baskin Robbins&lt;br /&gt;    Wimpy&lt;br /&gt;    Dominos Pizza&lt;br /&gt;    Texas&lt;br /&gt;    Slizer&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produsen Makanan &amp; Minuman AS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minuman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    - Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up&lt;br /&gt;    - Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca): Sprite dan Fanta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap&lt;br /&gt;California Garden and Warner &amp; Lambert&lt;br /&gt;T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata "Allah" dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Semua produk General Electric&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    A &amp; M FOODS&lt;br /&gt;    A &amp; W BRANDS&lt;br /&gt;    A. CAMACHO, INC .&lt;br /&gt;    A. ZEREGA'S SONS&lt;br /&gt;    A. PANZA &amp; SONS&lt;br /&gt;    A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY&lt;br /&gt;    A.J. ALTMAN&lt;br /&gt;    A.L. BAZZINI CO&lt;br /&gt;    A ARHUS, INC&lt;br /&gt;    ABBA AB BEIJER COMPANY&lt;br /&gt;    ABCO LABORATORIES&lt;br /&gt;    ABEL &amp; SCHAFER&lt;br /&gt;    ABELES &amp; HEYMANN&lt;br /&gt;    ABRAHAM'S NATURAL FOOD&lt;br /&gt;    ACCRU PAC GROUP&lt;br /&gt;    ACE BAKING CO .&lt;br /&gt;    ACIME SMOKED FISH CORP&lt;br /&gt;    ADAMS VEG. OILS&lt;br /&gt;    ADAM MILLING&lt;br /&gt;    ADRIENNE'S GOURMET FOODS&lt;br /&gt;    ADVANCED SPICE &amp; TRADING&lt;br /&gt;    AG PROCESSING&lt;br /&gt;    AGRO FOODS&lt;br /&gt;    AIR PRODUCTS &amp; CHEMICALS,INC&lt;br /&gt;    AJINOMOTO, U.S.A&lt;br /&gt;    AK PHARMA, INC&lt;br /&gt;    AKZO &amp; PACIFIC OLEOCHEMICALS&lt;br /&gt;    ALBERTO-CULVER COMPANY&lt;br /&gt;    ALBRIGHT &amp; WILSON CO .&lt;br /&gt;    ALCAN FOIL PRODUCTS&lt;br /&gt;    ALEX FRIES &amp; BROS .&lt;br /&gt;    ALGOOD FOOD COMPANY&lt;br /&gt;    ALL STAR FOODS&lt;br /&gt;    ALLE PROCESSING&lt;br /&gt;    LLEN FOOD PRODUCTS&lt;br /&gt;    ALLFRESH FOOD PRODUCTS&lt;br /&gt;    ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY&lt;br /&gt;    ALLIED FOOD DISTRIBUTORS&lt;br /&gt;    ALLTECH&lt;br /&gt;    ALEO FARMS&lt;br /&gt;    ALTA DENA&lt;br /&gt;    � ALUMAX FOILS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan-bahan Kimia dan pembersih:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PT. Johnson &amp; Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson�)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nectar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Avon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Revlon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gardena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pasta gigi Corset&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of America, Bank of New York&lt;br /&gt;Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold Cost, Carlton, LM, More.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama' tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Ulama dan Cendekiawan Muslim kondang di seluruh dunia. Kini tinggal di Doha, Qatar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Syeikh Salman bin Fahd Al Audah, ulama' kharismatik dari Arab Saudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Syeikh Muhammad Saed Ramadhan al Buthi, ulama' kharismatik tinggal di Suriah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Syeikh Abdullah al Jibrin, ulama' Arab Saudi dan anggota Persatuan Ulama Besar Arab Saudi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. DR. Hammam Saed dan DR. Muhammad Abu Faris, Intelektual Muslim tinggal Amman, Yordania.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. DR. Naser Farid Wasil, Mufti Mesir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Fatwa Majelis Ulama Sudan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Fatwa Majelis Ulama Palestina&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-818058794115844877?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/818058794115844877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=818058794115844877' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/818058794115844877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/818058794115844877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2009/01/boikot-produk-as.html' title='Boikot produk AS'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-5425300751092303734</id><published>2008-12-22T14:47:00.000+07:00</published><updated>2009-01-03T14:18:05.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebuah seruan'/><title type='text'>Tugas</title><content type='html'>ADA TUGAS&lt;br /&gt;Alhamdulillah, setelah ujian sudah selesai. Tapi ada banyak tugas yang harus diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Matematika&lt;br /&gt;1. Hitunglah amal baik dan amal burukmu dengan menggunakan rumus muhasabah dan mutabaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tugas Fisika..&lt;br /&gt;1. Persiapkan Fisik kita untuk meretas kebangkitan Islam.&lt;br /&gt;2. Usahakan Resultan pengaruh gaya positif jauh lebih besar daripada pengaruh gaya negatif. Gaya positif adalah gaya yang mendrive kita pada kebaikan seperti sahabat yang baik, lingkungan yang soleh dll.&lt;br /&gt;Sedangkan gaya negatif adalah gaya syaitan yang menjerumuskan kita ke dalam perbuatan sia-sia, dosa atau maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Kimia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Reaksikan potensimu dalam bejana amal jamai yang muntijah(produktif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas Sejarah&lt;br /&gt;Nah, ini tugas yang paling penting. Tugas Sejarah kita adalah mempersiapkan generasi yang akan menuliskan namanya pada lembar sejarah peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selanjutnya apresiasikan dirimu, tunjukkan pada dunia semangat dan citamu..&lt;br /&gt;ada komen? silahkan diisi yach..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-5425300751092303734?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/5425300751092303734/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=5425300751092303734' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5425300751092303734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/5425300751092303734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2008/12/tugas.html' title='Tugas'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-7917585070885749864</id><published>2008-11-27T08:24:00.000+07:00</published><updated>2009-01-03T14:18:29.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontemplasi'/><title type='text'>belajar dari nano sistem</title><content type='html'>menurut wikipedia &lt;b&gt;Nanoteknologi&lt;/b&gt; mencakup pengembangan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi" title="Teknologi"&gt;teknologi&lt;/a&gt; dalam skala &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nanometer" title="Nanometer"&gt;nanometer&lt;/a&gt;, biasanya 0,1 sampai 100 nm (satu nanometer sama dengan seperseribu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mikrometer" title="Mikrometer"&gt;mikrometer&lt;/a&gt; atau sepersejuta &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Milimeter" title="Milimeter"&gt;milimeter&lt;/a&gt;). Istilah ini kadangkala diterapkan ke teknologi sangat kecil.&lt;br /&gt;filosofi darinano tehnologi adalah kita memandang sesuatu tersusun dari tehnologi yang sangat kecil. tetapi tehnologi yang sangat kecil itu sangat berguna. contoh sderhananya adalah HP yang ada disaku kita. HP tersebut tersusun dari banyak sekali IC dan setiap IC mempunyai jutaan cirkuit yang terangkai secara integral. itulah salah satu tehnologi nano, tehnologi yang konsen pada ukuran yang sangat kecil,  menggabungkannya dan hal-hal yang kecil tadi berubah menjadi sesuatu yang luar biasa. atau dengan kata lain, sesuatu yang luar biasa tersusun dari hal-hal yang kecil.&lt;br /&gt;kita bisa belajar dari nano tehnologi, kita adalah kumpulan dari hal-hal kecil yang kita lakukan setiap hari.  pararigma kita, adalah kumpulan dari lintasan pikiran kita yang terakumulasi bertahun-tahun. dan pengetahuan kita, adalah mozaik dari lembar demi lembar buku yang kita baca, informasi yang kita dengar dan lihat setiap hari.&lt;br /&gt;karakter kita adalah kumpulan dari kebiasan-kebiasaan kita. kebiasaan-kebiasaan kita adalah kumpulan perbuatan yang kita lakuakn berulang-ulang.&lt;br /&gt;perbuatan adalah hasil kemauan yang tidak terbendung lagi, sedangkan kemauan adalah sintesa dari rencana yang kita fikirkan. rencana yang mendalam adalah hasil dari ide yang mengendap. dan ide adalah buah dari lintasan-lintasan pikiran.&lt;br /&gt;sahabat...&lt;br /&gt;apa yang terjadi jika yang terlintas dipikiran kita adalah kesiasiaan. apa yang terjadi jika informasi yang kita serap adalah gosip, berita pembunuhan dan omong kosong.&lt;br /&gt;mari kita belajar dari nanoscience, sebuah filosofi untuk melihat hal-hal besar sebagai kumpulan nano.&lt;br /&gt;mari kita isi waktu kita dengan hal-hal yang bermanfaat, walaupun kecil.&lt;br /&gt;ingat..&lt;br /&gt;jika sejak usia 20 tahun kita hafalkan 1 ayat setiap hari, maka usia 38 tahu kita akan hafal seluruh quran.&lt;br /&gt;jika sejak usia 20 tahun kita menabung 100 rupiah tiap hari , maka usia 38 tahu kita akan mempunyai uang jutaan.&lt;br /&gt;jika sejak usia 20 tahun kita baca buku 1 jam setiap hari, maka usia 38 tahu kita akan mempunyai banyak sekali ilmu.&lt;br /&gt;wallahu a'lam bishawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-7917585070885749864?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/7917585070885749864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=7917585070885749864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7917585070885749864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/7917585070885749864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2008/11/belajar-dari-nano-sistem.html' title='belajar dari nano sistem'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2496166533728018974.post-4280390709260053938</id><published>2008-11-26T13:00:00.000+07:00</published><updated>2009-01-03T14:18:05.393+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebuah seruan'/><title type='text'>padamu pemuda...</title><content type='html'>&lt;p&gt;anak muda...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;ini sekedar lilin yang ingin keberikan dari jendela hati&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;untuk membakar semangatmu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku melihat setetes air pada dirimu&lt;br /&gt;yang kelak akan menjadi sebuah samudera yang amat dalam&lt;/p&gt;&lt;p&gt;aku melihat percik bara semangat dihatimu&lt;/p&gt;&lt;p&gt;yang kelak akan menjadi api yang berkobar...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jangan biarkan semangatmu reda!&lt;br /&gt;karena hidup harus selalu diisi dengan perjuangan dan kegigihan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saatnya kita bangkit lagi mencapai kemuliaan&lt;br /&gt;kita hentikan kejumudan&lt;br /&gt;biar menjadi bagian dari masa lalu&lt;br /&gt;ayo majulah kawan Islam&lt;br /&gt;karena mereka pun telah bergerak menuju harapan!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sajak ini saya dedikasikan untuk anda para pemuda Islam,&lt;br /&gt;yang bersemangat untuk…&lt;br /&gt;menyongsong masa depan yang lebih cemerlang!&lt;br /&gt;berani untuk menghadapi segala tantangan yang datang!&lt;br /&gt;yang benci menjadi"orang biasa-biasa saja…!"&lt;br /&gt;dan bersiap diri menjadi"orang yang luar biasa!"&lt;br /&gt;dengan kemuliaan Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya menghargai dan salut kepada anda semua…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(&lt;em&gt;dikutip dari buku "Meraih cita-cita dengan semangat membara" karya Muhammad Ahmad Ismail Al Muqaddam)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2496166533728018974-4280390709260053938?l=mihsanfauzi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/feeds/4280390709260053938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2496166533728018974&amp;postID=4280390709260053938' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4280390709260053938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2496166533728018974/posts/default/4280390709260053938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mihsanfauzi.blogspot.com/2008/11/padamu-pemuda.html' title='padamu pemuda...'/><author><name>Muhammad Ihsan Fauzi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_SlhF3Ua7Tos/SUJApr5u6SI/AAAAAAAAABA/RtkY7tTMOPs/S220/foto+ihsan-budi.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
